Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 4

ANALISIS WACANA FOUCAULT TENTANG OTENTISITAS AL-QUR’AN: PERSPEKTIF TOSHIHIKO IZUTSU

El-Maqra': Tafsir, Hadis dan Teologi · Vol. 5 No. 2 (2025) · pp. 12–23

DOI
10.31332/elmaqra.v5i2.12367
ISSN
2829-114X, 2963-3982
Published
2025-12-02
Publisher
Institut Agama Islam Negeri Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Penelitian ini menganalisis wacana dominan otentisitas al-Qur’an dalam perspektif Toshihiko Izutsu dengan menggunakan pendekatan semantik dan kerangka teori kekuasaan–pengetahuan Michel Foucault. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan dengan metode kualitatif, menggunakan karya-karya utama Izutsu sebagai sumber data primer serta literatur Orientalisme dan studi al-Qur’an kontemporer sebagai data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Izutsu membangun wacana dominan yang menegaskan otentisitas al-Qur’an melalui analisis relasi makna internal yang konsisten, sehingga menghasilkan counter-discourse terhadap hegemoni pandangan skeptis orientalis klasik. Wacana tersebut dibentuk oleh modal linguistik, pengalaman intelektual lintas budaya, dan horizon epistemik luas yang memungkinkan Izutsu melakukan pembacaan objektif dan bebas bias teologis. Temuan ini juga mengungkap bahwa metode semantik Izutsu tidak hanya bekerja sebagai pendekatan linguistik, tetapi juga sebagai mekanisme produksi wacana yang membangun rezim kebenaran alternatif dalam studi al-Qur’an. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat integrasi analisis wacana dan semantik dalam kajian teks keagamaan, sedangkan secara praktis memberikan landasan metodologis bagi penelitian objektif lintas agama serta pengembangan kajian al-Qur’an yang lebih kritis dan interdisipliner.

Collaboration network of the authors

2 authors · 1 co-authorship link · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta
  • Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2829-114X/works, first harvested 29 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>ANALISIS WACANA FOUCAULT TENTANG OTENTISITAS AL-QUR’AN: PERSPEKTIF TOSHIHIKO IZUTSU</dc:title><dc:creator>Muhammad Harfi</dc:creator><dc:creator>Lukmanul Hakim</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Penelitian ini menganalisis wacana dominan otentisitas al-Qur’an dalam perspektif Toshihiko Izutsu dengan menggunakan pendekatan semantik dan kerangka teori kekuasaan–pengetahuan Michel Foucault. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan dengan metode kualitatif, menggunakan karya-karya utama Izutsu sebagai sumber data primer serta literatur Orientalisme dan studi al-Qur’an kontemporer sebagai data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Izutsu membangun wacana dominan yang menegaskan otentisitas al-Qur’an melalui analisis relasi makna internal yang konsisten, sehingga menghasilkan counter-discourse terhadap hegemoni pandangan skeptis orientalis klasik. Wacana tersebut dibentuk oleh modal linguistik, pengalaman intelektual lintas budaya, dan horizon epistemik luas yang memungkinkan Izutsu melakukan pembacaan objektif dan bebas bias teologis. Temuan ini juga mengungkap bahwa metode semantik Izutsu tidak hanya bekerja sebagai pendekatan linguistik, tetapi juga sebagai mekanisme produksi wacana yang membangun rezim kebenaran alternatif dalam studi al-Qur’an. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat integrasi analisis wacana dan semantik dalam kajian teks keagamaan, sedangkan secara praktis memberikan landasan metodologis bagi penelitian objektif lintas agama serta pengembangan kajian al-Qur’an yang lebih kritis dan interdisipliner.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Institut Agama Islam Negeri Kendari</dc:publisher><dc:date>2025-12-02</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.31332/elmaqra.v5i2.12367</dc:identifier><dc:identifier>10.31332/elmaqra.v5i2.12367</dc:identifier><dc:source>El-Maqra Jurnal Ilmu Al-Qur an Hadis dan Teologi; Vol 5 No 2 (2025); 12-23</dc:source><dc:source>2829-114X</dc:source><dc:source>2963-3982</dc:source><dc:relation>https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/el-maqra/article/download/12367/3761</dc:relation><dc:rights>http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights></oai_dc:dc>