Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Anomali Pembatalan Peraturan Daerah: Ratio Legis Putusan Mahkamah Konstitusi

Halu Oleo Law Review (HOLREV) · Vol. 5 No. 1 (2021) · pp. 1–14

DOI
10.33561/holrev.v5i1.15760
ISSN
2548-1754, 2548-1762
Published
2021-03-11
Publisher
Halu Oleo University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ratio legis putusan Mahkamah Konstitusi tentang kewenangan pembatalan peraturan daerah. Realita pembatalan peraturan daerah kini dilema setelah Mahkamah Konstitusi seutuhnya melimpahkan kewenangan pembatalan Peraturan Daerah ke Mahkamah Agung yang menyebabkan pemerintah pusat tidak lagi dapat membatalkan peraturan daerah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Mahkamah cenderung menyamakan antara Pengujian dan Pembatalan. Kenyataannya sekarang, kewenangan pemerintah pusat untuk membatalkan Peraturan Daerah sudah tidak ada lagi mekanisme pembatalannya, yang ada hanya mekanisme pengujian.

Keywords

Collaboration network of the authors

9 authors · 12 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Hasanuddin University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sakka PatiHasanuddin University1
Kamelia Karim Dwi PutriHasanuddin University1
Arif SuhartonoAffiliation unknown1
H.M. Said KarimAffiliation unknown1
Max BonsapiaAffiliation unknown1
Andi Pangerang MoentaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/holrev/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Anomali Pembatalan Peraturan Daerah: Ratio Legis Putusan Mahkamah Konstitusi</dc:title>
	<dc:creator>Jaya, Arief Try Dhana</dc:creator>
	<dc:creator>Ruslan, Achmad</dc:creator>
	<dc:creator>Riza, Marwati</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pembatalan; Peraturan; Putusan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ratio legis putusan Mahkamah Konstitusi tentang kewenangan pembatalan peraturan daerah. Realita pembatalan peraturan daerah kini dilema setelah Mahkamah Konstitusi seutuhnya melimpahkan kewenangan pembatalan Peraturan Daerah ke Mahkamah Agung yang menyebabkan pemerintah pusat tidak lagi dapat membatalkan peraturan daerah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Mahkamah cenderung menyamakan antara Pengujian dan Pembatalan. Kenyataannya sekarang, kewenangan pemerintah pusat untuk membatalkan Peraturan Daerah sudah tidak ada lagi mekanisme pembatalannya, yang ada hanya mekanisme pengujian.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-03-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/holrev/article/view/15760</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33561/holrev.v5i1.15760</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Halu Oleo Law Review; Vol 5, No 1 (2021): Halu Oleo Law Review: Volume 5 Issue 1; 1-14</dc:source>
	<dc:source>2548-1754</dc:source>
	<dc:source>2548-1762</dc:source>
	<dc:source>10.33561/holrev.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/holrev/article/view/15760/11501</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Halu Oleo Law Review</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>