Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 4

NUSYŪZ SUAMI DALAM QS. AN-NISĀ’ [4]:128: ANALISIS TAFSIR AL-MUNĪR WAHBAH AZ-ZUHAILI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP HUKUM KELUARGA ISLAM

El-Maqra': Tafsir, Hadis dan Teologi · Vol. 5 No. 2 (2025) · pp. 1–11

DOI
10.31332/elmaqra.v5i2.13176
ISSN
2829-114X, 2963-3982
Published
2025-11-30
Publisher
Institut Agama Islam Negeri Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep nusyūz suami dalam QS. An-Nisā’ [4]:128 melalui analisis terhadap penafsiran Wahbah Az-Zuhaili dalam Tafsir al-Munīr, serta membandingkannya dengan penafsiran al-Qurṭubī, Ibnu Katsīr, dan Quraish Shihab. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif-analitis melalui pembacaan tafsir klasik dan kontemporer serta integrasi analisis linguistik, historis, hukum, dan maqāṣid syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Az-Zuhaili memaknai nusyūz suami sebagai pengabaian hak, sikap menjauh, ketidakpedulian emosional, dan buruknya perlakuan yang menyimpang dari prinsip al-mu‘āsyarah bil-ma‘rūf. Penafsiran ini mengoreksi kecenderungan literatur klasik yang lebih menekankan nusyūz pada pihak istri. Dibandingkan mufasir lain, Az-Zuhaili menawarkan sintesis yang lebih komprehensif dengan menggabungkan pendekatan tekstual dan konteks sosial-psikologis sehingga lebih relevan bagi dinamika keluarga modern. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada penguatan pemahaman bahwa nusyūz adalah isu kesalingan yang dapat terjadi pada kedua pihak dan bahwa penyelesaiannya harus mengutamakan keadilan, dialog, dan rekonsiliasi (ṣulḥ). Implikasi penelitian menunjukkan perlunya perspektif tafsir yang responsif terhadap realitas keluarga kontemporer serta perlindungan hak perempuan ketika menghadapi nusyūz suami. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi tafsir mufasir perempuan dan melakukan kajian empiris terkait implementasi konsep nusyūz suami dalam praktik mediasi dan pengadilan agama.

Collaboration network of the authors

18 authors · 35 co-authorship links · 4 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Universitas Muhammadiyah Malang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ros MayasariInstitut Agama Islam Negeri Kendari3
Eva Resti FebrianiInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Ikhsan MuhammadAffiliation unknown2
Danial DanialInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Khairunnisa SyamsuInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Wa Ode Nilal FauziaInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Samsu SamsuInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Fatirawahidah FatirawahidahInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Asnijen AsnijenInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Aminudin AminudinUniversitas Muhammadiyah Malang1
Akhmad SukardiInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Nur Wakia MustafaInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Abid MuhaiminAffiliation unknown1
Muh. Susen LatujajuliInstitut Agama Islam Negeri Kendari1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2829-114X/works, first harvested 29 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>NUSYŪZ SUAMI DALAM QS. AN-NISĀ’ [4]:128: ANALISIS TAFSIR AL-MUNĪR WAHBAH AZ-ZUHAILI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP HUKUM KELUARGA ISLAM</dc:title><dc:creator>Nur Azzahroni, Trisni</dc:creator><dc:creator>Fatirahwahidah</dc:creator><dc:creator>Syahrul Mubarak</dc:creator><dc:creator>Akib, Nasri</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep nusyūz suami dalam QS. An-Nisā’ [4]:128 melalui analisis terhadap penafsiran Wahbah Az-Zuhaili dalam Tafsir al-Munīr, serta membandingkannya dengan penafsiran al-Qurṭubī, Ibnu Katsīr, dan Quraish Shihab. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif-analitis melalui pembacaan tafsir klasik dan kontemporer serta integrasi analisis linguistik, historis, hukum, dan maqāṣid syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Az-Zuhaili memaknai nusyūz suami sebagai pengabaian hak, sikap menjauh, ketidakpedulian emosional, dan buruknya perlakuan yang menyimpang dari prinsip al-mu‘āsyarah bil-ma‘rūf. Penafsiran ini mengoreksi kecenderungan literatur klasik yang lebih menekankan nusyūz pada pihak istri. Dibandingkan mufasir lain, Az-Zuhaili menawarkan sintesis yang lebih komprehensif dengan menggabungkan pendekatan tekstual dan konteks sosial-psikologis sehingga lebih relevan bagi dinamika keluarga modern. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada penguatan pemahaman bahwa nusyūz adalah isu kesalingan yang dapat terjadi pada kedua pihak dan bahwa penyelesaiannya harus mengutamakan keadilan, dialog, dan rekonsiliasi (ṣulḥ). Implikasi penelitian menunjukkan perlunya perspektif tafsir yang responsif terhadap realitas keluarga kontemporer serta perlindungan hak perempuan ketika menghadapi nusyūz suami. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi tafsir mufasir perempuan dan melakukan kajian empiris terkait implementasi konsep nusyūz suami dalam praktik mediasi dan pengadilan agama.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Institut Agama Islam Negeri Kendari</dc:publisher><dc:date>2025-11-30</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.31332/elmaqra.v5i2.13176</dc:identifier><dc:identifier>10.31332/elmaqra.v5i2.13176</dc:identifier><dc:source>El-Maqra Jurnal Ilmu Al-Qur an Hadis dan Teologi; Vol 5 No 2 (2025); 1-11</dc:source><dc:source>2829-114X</dc:source><dc:source>2963-3982</dc:source><dc:relation>https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/el-maqra/article/download/13176/3759</dc:relation><dc:rights>http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights></oai_dc:dc>