Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Implementasi Putusan MK Nomor 135/PUU-XIII Tahun 2015 Tentang Hak Pilih Disabilitas Mental Dalam Pemilu Perspektif Siyasah

Implementation of Constitutional Court Decision No. 135/2015 on Mental Disability Voting Rights: A Siyasah Perspective

Qaimuddin: Journal of Constitutional Law Review · Vol. 6 No. 1 (2026) · pp. 41–54

DOI
10.31332/qjclr.v6i1.13171
ISSN
3031-5565, 3026-1562
Published
2026-03-30
Publisher
Institut Agama Islam Negeri Kendari

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XIII Tahun 2015 terhadap penyandang disabilitas mental di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara serta menganalisis pemberian hak pilih bagi penyandang disabilitas mental dalam perspektif siyasah syar’iyyah. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pihak Rumah Sakit Jiwa, dokter psikiater, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari, sedangkan data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, dokumen resmi, dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi putusan tersebut belum berjalan secara optimal. Meskipun putusan menjamin hak politik bagi penyandang disabilitas mental yang masih memiliki kesadaran, pelaksanaannya menghadapi kendala seperti minimnya koordinasi antara RSJ dan KPU, belum tersedianya Tempat Pemungutan Suara (TPS) di lingkungan rumah sakit, serta kurangnya sosialisasi mengenai hak politik penyandang disabilitas mental. Dalam perspektif siyasah syar’iyyah, pemberian hak pilih bagi penyandang disabilitas mental sejalan dengan prinsip keadilan (al-‘adl) dan kemaslahatan umum (-maslahah al-‘am almah), karena negara berkewajiban menjamin hak politik seluruh warga negara tanpa diskriminasi.Kontribusi ilmiah penelitian ini memberikan landasan teoritis dan empiris mengenai perlindungan hak politik penyandang disabilitas mental, serta memperkaya kajian fiqh siyasah syar’iyyah dalam konteks pemilu yang inklusif dan berkeadilan di Indonesia.

Collaboration network of the authors

14 authors · 33 co-authorship links · 6 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
  • Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Aris Nur Qadar Ar RazakInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Finsa Adhi PratamaInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Habibullah HabibullahAffiliation unknown1
Nanang QosimUniversitas KH. A. Wahab Hasbullah1
Muh Asrianto ZainalInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Aris Darmawan Al HabibInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Asrianto ZainalInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Ahmad Rizal DarwisInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Nur RahmadaniInstitut Agama Islam Negeri Parepare1
‎ HasniatiInstitut Agama Islam Negeri Kendari1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/3031-5565/works, first harvested 29 Okt 2026, last seen 29 Okt 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>Implementasi Putusan MK Nomor 135/PUU-XIII Tahun 2015 Tentang Hak Pilih Disabilitas Mental Dalam Pemilu Perspektif Siyasah</dc:title><dc:title>Implementation of Constitutional Court Decision No. 135/2015 on Mental Disability Voting Rights: A Siyasah Perspective</dc:title><dc:creator>Tri, Tri ana</dc:creator><dc:creator>La Ode Muhammad Iman Abdi Anontomo Uke</dc:creator><dc:creator>Arini Pratiwi</dc:creator><dc:creator>Muhammad Najib</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XIII Tahun 2015 terhadap penyandang disabilitas mental di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara serta menganalisis pemberian hak pilih bagi penyandang disabilitas mental dalam perspektif siyasah syar’iyyah. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pihak Rumah Sakit Jiwa, dokter psikiater, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari, sedangkan data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, dokumen resmi, dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi putusan tersebut belum berjalan secara optimal. Meskipun putusan menjamin hak politik bagi penyandang disabilitas mental yang masih memiliki kesadaran, pelaksanaannya menghadapi kendala seperti minimnya koordinasi antara RSJ dan KPU, belum tersedianya Tempat Pemungutan Suara (TPS) di lingkungan rumah sakit, serta kurangnya sosialisasi mengenai hak politik penyandang disabilitas mental. Dalam perspektif siyasah syar’iyyah, pemberian hak pilih bagi penyandang disabilitas mental sejalan dengan prinsip keadilan (al-‘adl) dan kemaslahatan umum (-maslahah al-‘am almah), karena negara berkewajiban menjamin hak politik seluruh warga negara tanpa diskriminasi.Kontribusi ilmiah penelitian ini memberikan landasan teoritis dan empiris mengenai perlindungan hak politik penyandang disabilitas mental, serta memperkaya kajian fiqh siyasah syar’iyyah dalam konteks pemilu yang inklusif dan berkeadilan di Indonesia.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Institut Agama Islam Negeri Kendari</dc:publisher><dc:date>2026-03-30</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.31332/qjclr.v6i1.13171</dc:identifier><dc:identifier>10.31332/qjclr.v6i1.13171</dc:identifier><dc:source>QAIMUDDIN: Journal of Constitutional Law Review; Vol 6 No 1 (2026); 41-54</dc:source><dc:source>3031-5565</dc:source><dc:source>3026-1562</dc:source><dc:relation>https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/qaimuddin/article/download/13171/4021</dc:relation></oai_dc:dc>