Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

BUDAYA GOTONG ROYONG SEBAGAI MODAL SOSIAL POTRET MODERASI BERAGAMA DALAM KEGIATAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK

Insaniyah · Vol. 1 No. 1 (2022)

DOI
10.31332/insaniyah.v1i1.4582
ISSN
2987-2464
Published
2022-11-20
Publisher
Institut Agama Islam Negeri Kendari

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi petani di Indonesia selain permasalahan lahan adalah permasalahan mengenai kelangkaan pupuk. Selama ini petani hanya mengandalkan pupuk subsidi dari pemerintah, sehingga seringkali terjadi keterlambatan, bahkan kekurangan pupuk yang dibutuhkan. Melalui kegiatan KKN Kolaborasi Nusantara Tahun 2021 dengan menggunakan pendekatan Community Based Participatory Resarch (CBPR) kami melakukan pendampingan masyarakat khususnya petani dengan mengadakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik. CBPR (community-based participatory research) adalah model penelitian yang memanfaatkan stakeholder internal atau eksternal sebagai upaya pendekatan kemitraan, dimana semua pihak bertanggung jawab dalam proses pendekatan penelitian. Semua mitra secara keseluruhan atau parsial telah berpartisipasi sesuai kemampuan. Sebab itu, tingkat partisipasi mitra dinilai dari proses akulturasi, FGD sampai simulasi. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa selain menciptakan kemandirian petani dalam memenuhi kebutuhan pupuk juga menjadi wadah dalam memupuk dan memperkuat kembali modal sosial masyarakat Mulyasari dalam bentuk budaya gotong royong yang telah lama terjalin.

Collaboration network of the authors

29 authors · 91 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Suhartini SyukriInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Asni AsniInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Murlina MurlinaInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Raehang RaehangInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
St Fatimah KadirInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Syahrul GunawanInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Rasmi RasmiInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Samsuri SamsuriInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Nurdin NurdinInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Ririn RirinInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Nur HikmahInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Aldi Hermawan HandokoInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Miftahul KhaerInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Afa Sri BulanInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Sundi KombaAffiliation unknown1
Abdul Halim MomoAffiliation unknown1
Alim BahriAffiliation unknown1
Sachrul RamadanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2987-2464/works, first harvested 29 Okt 2026, last seen 29 Okt 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>BUDAYA GOTONG ROYONG SEBAGAI MODAL SOSIAL POTRET MODERASI BERAGAMA DALAM KEGIATAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK</dc:title><dc:creator>Arifin, Mohammad Jauharul</dc:creator><dc:creator>Saodah, Risa Nikmatus</dc:creator><dc:creator>Anan, Mahfud</dc:creator><dc:creator>Sakti, Bima</dc:creator><dc:creator>Irawan, Irawan</dc:creator><dc:creator>Habir, Yusril</dc:creator><dc:creator>Khatimah, Putriana Khusnul</dc:creator><dc:creator>Kaso, Sitti Nurul Maghfirah</dc:creator><dc:creator>Trizkimilenia, Olivia</dc:creator><dc:creator>Musaldin, Laode</dc:creator><dc:creator>Wahyuni, Imelda</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Permasalahan utama yang dihadapi petani di Indonesia selain permasalahan lahan adalah permasalahan mengenai kelangkaan pupuk. Selama ini petani hanya mengandalkan pupuk subsidi dari pemerintah, sehingga seringkali terjadi keterlambatan, bahkan kekurangan pupuk yang dibutuhkan. Melalui kegiatan KKN Kolaborasi Nusantara Tahun 2021 dengan menggunakan pendekatan Community Based Participatory Resarch (CBPR) kami melakukan pendampingan masyarakat khususnya petani dengan mengadakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik. CBPR (community-based participatory research) adalah model penelitian yang memanfaatkan stakeholder internal atau eksternal sebagai upaya pendekatan kemitraan, dimana semua pihak bertanggung jawab dalam proses pendekatan penelitian. Semua mitra secara keseluruhan atau parsial telah berpartisipasi sesuai kemampuan. Sebab itu, tingkat partisipasi mitra dinilai dari proses akulturasi, FGD sampai simulasi. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa selain menciptakan kemandirian petani dalam memenuhi kebutuhan pupuk juga menjadi wadah dalam memupuk dan memperkuat kembali modal sosial masyarakat Mulyasari dalam bentuk budaya gotong royong yang telah lama terjalin.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Institut Agama Islam Negeri Kendari</dc:publisher><dc:date>2022-11-20</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.31332/insaniyah.v1i1.4582</dc:identifier><dc:identifier>10.31332/insaniyah.v1i1.4582</dc:identifier><dc:source>INSANIYAH; Vol 1 No 1 (2022)</dc:source><dc:source>2987-2464</dc:source><dc:relation>https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/INSANIYAH/article/viewFile/4582/1970</dc:relation></oai_dc:dc>