Open access Jurnal
Perlindungan Hukum Hak Kekayaan Intelektual Masyarakat Kota Baubau
Halu Oleo Law Review (HOLREV) · Vol. 2 No. 1 (2018) · pp. 335–353
- ISSN
- 2548-1754, 2548-1762
- Published
- 2018-06-06
- Publisher
- Halu Oleo University
- Language
- eng
Abstract
Artikel ini mengkaji tentang kondisi perlindungan hak kekayaan intelektual masyarakat Kota Baubau dan model pengembangan perlindungan hukum hak kekayaan intelektual masyarakat Kota Baubau. Tipe penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan perbandingan (comparative approach) dan pendekatan historis (historical approach) dan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Kota Baubau mempunyai potensi yang sangat besar dalam perlindungan HKI karena memiliki keanekaragaman budaya dan hasil- hasil industri kreatif yang mampu hidup dan berkembang dalam menghadapi era perdagangan bebas dan modernisasi yang terjadi saat ini. Namun belum ada yang mendapatkan perlindungan HKI karena terdapat beberapa kendala, di antaranya pertama, masih rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat bahkan pemerintah tentang hak kekayaan intelektual itu sendiri, mulai dari ruang lingkup, proses pendaftaran, dan manfaat apa yang diperoleh dari adanya perolehan hak dari kekayaan intelektual. Kedua, relatif masih rendahnya insentif atau penghargaan pemerintah atas karya cipta masyarakat hingga pada akhirnya kurang memicu para seniman, peneliti ataupun penemu untuk menghasilkan karya yang inovatif. Ketiga,kurangnya informasi tentang HKI yang disebabkan oleh jauhnya jarak letak tempat penemu/pengrajin terhadap pusat- pusat informasi HKI. Sedangkan Model pengembangan perlindungan Hak kekayaan intelektual masyarakat kota Baubau dapat meliputi: 1)Pembentukan payung hukum berupa perda yang mengatur Hak Kekayaan Intelektual, 2) Pendokumentasian HKI masyarakat Kota Baubau, 3) Peran aktif pihak terkait/pemerintah untuk melindungi dan menumbuhkan kesadaran kepada pengrajin/penemu/seniman akan pentingnya HKI, 4) Membangun budaya hukum bagi masyarakat melalui seminar- seminar atau lokakarya budaya, 5) Pelatihan pencatatan dan pendaftaran HKI.
Keywords
Collaboration network of the authors
32 authors · 139 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Heryanti Heryanti | Universitas Halu Oleo | 8 |
| Nur Intan | Universitas Halu Oleo | 5 |
| Fitriah Faisal | Universitas Halu Oleo | 4 |
| HERMAN HERMAN | Affiliation unknown | 4 |
| Asri Sarif | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Safril Sofwan Sanib | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Isnayanti Isnayanti | Universitas Halu Oleo | 2 |
| La Sensu | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Jumiati Ukkas | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Sahrina Safiuddin | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Ramadan Tabiu | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Lade Sirjon | Universitas Halu Oleo | 2 |
| La Ode Muhamad Sulihin | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Guasman Tatawu | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Rizal Muchtasar | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Ali Rizky | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Deity Yuningsih | Universitas Halu Oleo | 2 |
| St. Muslimah Suciati | Universitas Halu Oleo | 2 |
| La Ode M. Sulihin | Affiliation unknown | 2 |
| Ilham | Affiliation unknown | 1 |
| Nurzamzawiah Kudus | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Handrawan Handrawan | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Ahmad Yusup | Affiliation unknown | 1 |
| Ayib Rosidin | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Ilham Ilham | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Endah Widyastuti | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Zahrowati Zahrowati | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Jabalnur Jabalnur | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Muh. Nazar | Affiliation unknown | 1 |
| Sitti Aisah Abdullah | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.