Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Penyelesaian Kasus Kesusilaan Melalui Hukum Adat Dayak: Studi Putusan Di Kecamatan Parenggean Kabupaten Kotawaringin Timur: Peran Lembaga Adat Dayak Dalam Menangani Kasus Asusila

Halu Oleo Law Review (HOLREV) · Vol. 10 No. 1 (2026) · pp. 43–59

DOI
10.33561/holrev.v10i1.195
ISSN
2548-1754, 2548-1762
Published
2026-03-31
Publisher
Faculty of Law, Halu Oleo University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran lembaga adat Dayak dalam menangani kasus asusila di Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur. Perbuatan asusila tidak hanya dipandang sebagai pelanggaran terhadap individu, tetapi juga sebagai tindakan yang mengganggu keharmonisan sosial dan nilai-nilai adat masyarakat. Tujuan penulisan ini adalah untuk menganalisis peran, mekanisme, dan kewenangan lembaga adat Dayak dalam penyelesaian kasus asusila. Metode penelitian yang digunakan adalah empiris-normatif dengan pendekatan sosiologis terhadap hukum, yang memadukan data lapangan melalui wawancara dan observasi dengan analisis bahan hukum secara normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga adat Dayak masih berperan aktif dan efektif dalam menangani kasus asusila melalui musyawarah, mediasi, serta pemberian sanksi adat yang berorientasi pada pemulihan hubungan sosial. Penyelesaian tersebut mencerminkan penerapan keadilan restoratif berbasis kearifan lokal. Kebaruan penelitian ini terletak pada penegasan bahwa mekanisme hukum adat tetap relevan dan memiliki legitimasi sosial dalam sistem hukum yang pluralistik. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi penguatan peran lembaga adat dalam menjaga ketertiban dan keharmonisan masyarakat.

Keywords

Collaboration network of the authors

3 authors · 3 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Islam Negeri Palangka Raya
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://holrev.uho.ac.id/index.php/journal/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Penyelesaian Kasus Kesusilaan Melalui Hukum Adat Dayak : Studi Putusan Di Kecamatan Parenggean Kabupaten Kotawaringin Timur: Peran Lembaga Adat Dayak Dalam Menangani Kasus Asusila</dc:title>
	<dc:creator>Siregar, Muhamad</dc:creator>
	<dc:creator>Sukti, Surya</dc:creator>
	<dc:creator>Ihsan, Reza Noor</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">asusila</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">keadilan restoratif</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">lembaga adat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">masyarakat adat</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini mengkaji peran lembaga adat Dayak dalam menangani kasus asusila di Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur. Perbuatan asusila tidak hanya dipandang sebagai pelanggaran terhadap individu, tetapi juga sebagai tindakan yang mengganggu keharmonisan sosial dan nilai-nilai adat masyarakat. Tujuan penulisan ini adalah untuk menganalisis peran, mekanisme, dan kewenangan lembaga adat Dayak dalam penyelesaian kasus asusila. Metode penelitian yang digunakan adalah empiris-normatif dengan pendekatan sosiologis terhadap hukum, yang memadukan data lapangan melalui wawancara dan observasi dengan analisis bahan hukum secara normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga adat Dayak masih berperan aktif dan efektif dalam menangani kasus asusila melalui musyawarah, mediasi, serta pemberian sanksi adat yang berorientasi pada pemulihan hubungan sosial. Penyelesaian tersebut mencerminkan penerapan keadilan restoratif berbasis kearifan lokal. Kebaruan penelitian ini terletak pada penegasan bahwa mekanisme hukum adat tetap relevan dan memiliki legitimasi sosial dalam sistem hukum yang pluralistik. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi penguatan peran lembaga adat dalam menjaga ketertiban dan keharmonisan masyarakat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Faculty of Law, Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:date>2026-03-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://holrev.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/195</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33561/holrev.v10i1.195</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Halu Oleo Law Review; Vol. 10 No. 1 (2026): Halu Oleo Law Review: Volume 10 Issue 1; 43-59</dc:source>
	<dc:source>2548-1754</dc:source>
	<dc:source>2548-1762</dc:source>
	<dc:source>10.33561/holrev.v10i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://holrev.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/195/74</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Halu Oleo Law Review</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>