Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 4

NILAI-NILAI SPIRITUALITAS ANAK DALAM KISAH KELUARGA IMRAN: TELAAH TEMATIK PERSPEKTIF TAFSIR BIL MA’TSUR

El-Maqra': Tafsir, Hadis dan Teologi · Vol. 5 No. 1 (2025) · pp. 35–45

DOI
10.31332/elmaqra.v5i1.11650
ISSN
2829-114X, 2963-3982
Published
2025-05-31
Publisher
Institut Agama Islam Negeri Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk menemukan nilai-nilai pengembangan spiritualitas anak dalam kisah keluarga Imran melalui pendekatan tafsir bil ma’tsur, serta sekaligus menggali pandangan mufassir mengenai hal tersebut. Penulisan dilakukan dengan metode studi pustaka (library research) dan menggunakan pendekatan tematik (maudhu’i), dengan merujuk pada sumber-sumber primer seperti kitab tafsir ath-Thabari, al-Azhar, Ibnu Katsir, al-Munir, Fi Zhilalil Qur’an, dan al-Misbah. Selain itu, analisis ini juga diperkuat oleh data sekunder yang diperoleh dari berbagai buku, jurnal, dan karya ilmiah lainnya. Temuan dari studi ini menunjukkan bahwa keluarga Imran merupakan keluarga istimewa yang mendapatkan kehormatan dari Allah SWT karena kesalehan serta komitmen spiritual yang tinggi. Imran digambarkan sebagai pribadi saleh dan pengabdi di Baitul Maqdis, sedangkan istrinya yaitu Hannah, dikenal dengan wanita yang taat dan shalehah, sementara putri mereka yakni Maryam, dan anaknya Nabi Isa AS mendapatkan perlindungan langsung dari Allah. Adapun, nilai-nilai pengembangan spiritualitas anak dalam kisah ini antara lain: memilih pasangan yang saleh, senantiasa berdoa dan berharap kepada Allah, 3) memberikan nama yang baik dan perhatian utuh kepada anak, serta 4) memberikan asupan makanan yang halal dan Baik. Demikian, Penulisan ini menekankan pentingnya pendidikan spiritual yang terencana sejak dini, dan menjadikan keluarga sebagai pondasi utama pembentukan karakter anak dan pertumbuhan spiritual anak.

Collaboration network of the authors

3 authors · 3 co-authorship links · 2 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2829-114X/works, first harvested 29 Okt 2026, last seen 29 Okt 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>NILAI-NILAI SPIRITUALITAS ANAK DALAM KISAH KELUARGA IMRAN: TELAAH TEMATIK PERSPEKTIF TAFSIR BIL MA’TSUR</dc:title><dc:creator>Rani, Rani Rahmadani. M</dc:creator><dc:creator>Putra, Masyhuri</dc:creator><dc:creator>Yeli, Salmaini</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Penulisan ini bertujuan untuk menemukan nilai-nilai pengembangan spiritualitas anak dalam kisah keluarga Imran melalui pendekatan tafsir bil ma’tsur, serta sekaligus menggali pandangan mufassir mengenai hal tersebut. Penulisan dilakukan dengan metode studi pustaka (library research) dan menggunakan pendekatan tematik (maudhu’i), dengan merujuk pada sumber-sumber primer seperti kitab tafsir ath-Thabari, al-Azhar, Ibnu Katsir, al-Munir, Fi Zhilalil Qur’an, dan al-Misbah. Selain itu, analisis ini juga diperkuat oleh data sekunder yang diperoleh dari berbagai buku, jurnal, dan karya ilmiah lainnya. Temuan dari studi ini menunjukkan bahwa keluarga Imran merupakan keluarga istimewa yang mendapatkan kehormatan dari Allah SWT karena kesalehan serta komitmen spiritual yang tinggi. Imran digambarkan sebagai pribadi saleh dan pengabdi di Baitul Maqdis, sedangkan istrinya yaitu Hannah, dikenal dengan wanita yang taat dan shalehah, sementara putri mereka yakni Maryam, dan anaknya Nabi Isa AS mendapatkan perlindungan langsung dari Allah. Adapun, nilai-nilai pengembangan spiritualitas anak dalam kisah ini antara lain: memilih pasangan yang saleh, senantiasa berdoa dan berharap kepada Allah, 3) memberikan nama yang baik dan perhatian utuh kepada anak, serta 4) memberikan asupan makanan yang halal dan Baik. Demikian, Penulisan ini menekankan pentingnya pendidikan spiritual yang terencana sejak dini, dan menjadikan keluarga sebagai pondasi utama pembentukan karakter anak dan pertumbuhan spiritual anak.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Institut Agama Islam Negeri Kendari</dc:publisher><dc:date>2025-05-31</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.31332/elmaqra.v5i1.11650</dc:identifier><dc:identifier>10.31332/elmaqra.v5i1.11650</dc:identifier><dc:source>El-Maqra Jurnal Ilmu Al-Qur an Hadis dan Teologi; Vol 5 No 1 (2025); 35-45</dc:source><dc:source>2829-114X</dc:source><dc:source>2963-3982</dc:source><dc:relation>https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/el-maqra/article/download/11650/3444</dc:relation><dc:rights>http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights></oai_dc:dc>