Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Sebagai Upaya Peningkatan Nilai Ekonomis Dan Media Pemersatu Umat

Insaniyah · Vol. 1 No. 2 (2023)

DOI
10.31332/insaniyah.v1i2.5810
ISSN
2987-2464
Published
2023-02-09
Publisher
Institut Agama Islam Negeri Kendari

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana jeruk nipis dapat dijadikan media pemersatu serta perekat umat. Optimalisasi pemanfaatan jeruk nipis sebagai salah satu komoditas utama di Desa Wata Benua disamping sebagai upaya peningkatan nilai ekonomis juga sebagai media pemersatu umat. Latar belakang masyarakat yang majemuk yang berasal dari berbagai suku agama dan budaya ditambah dengan potensi lokal berupa jeruk nipis yang melimpah menjadikan aset potensi lokal desa Wata Benua menjadi hal yang bermanfaat apabila diupayakan guna pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan sabun cuci piring dengan bahan dasar jeruk nipis. Penelitian ini menggunakan metode CBPR (Community Based Participatory Research) penelitian dengan pendekatan kemitraan dengan melibatkan anggota masyarakat,perwakilan lingkungan, organisasi serta peneliti. Disamping itu guna mendukung CBPR ini, metode Participatory Assesment and Planning (PAP), digunakan untuk merencanakan suatu progran maupun proyek yang mengedepankan peran aktif dari masyarakat dalam setiap langkah pendampingan. Diharapkan masyarakat desa Wata Benua dapat memaksimalkan komoditas desa serta mengeratkan hubungan antar agama. Kata Kunci: Pemberdayaan,Moderasi,Potensi Lokal

Collaboration network of the authors

9 authors · 36 co-authorship links · 29 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Universitas Islam Negeri Mataram
  • Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin
  • UIN Syekh Wasil Kediri
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2987-2464/works, first harvested 29 Okt 2026, last seen 29 Okt 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Sebagai Upaya Peningkatan Nilai Ekonomis Dan Media Pemersatu Umat</dc:title><dc:creator>Khurniawati, Shinta</dc:creator><dc:creator>Badri, M Allamal</dc:creator><dc:creator>Rivaldi, Muhammad Haikal</dc:creator><dc:creator>Hafizhah, Namira</dc:creator><dc:creator>Farihesti, Sima</dc:creator><dc:creator>Mando, La</dc:creator><dc:creator>Adi, Erwin</dc:creator><dc:creator>Pratiwi, Syahputri Wulan</dc:creator><dc:creator>Masri, Dian</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt; Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana jeruk nipis dapat dijadikan media pemersatu serta perekat umat. Optimalisasi pemanfaatan jeruk nipis sebagai salah satu komoditas utama di Desa Wata Benua disamping sebagai upaya peningkatan nilai ekonomis juga sebagai media pemersatu umat. Latar belakang masyarakat yang majemuk yang berasal dari berbagai suku agama dan budaya ditambah dengan potensi lokal berupa jeruk nipis yang melimpah menjadikan aset potensi lokal desa Wata Benua menjadi hal yang bermanfaat apabila diupayakan guna pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan sabun cuci piring dengan bahan dasar jeruk nipis. Penelitian ini menggunakan metode CBPR (Community Based Participatory Research) penelitian dengan pendekatan kemitraan dengan melibatkan anggota masyarakat,perwakilan lingkungan, organisasi serta peneliti. Disamping itu guna mendukung CBPR ini, metode Participatory Assesment and Planning (PAP), digunakan untuk merencanakan suatu progran maupun proyek yang mengedepankan peran aktif dari masyarakat dalam setiap langkah pendampingan. Diharapkan masyarakat desa Wata Benua dapat memaksimalkan komoditas desa serta mengeratkan hubungan antar agama. Kata Kunci : Pemberdayaan,Moderasi,Potensi Lokal&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Institut Agama Islam Negeri Kendari</dc:publisher><dc:date>2023-02-09</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.31332/insaniyah.v1i2.5810</dc:identifier><dc:identifier>10.31332/insaniyah.v1i2.5810</dc:identifier><dc:source>INSANIYAH; Vol 1 No 2 (2023)</dc:source><dc:source>2987-2464</dc:source><dc:relation>https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/INSANIYAH/article/viewFile/5810/2134</dc:relation></oai_dc:dc>