Open access Jurnal
Desentralisasi Di Era Distrupsi: Tantangan Dan Peluang Pembangunan Daerah Berkelanjutan
Journal of Government Science · Vol. 2 No. 1 (2026) · pp. 172–180
- ISSN
- 3090-4803
- Published
- 2026-01-29
- Publisher
- Pascasarjana Universitas Sulawesi Tenggara
- Language
- eng
Abstract
Tulisan ini berjudul “ Desentralisasi Di Era Disrupsi: Tantangan dan Peluang Pembangunan Daerah Berkelanjutan”. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam tantangan dan peluang desentralisasi di era disrupsi dengan menyoroti aspek kelembagaan, kapasitas daerah, dan orientasi pembangunan berkelanjutan. Analisis dilakukan guna merumuskan rekomendasi kebijakan strategis agar desentralisasi berfungsi sebagai instrumen efektif dalam memperkuat tata kelola daerah yang inklusif dan adaptif terhadap perubahan global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) dalam dua dekade pelaksanaannya, capaian desentralisasi masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam hal kesenjangan fiskal dan kelembagaan antar daerah. 2) Digitalisasi bukan hanya peluang peningkatan efisiensi birokrasi, tetapi juga ancaman baru bagi daerah yang tidak siap secara infrastruktur dan sumber daya manusia. 3) Ketimpangan antar daerah masih menjadi persoalan mendasar dalam implementasi desentralisasi.4) efektivitas desentralisasi sangat ditentukan oleh tata Kelola dan sinergi antar pemangku kepentingan.5) Pemerintah daerah perlu mampu memanfaatkan teknologi digital untuk mempercepat layanan publik, mendorong partisipasi masyarakat, dan memastikan transparansi dalam setiap kebijakan pembangunan
Collaboration network of the authors
25 authors · 67 co-authorship links · 6 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Sulawesi Tenggara
- Universitas Muslim Buton
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| La Ode Bariun | Universitas Sulawesi Tenggara | 2 |
| Joko Tri Brata | Universitas Sulawesi Tenggara | 2 |
| Sufrianto Sufrianto | Universitas Sulawesi Tenggara | 2 |
| Zulkaidah Taridala | Affiliation unknown | 2 |
| Laode Muhammad Isman Hardiansyah Bariun | Affiliation unknown | 2 |
| Syah Imam Tegak | Universitas Sulawesi Tenggara | 1 |
| La Ode Muhammad Isman Hardiansyah Bariun | Affiliation unknown | 1 |
| Erfain Erfain | Universitas Sulawesi Tenggara | 1 |
| Nonia Sakka Lebang | Universitas Sulawesi Tenggara | 1 |
| La Harjono | Universitas Muslim Buton | 1 |
| La Yopi | Universitas Muslim Buton | 1 |
| Aswad Aswad | Universitas Sulawesi Tenggara | 1 |
| La Panga | Universitas Sulawesi Tenggara | 1 |
| Ayu Lestari Dewi | Universitas Sulawesi Tenggara | 1 |
| Mita Mita | Universitas Sulawesi Tenggara | 1 |
| Selfiana Selfiana | Universitas Sulawesi Tenggara | 1 |
| Ni Komang Esiyuningsih | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.