Akses terbuka Jurnal
Pengakuan Eksistensi Hak Ulayat Laut Masyarakat Hukum Adat Berdasar Nilai-Nilai Kearifan Lokal
Halu Oleo Law Review (HOLREV) · Vol. 3 No. 2 (2019) · hlm. 196–211
- ISSN
- 2548-1754, 2548-1762
- Terbit
- 2019-09-19
- Penerbit
- Halu Oleo University
- Bahasa
- eng
Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengakuan eksistensi hak ulayat laut masyarakat hukum adat berdasar nilai-nilai kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum dengan pendekatan konsep dan historis. Hasil penelitian bahwa pandangan tentang manusia sebagai bagian dari alam dan sistem kepercayaan yang menekankan penghormatan terhadap lingkungan alam merupakan nilai yang sangat positif untuk pembangunan berkelanjutan. Konsep sistem pengetahuan lokal berakar dari sistem pengetahuan dan pengelolaan lokal atau tradisional. Pengakuan eksistensi hak ulayat laut masyarakat hukum adat oleh Negara dapat dilakukan dengan berdasar pada nilai-nilai kearifan lokal masyarakat hukum adat. Nilai-nilai kearifan lokal yang ada dalam hak ulayat masyarakat hukum adat memiliki nilai religio-magis sekaligus sosio-kultural dan ekonomis sehingga pemanfaatan laut harus sesuai dengan norma, perilaku dan aturan-aturan yang telah dianut secara turun-temurun oleh masyarakat.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
27 penulis · 122 tautan kepenulisan bersama · 2 lintas organisasi
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Universitas Halu Oleo
- Institut Agama Islam Negeri Kendari
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Rahman Hasima | Universitas Halu Oleo | 7 |
| Nur Intan | Universitas Halu Oleo | 5 |
| Ramadan Tabiu | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Sahrina Safiuddin | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Jumiati Ukkas | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Fitriah Faisal | Universitas Halu Oleo | 2 |
| HERMAN HERMAN | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Rizal Muchtasar | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Asri Sarif | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Endah Widyastuti | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Zahrowati Zahrowati | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Jabalnur Jabalnur | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Muh. Nazar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Deity Yuningsih | Universitas Halu Oleo | 1 |
| St. Muslimah Suciati | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Haris Yusuf | Universitas Halu Oleo | 1 |
| La Ode M. Sulihin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Safril Sofwan Sanib | Universitas Halu Oleo | 1 |
| La Sensu | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Lade Sirjon | Universitas Halu Oleo | 1 |
| La Ode Muhamad Sulihin | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Guasman Tatawu | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Jabal Nur | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Guswan Hakim | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Suwarti Suwarti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siti Misnar Abdul Jalil | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.