Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Penyelesaian Perkara Pencurian Ikan Pada Masyarakat Adat Sarano Wali di Kecamatan Binongko Kabupaten Wakatobi

Halu Oleo Law Review (HOLREV) · Vol. 7 No. 2 (2023) · pp. 236–255

DOI
10.33561/holrev.v7i2.30
ISSN
2548-1754, 2548-1762
Published
2023-09-29
Publisher
Faculty of Law, Halu Oleo University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualifikasi pencurian ikan sebagai tindak pidana berdasarkan hukum adat Sarano Wali, dan untuk mengetahui penerapan sanksi yang dijatuhkan terhadap pelaku tindak pidana pencurian ikan berdasarkan aturan hukum adat Sarano Wali. Tipe penelitian yang di gunakan adalah tipe penelitian hukum empiris yaitu penelitian yang diperoleh di lapangan berdasarkan fakta-fakta empiris. Dalam mencari informasi tentang penyelesaian perkara pencurian ikan dengan menggunakan hukum adat Sarano Wali. Hasil penelitian ini bahwa kualifikasi pencurian ikan sebagai tindak pidana berdasarkan hukum adat Sarano Wali yaitu suatu perbuatan mengambil hak masyarakat yang ada di wilayah adat sebagaimana yang telah ditetapkan oleh adat dimana berupa larangan yang disebut kaombo laut. Pencurian ikan sebagaimana yang diatur dalam hukum adat Sarano Wali dibedakan menjadi 2 jenis yaitu pencurian ikan tidak menggunakan alat tangkap dan pencurian ikan yang dilakukan menggunakan alat tangkap yang dilarang seperti bom, potasium, dan kompresor. Penerapan sanksi yang dijatuhkan terhadap pelaku tindak pidana pencurian ikan berdasarkan aturan hukum adat Sarano Wali yaitu saksi ringan berupa teguran, sanksi sedang berupa peringatan keras, dan sanksi denda (karambici).

Keywords

Collaboration network of the authors

12 authors · 26 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Wiwie HeryaniAffiliation unknown1
Diarmila DiarAffiliation unknown1
AqilaAffiliation unknown1
Zulkhaeri MualifAffiliation unknown1
Andi Dirga NoegrahaAffiliation unknown1
MusriadyAffiliation unknown1
IsmailAffiliation unknown1
Arifuddin DanduruAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://holrev.uho.ac.id/index.php/journal/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Penyelesaian Perkara Pencurian Ikan Pada Masyarakat Adat Sarano Wali di Kecamatan Binongko Kabupaten Wakatobi</dc:title>
	<dc:creator>Handrawan</dc:creator>
	<dc:creator>Iksan</dc:creator>
	<dc:creator>Irwansyah</dc:creator>
	<dc:creator>Anggun, Wa</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Penyelesaian</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pencurian ikan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Hukum adat Sarano Wali</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualifikasi pencurian ikan sebagai tindak pidana berdasarkan hukum adat Sarano Wali, dan untuk mengetahui penerapan sanksi yang dijatuhkan terhadap pelaku tindak pidana pencurian ikan berdasarkan aturan hukum adat Sarano Wali. Tipe penelitian yang di gunakan adalah tipe penelitian hukum empiris yaitu penelitian yang diperoleh di lapangan berdasarkan fakta-fakta empiris. Dalam mencari informasi tentang penyelesaian perkara pencurian ikan dengan menggunakan hukum adat Sarano Wali. Hasil penelitian ini bahwa kualifikasi pencurian ikan sebagai tindak pidana berdasarkan hukum adat Sarano Wali yaitu suatu perbuatan mengambil hak masyarakat yang ada di wilayah adat sebagaimana yang telah ditetapkan oleh adat dimana berupa larangan yang disebut kaombo laut. Pencurian ikan sebagaimana yang diatur dalam hukum adat Sarano Wali dibedakan menjadi 2 jenis yaitu pencurian ikan tidak menggunakan alat tangkap dan pencurian ikan yang dilakukan menggunakan alat tangkap yang dilarang seperti bom, potasium, dan kompresor. Penerapan sanksi yang dijatuhkan terhadap pelaku tindak pidana pencurian ikan berdasarkan aturan hukum adat Sarano Wali yaitu saksi ringan berupa teguran, sanksi sedang berupa peringatan keras, dan sanksi denda (karambici).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Faculty of Law, Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:date>2023-09-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://holrev.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/30</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33561/holrev.v7i2.30</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Halu Oleo Law Review; Vol. 7 No. 2 (2023): Halu Oleo Law Review: Volume 7 Issue 2; 236-255</dc:source>
	<dc:source>2548-1754</dc:source>
	<dc:source>2548-1762</dc:source>
	<dc:source>10.33561/holrev.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://holrev.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/30/24</dc:relation>
	<dc:relation>10.33561/holrev.v7i2.30.g24</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Halu Oleo Law Review</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>