Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

E-Sport dalam Perspektif Hukum Hak Kekayaan Intelektual

Halu Oleo Law Review (HOLREV) · Vol. 5 No. 2 (2021) · pp. 175–190

DOI
10.33561/holrev.v5i2.20809
ISSN
2548-1754, 2548-1762
Published
2021-09-28
Publisher
Halu Oleo University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Perlindungan hukum atas komersialisasi pada bidang olahraga merupakan bagian dari objek hukum kekayaan intelektual, khususnya hak cipta. Dengan ketiadaan aturan hukum hak cipta yang secara eksplisit mengatur tentang komersialisasi di bidang olahraga, boleh jadi manfaat ekonomi dari olahraga menjadi kurang optimal. Atas dasar tersebut maka tulisan ini mencoba mengkaji secara lebih dalam tentang pengaturan hak cipta dalam bidang olahraga. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan. Tujuan dari tulisan ini adalah memberikan gambaran tentang perlindungan hak cipta di bidang olahraga. Temuan dari tulisan adalah belum diaturnya secara eksplisit di dalam undang-undang hak cipta dalam kaitannya di bidang olahraga antara lain matchday revenue, merchandising right, dan olahraga elektronik (e-sport) yang menjadi salah satu tumpuan dalam komersialisasi di bidang olahraga

Keywords

Collaboration network of the authors

8 authors · 16 co-authorship links · 8 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Sumatera Utara
  • University of Indonesia
  • Binus University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hanifah Fitria AzizahUniversitas Sumatera Utara1
Topo SantosoUniversity of Indonesia1
Yunus HuseinUniversity of Indonesia1
Mahmud MulyadiUniversitas Sumatera Utara1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/holrev/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">E-Sport	dalam	Perspektif	Hukum	Hak	Kekayaan	Intelektual</dc:title>
	<dc:creator>Besar, Besar</dc:creator>
	<dc:creator>Pratama, Bambang</dc:creator>
	<dc:creator>Sofian, Ahmad</dc:creator>
	<dc:creator>Sampouw, Petrus Denny</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">E-sport ;Copyright; Merchandising right ; Matchday	revenue</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perlindungan hukum atas komersialisasi pada bidang olahraga merupakan bagian dari objek hukum kekayaan intelektual, khususnya hak cipta. Dengan ketiadaan aturan hukum hak cipta yang secara eksplisit mengatur tentang komersialisasi di bidang olahraga, boleh jadi manfaat ekonomi dari olahraga menjadi kurang optimal. Atas dasar tersebut maka tulisan ini mencoba mengkaji secara lebih dalam tentang pengaturan hak cipta dalam bidang olahraga. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan. Tujuan dari tulisan ini adalah memberikan gambaran tentang perlindungan hak cipta di bidang olahraga. Temuan dari tulisan adalah belum diaturnya secara eksplisit di dalam undang-undang hak cipta dalam kaitannya di bidang olahraga antara lain matchday revenue, merchandising right, dan olahraga elektronik (e-sport) yang menjadi salah satu tumpuan dalam komersialisasi di bidang olahraga</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-09-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/holrev/article/view/20809</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33561/holrev.v5i2.20809</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Halu Oleo Law Review; Vol 5, No 2 (2021): Halu Oleo Law Review: Volume 5 Issue 2; 175-190</dc:source>
	<dc:source>2548-1754</dc:source>
	<dc:source>2548-1762</dc:source>
	<dc:source>10.33561/holrev.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/holrev/article/view/20809/12944</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Halu Oleo Law Review</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>