Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Karakteristik Endapan Nikel Laterit Daerah Molawe Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara

Mining Science and Technology Journal · Vol. 2 No. 3 (2023) · pp. 178–191

DOI
10.54297/minetech-journal.v2i3.543
ISSN
2962-4339
Published
2023-12-31
Publisher
Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Endapan ini memiliki banyak kegunaan diantaranya sebagai bahan produksi stainless steel atau baja tahan karat yang diaplikasikan untuk peralatan dapur, ornamen rumah dan komponen industri. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik nikel laterit sebagai salah satu acuan dalam explorasi dan penambangan. Metode penelitian yang digunakan yaitu pengamatan lapangan melalui data pengeboran dengan analisis laboratorium menggunakan XRF (X-Ray Fluorescence). Hasil penelitian menunjukan lapisan limonit, saprolit dan badrock memiliki ketebalan dan kadar Ni yang berbeda beda setiap lapisan dan titik bor. Lapisan top soil memiliki ketebalan 1 meter dengan kadar Ni 0,75 – 1,23 % dan Fe 37, 92 – 44,49 %, limonit memiliki ketebalan rata – rata 7 meter dengan kadar Ni 0,76 – 1, 30 % dan Fe 19,47 – 41,22%, sedangkan saprolit memiliki ketebalan rata – rata 6 meter dengan kadar Ni 1,41 – 2,15 % dan Fe 7,83 – 44,35 %, lapisan badrock Ni 0,56 – 1,38 % dan Fe 10,89 – 17,75 %. Model endapan bawah permukaan, menunjukan bahwa endapan nikel laterit daerah penelitian terbentuk dan terkayakan di bagian tengah yang dikelilingi oleh batuan dengan endapan nikel laterit low grade. Model endapan ini dipengaruhi oleh struktur geologi yang bekerja pada batuan pembentuk endapan nikel. Pola distribusi unsur Ni yaitu semakin kebawa semakin tinggi dan akan mengalami penurun kembali ketika mendekati lapisan bedrock. Sedangkan unsur Fe semakin ke bawah semain rendah dan sebaliknya

Collaboration network of the authors

40 authors · 115 co-authorship links · 59 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Universitas Muslim Indonesia
  • Institut Sains dan Bisnis Internasional Singkawang
  • Universitas Bosowa
  • Hasanuddin University
  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhammad Ilham KadarUniversitas Halu Oleo6
Nurkhalis Mahmudah DullahUniversitas Sulawesi Tenggara5
Hariono HarionoUniversitas Sembilanbelas November Kolaka4
Arman HidayatUniversitas Sembilanbelas November Kolaka4
Sahrul Poalahi SaluUniversitas Sembilanbelas November Kolaka3
Haerul PurnamaUniversitas Sembilanbelas November Kolaka3
Muhammad Bottomi MasgodeAffiliation unknown3
Andi Ilham SamanlangiUniversitas Bosowa3
Ali ImranInstitut Sains dan Bisnis Internasional Singkawang3
Al Tafakur La OdeUniversitas Sembilanbelas November Kolaka2
Isramyano YatjongUniversitas Sembilanbelas November Kolaka2
Hasbi BakriUniversitas Muslim Indonesia2
Moh Khaidir NoorUniversitas Bosowa2
Haslinda HasanInstitut Sains dan Bisnis Internasional Singkawang2
Yogi La Ode PrianataUniversitas Sulawesi Tenggara2
Rusman AmirullahUniversitas Muslim Indonesia1
Sri WidodoHasanuddin University1
Akhmad AkhmadUniversitas Muslim Indonesia1
Sri WidodoHasanuddin University1
Anshariah HaframUniversitas Muslim Indonesia1
Idham IdhamUniversitas Muslim Indonesia1
Jamal Rauf HusainHasanuddin University1
Nur AsmianiUniversitas Muslim Indonesia1
Riska RiskaUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Ramli RamliUniversitas Bosowa1
Sarif SarifUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Irka Sri RezkiUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Mursalim Ninoy La OlaUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Muh Karnoha AmirUniversitas Sulawesi Tenggara1
Wahyu Fajar TrikusumaUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Rina RembahUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Ahmad HalirUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Reivel RaivelUniversitas Sulawesi Tenggara1
Marina MarinaUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Hasriyanti HasriyantiUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Riski Salsabilah SultraUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Karakteristik Endapan Nikel Laterit Daerah Molawe Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara</dc:title>
	<dc:creator>Raivel, Raivel</dc:creator>
	<dc:creator>Hasrianto, Hasrianto</dc:creator>
	<dc:creator>Amir, Muhamad Karnoha</dc:creator>
	<dc:creator>Dzakir, La Ode</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Endapan ini memiliki banyak kegunaan diantaranya sebagai bahan produksi stainless steel atau baja tahan karat yang diaplikasikan untuk peralatan dapur, ornamen rumah dan komponen industri. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik nikel laterit sebagai salah satu acuan dalam explorasi dan penambangan. Metode penelitian yang digunakan yaitu pengamatan lapangan melalui data pengeboran dengan analisis laboratorium menggunakan XRF (X-Ray Fluorescence). Hasil penelitian menunjukan lapisan limonit, saprolit dan badrock memiliki ketebalan dan kadar Ni yang berbeda beda setiap lapisan dan titik bor. Lapisan top soil memiliki ketebalan 1 meter dengan kadar Ni 0,75 – 1,23 % dan Fe 37, 92 – 44,49 %, limonit memiliki ketebalan rata – rata 7 meter dengan kadar Ni 0,76 – 1, 30 % dan Fe 19,47 – 41,22%, sedangkan saprolit memiliki ketebalan rata – rata 6 meter dengan kadar Ni 1,41 – 2,15 % dan Fe 7,83 – 44,35 %, lapisan badrock Ni 0,56 – 1,38 % dan Fe 10,89 – 17,75 %. Model endapan bawah permukaan, menunjukan bahwa endapan nikel laterit daerah penelitian terbentuk dan terkayakan di bagian tengah yang dikelilingi oleh batuan dengan endapan nikel laterit low grade. Model endapan ini dipengaruhi oleh struktur geologi yang bekerja pada batuan pembentuk endapan nikel. Pola distribusi unsur Ni yaitu semakin kebawa semakin tinggi dan akan mengalami penurun kembali ketika mendekati lapisan bedrock. Sedangkan unsur Fe semakin ke bawah semain rendah dan sebaliknya</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/article/view/543</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.54297/minetech-journal.v2i3.543</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Mining Science And Technology Journal; Vol 2 No 3 (2023): Mining Science and Technology Journal; 178-191</dc:source>
	<dc:source>2962-4339</dc:source>
	<dc:source>10.54297/minetech-journal.v2i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/article/view/543/328</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Raivel Raivel, Hasrianto Hasrianto, Muhamad Karnoha Amir, La Ode Dzakir</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>