Penelitian ini menganalisis wacana dominan otentisitas al-Qur’an dalam perspektif Toshihiko Izutsu dengan menggunakan pendekatan semantik dan kerangka teori kekuasaan–pengetahuan Michel Foucault. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan dengan metode kualitatif, menggunakan karya-karya utama Izutsu sebagai sumber data primer serta literatur Orientalisme dan studi al-Qur’an kontemporer sebagai data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Izutsu membangun wacana dominan yang menegaskan otentisitas al-Qur’an melalui analisis relasi makna internal yang konsisten, sehingga menghasilkan counter-discourse terhadap hegemoni pandangan skeptis orientalis klasik. Wacana tersebut dibentuk oleh modal linguistik, pengalaman intelektual lintas budaya, dan horizon epistemik luas yang memungkinkan Izutsu melakukan pembacaan objektif dan bebas bias teologis. Temuan ini juga mengungkap bahwa metode semantik Izutsu tidak hanya bekerja sebagai pendekatan linguistik, tetapi juga sebagai mekanisme produksi wacana yang membangun rezim kebenaran alternatif dalam studi al-Qur’an. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat integrasi analisis wacana dan semantik dalam kajian teks keagamaan, sedangkan secara praktis memberikan landasan metodologis bagi penelitian objektif lintas agama serta pengembangan kajian al-Qur’an yang lebih kritis dan interdisipliner.
Collaboration network of the authors
2 authors ·
1 co-authorship link
· 1 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-author
Organisation
Joint articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.