Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Penyelidikan Jenis Akuifer Air Tanah Daerah Tonrokassi Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan

Mining Science and Technology Journal · Vol. 1 No. 2 (2022) · pp. 116–123

DOI
10.54297/minetech-journal.v1i2.384
ISSN
2962-4339
Published
2022-12-02
Publisher
Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Sumberdaya air bawah tanah mempunyai peranan yang sangat penting sebagai salah satu alternatif sumber air baku. Metode Geolistrik Tahanan Jenis atau lebih dikenal sebagai metode resistivitas, merupakan salah satu metode geofisika yang biasa digunakan untuk memetakan resistivitas bawah permukaan. Metode ini cukup baik dikaitkan dengan keberadaan saturasi air di bawah permukaan. Lokasi pengukuran geolistrik dilakukan di Kelurahan Tonrokassi Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto Propinsi Sulawesi Selatan. Maksud penelitian survey bawah permukaan dengan metode geolistrik tahanan jenis ini adalah Menentukan resistivitas bawah permukaan di daerah survey. Perhitungan dan pemodelan dari data hasil pengukuran geolistrik Metode Resistivity “Schlumberger” yang akan diolah dalam bentuk penampang dengan menggunakan software “Res2Dinv”. Hasil pengukuran dan pengolahan data menghasilkan penampang resistivitas yaitu Lapisan pertama (A) dengan nilai resistivitas antara 4,13 - 21,0 Ωm merupakan lapisan soil dan batugamping pasiran, ketebalan hingga 15 meter (kedalaman antara 0 - 15 m). Lapisan kedua (B) nilai resistivitas 9,6 - 22,7 Ωm merupakan lapisan batugamping pasiran diduga lapisan akuifer dangkal (bebas), ketebalan hingga 30 meter (kedalaman antara 15 - 45 m). Lapisan ketiga (C) nilai resistivitas 22,7 - 35,8 Ωm merupakan lapisan batugamping pasiran kondisi agak massive, lapisan tersebut lapisan non aquifer, ketebalan hingga 24 meter (kedalaman antara 45 - 69 m).Lapisan keempat (D) nilai resistivitas 27,1 - 35,5 Ωm merupakan lapisan batugamping pasiran diduga lapisan akuifer dalam (tertekan), ketebalan hingga 24 meter (kedalaman antara 69 - 93 m).

Collaboration network of the authors

12 authors · 29 co-authorship links · 25 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Bosowa
  • Institut Sains dan Bisnis Internasional Singkawang
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Universitas Muslim Indonesia
  • Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Raivel RaivelUniversitas Sulawesi Tenggara6
Andi Ilham SamanlangiUniversitas Bosowa2
Ali ImranInstitut Sains dan Bisnis Internasional Singkawang2
Moh Khaidir NoorUniversitas Bosowa1
Haslinda HasanInstitut Sains dan Bisnis Internasional Singkawang1
Hasbi BakriUniversitas Muslim Indonesia1
Reivel RaivelUniversitas Sulawesi Tenggara1
Muhamad Karnoha AmirUniversitas Sulawesi Tenggara1
La Ode DzakirUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Saddam HuseinPoliteknik Negeri Ujung Pandang1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Penyelidikan Jenis Akuifer Air Tanah Daerah Tonrokassi Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan</dc:title>
	<dc:creator>Ramli, Ramli</dc:creator>
	<dc:creator>Hasrianto, Hasrianto</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sumberdaya air bawah tanah mempunyai peranan yang sangat &amp;nbsp;penting sebagai salah satu alternatif sumber air baku. Metode Geolistrik Tahanan Jenis atau lebih dikenal sebagai metode resistivitas, merupakan salah satu metode geofisika yang biasa digunakan untuk memetakan resistivitas bawah permukaan. Metode ini cukup baik dikaitkan dengan keberadaan saturasi air di bawah permukaan. Lokasi pengukuran geolistrik dilakukan di Kelurahan Tonrokassi Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto Propinsi Sulawesi Selatan. Maksud penelitian survey bawah permukaan dengan metode geolistrik tahanan jenis ini adalah Menentukan resistivitas bawah permukaan di daerah survey. Perhitungan dan pemodelan dari data hasil pengukuran geolistrik Metode Resistivity “Schlumberger” yang akan diolah dalam bentuk penampang dengan menggunakan software “Res2Dinv”. Hasil pengukuran dan pengolahan data menghasilkan penampang resistivitas yaitu Lapisan pertama (A) dengan nilai resistivitas antara 4,13 - 21,0 Ωm merupakan lapisan soil dan batugamping pasiran, ketebalan hingga 15 meter (kedalaman antara 0 - 15 m). Lapisan kedua (B) nilai resistivitas 9,6 - 22,7 Ωm merupakan lapisan batugamping pasiran diduga lapisan akuifer dangkal (bebas), ketebalan hingga 30 meter (kedalaman antara 15 - 45 m). Lapisan ketiga (C) nilai resistivitas 22,7 - 35,8 Ωm merupakan lapisan batugamping pasiran kondisi agak massive, lapisan tersebut lapisan non aquifer, ketebalan hingga 24 meter (kedalaman antara 45 - 69 m).Lapisan keempat (D) nilai resistivitas 27,1 - 35,5 Ωm merupakan lapisan batugamping pasiran diduga lapisan akuifer dalam (tertekan), ketebalan hingga 24 meter (kedalaman antara 69 - 93 m).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/article/view/384</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.54297/minetech-journal.v1i2.384</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Mining Science And Technology Journal; Vol 1 No 2 (2022): Mining Science and Technology Journal; 116-123</dc:source>
	<dc:source>2962-4339</dc:source>
	<dc:source>10.54297/minetech-journal.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/article/view/384/229</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Ramli Ramli, Hasrianto Hasrianto</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>