Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi naratif kisah Nabi Sulaiman dalam Al-Qur’an dan Al-Kitab melalui teo ri intertekstualitas Julia Kristeva dengan penekanan pada produktivitas teks dan transposisi makna. Berangkat dari keterbatasan pendekatan deskriptif dan berorientasi sumber, artikel ini memandang keterlibatan Al-Qur’an terhadap tradisi sebelumnya sebagai proses pembacaan ulang yang bersifat transformatif dalam horizon teologis yang berbeda. Penelitian ini menggunakan analisis teks kualitatif terhadap ayat-ayat Al-Qur’an dan narasi Al-Kitab dalam 1 Raja-raja dan 2 Tawarikh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an secara sistematis menata ulang kisah Sulaiman melalui empat mekanisme yang saling berkaitan, yaitu haplologi normatif, modifikasi fungsi naratif, ekspansi profetik, dan konversi orientasi teologis. Keempat mekanisme ini menegaskan bahwa Al-Qur’an tidak sekadar mereproduksi atau memolemikkan tradisi sebelumnya, melainkan secara aktif merekonfigurasi unsur naratif bersama untuk menegaskan kenabian, tauhid, dan kemaksuman. Kontribusi penelitian ini terletak pada penawaran model intertekstualitas Qur’ani yang bersifat non-linear serta perluasan penerapan teori Kristeva pada teks wahyu tanpa mereduksi klaim teologisnya.
Collaboration network of the authors
8 authors ·
16 co-authorship links
· 5 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Institut Agama Islam Negeri Kendari
Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta
Universitas Sains Al-Qur'an
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.