Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Penyuluhan Budidaya Magot untuk Pakan Ternak dan Mengurangi Limbah Sampah

Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat · Vol. 2 No. 1 (2025) · pp. 138–145

DOI
10.54297/sjpm.v2i1.1260
ISSN
3063-6906
Published
2025-08-25
Publisher
Universitas Sulawesi Tenggara
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan judul Penyuluhan Budidaya Magot untuk Pakan Ternak dan Mengurangi Limbah Sampah dilaksanakan di Desa Lahotutu, Kecamatan Wonggeduku Barat, Kabupaten Konawe, bekerja sama dengan Koperasi Produsen Bumi Maggot Mandiri. Kegiatan ini bertujuan memberikan solusi terhadap dua persoalan mendasar, yaitu tingginya volume limbah organik yang belum terkelola dan mahalnya biaya pakan ternak. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, penyuluhan, pelatihan teknis melalui demonstrasi plot (demplot), pendampingan, serta evaluasi. Penyuluhan memberikan pemahaman tentang manfaat magot sebagai agen biokonversi, sementara pelatihan teknis menekankan keterampilan praktis dalam budidaya magot. Pendampingan dilakukan untuk memastikan peserta mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh, sedangkan evaluasi menilai peningkatan pengetahuan dan dampak kegiatan terhadap pengelolaan limbah serta biaya pakan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Magot terbukti mampu mengurangi volume sampah organik sekaligus menjadi pakan alternatif berprotein tinggi bagi unggas dan ikan. Kegiatan ini juga memperkuat kapasitas kelembagaan koperasi dalam mengelola unit usaha produktif berbasis magot. Dengan demikian, PKM ini berhasil memberikan manfaat ekologis, ekonomis, dan sosial, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Collaboration network of the authors

40 authors · 117 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • IPB University
  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Irwan LakawaUniversitas Sulawesi Tenggara20
Vickky Anggara IlhamUniversitas Sulawesi Tenggara11
Catrin SudardjatUniversitas Sulawesi Tenggara8
Hujiyanto HujiyantoUniversitas Sulawesi Tenggara6
Sitti HawaUniversitas Sulawesi Tenggara6
Hado HadoUniversitas Sulawesi Tenggara5
Haryono HaryonoUniversitas Sulawesi Tenggara4
Hakiman HakimanUniversitas Sulawesi Tenggara3
Sunaryo SunaryoUniversitas Sulawesi Tenggara3
Andi Makkawaru Isazarny JassinUniversitas Sulawesi Tenggara3
Muhammad MuhsarUniversitas Sulawesi Tenggara3
Haryono HaryonoUniversitas Sulawesi Tenggara2
Wa Ode Umrawati LatifUniversitas Sulawesi Tenggara2
La Ode Musa RachmatUniversitas Sulawesi Tenggara2
Fikri Aris MunandarUniversitas Sulawesi Tenggara2
Lisman LismanUniversitas Sulawesi Tenggara2
La Ode Abdul MananUniversitas Sulawesi Tenggara2
Erni DanggiUniversitas Sulawesi Tenggara2
Suryawan AsfarAffiliation unknown2
Ali OktoUniversitas Halu Oleo2
Komang Agus SaputraUniversitas Sulawesi Tenggara2
Luki AbdullahIPB University1
Didid DiapariIPB University1
La Ode BariunUniversitas Sulawesi Tenggara1
Humairah MuljabarUniversitas Sulawesi Tenggara1
La Ode Muhammad Isman Hardiansyah BariunAffiliation unknown1
Joko Tri BrataUniversitas Sulawesi Tenggara1
Arsalim ArsalimUniversitas Sulawesi Tenggara1
Aswad AswadUniversitas Sulawesi Tenggara1
Syamsuddin SyamsuddinUniversitas Sulawesi Tenggara1
Haidir AminUniversitas Sulawesi Tenggara1
Hasriati HasriatiUniversitas Sulawesi Tenggara1
Haeruddin TaoUniversitas Sulawesi Tenggara1
I Wayan PuguhUniversitas Sulawesi Tenggara1
Harianti HariantiUniversitas Sulawesi Tenggara1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/SJPM/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Penyuluhan Budidaya Magot untuk Pakan Ternak dan Mengurangi Limbah Sampah</dc:title>
	<dc:creator>Makkawaru, Andi</dc:creator>
	<dc:creator>Hajar, Hajar</dc:creator>
	<dc:creator>Sasmita, Farra</dc:creator>
	<dc:creator>Sufrianto, Sufrianto</dc:creator>
	<dc:creator>Danggi, Erni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan judul Penyuluhan Budidaya Magot untuk Pakan Ternak dan Mengurangi Limbah Sampah dilaksanakan di Desa Lahotutu, Kecamatan Wonggeduku Barat, Kabupaten Konawe, bekerja sama dengan Koperasi Produsen Bumi Maggot Mandiri. Kegiatan ini bertujuan memberikan solusi terhadap dua persoalan mendasar, yaitu tingginya volume limbah organik yang belum terkelola dan mahalnya biaya pakan ternak. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, penyuluhan, pelatihan teknis melalui demonstrasi plot (demplot), pendampingan, serta evaluasi. Penyuluhan memberikan pemahaman tentang manfaat magot sebagai agen biokonversi, sementara pelatihan teknis menekankan keterampilan praktis dalam budidaya magot. Pendampingan dilakukan untuk memastikan peserta mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh, sedangkan evaluasi menilai peningkatan pengetahuan dan dampak kegiatan terhadap pengelolaan limbah serta biaya pakan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Magot terbukti mampu mengurangi volume sampah organik sekaligus menjadi pakan alternatif berprotein tinggi bagi unggas dan ikan. Kegiatan ini juga memperkuat kapasitas kelembagaan koperasi dalam mengelola unit usaha produktif berbasis magot. Dengan demikian, PKM ini berhasil memberikan manfaat ekologis, ekonomis, dan sosial, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Sulawesi Tenggara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-08-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/SJPM/article/view/1260</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.54297/sjpm.v2i1.1260</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 2 No 1 (2025): Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat; 138-145</dc:source>
	<dc:source>3063-6906</dc:source>
	<dc:source>10.54297/sjpm.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/SJPM/article/view/1260/879</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Andi Makkawaru, Hajar Hajar, Farra Sasmita, Sufrianto Sufrianto, Erni Danggi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>