Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Audit Keselamatan Jalan Pada Daerah Rawan kecelakaan di Ruas Jalan Kolaka – Kolaka Timur

Mining Science and Technology Journal · Vol. 3 No. 1 (2024) · pp. 57–63

DOI
10.54297/minetech-journal.v3i1.597
ISSN
2962-4339
Published
2024-05-01
Publisher
Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Kabupaten Kolaka Utara merupakan salah satu daerah yang berkembang di Sulawesi Tenggara khususnya dalam hal pembangunan infrastruktur dengan pembangunan yang berkembang di beberapa daerah. Di Jalan Poros Kolaka - Kolaka Timur ada beberapa titik yang ditetapkan rawan kecelakaan oleh Satlantas Polres Kolaka bahkan menjadi titik hitam akibat seringnya terjadi kecelakaan. Audit Keselamatan Jalan (RSA) merupakan salah satu cara yang tepat untuk melakukan inspeksi tahap operasional jalan. Penelitian ini dilaksanakan langsung di lapangan dengan menggunakan metode Audit Checklist dari Departemen Pekerjaan Umum tentang Audit Keselamatan Jalan untuk mengetahui kondisi permukaan jalan dan fasilitas jalan (rambu dan marka jalan), serta mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas pada jalan raya. Jalan Kolaka - Poros Kolaka Timur, Kabupaten Kolaka., Kabupaten Kolaka. Hasil penelitian di jalan poros Kolaka - Kolaka Timur, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, terjadi kerusakan lebih dari satu kali, badan jalan menyempit di beberapa titik, bahu jalan mengalami penurunan dan pada ruas tertentu juga ditemukan rambu-rambu yang seharusnya tidak ada. pernah kesana, dan penyebab kecelakaan banyak terjadi pada ruas jalan Poros Kolaka - Kolaka Timur, tingkat tertinggi adalah faktor manusia sebesar 59,82%, karena kelalaian pengguna atau pengemudi, selain itu juga terdapat faktor kendaraan sebesar 31,12 %, dan faktor kondisi lingkungan fisik sebesar 9,06%. Penyebab kecelakaan sepanjang tahun 2020-2022 poros Kolaka - Kolaka Timur sebanyak 331 kecelakaan dengan jumlah korban 579 orang (meninggal 90 orang, luka berat 31 orang, luka ringan 458 orang), serta kerugian materil sebesar Rp. 1.319.220.000.

Collaboration network of the authors

19 authors · 62 co-authorship links · 8 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La Ode DzakirUniversitas Sembilanbelas November Kolaka4
Hariono HarionoUniversitas Sembilanbelas November Kolaka3
Arman HidayatUniversitas Sembilanbelas November Kolaka3
Riska RiskaUniversitas Sembilanbelas November Kolaka2
Muhammad Bottomi MasgodeAffiliation unknown2
Fathur Rahman RustanUniversitas Sembilanbelas November Kolaka2
Muhamad Karnoha AmirUniversitas Sulawesi Tenggara1
Nurkhalis Mahmudah DullahUniversitas Sulawesi Tenggara1
Sarif SarifUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Ummu KalsumUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Ayu Dita DamayantiUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Muhammad Buttomi MasgodeUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
La WelendoAffiliation unknown1
Muna LestariAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Audit Keselamatan Jalan Pada Daerah Rawan kecelakaan  di Ruas Jalan Kolaka – Kolaka Timur</dc:title>
	<dc:creator>Ode, Al Tafakur La</dc:creator>
	<dc:creator>Dirgantara, Arya</dc:creator>
	<dc:creator>Purnama, Haerul</dc:creator>
	<dc:creator>Adnan, Septi</dc:creator>
	<dc:creator>Kamarullah, Kamarullah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kabupaten Kolaka Utara merupakan salah satu daerah yang berkembang di Sulawesi Tenggara khususnya dalam hal pembangunan infrastruktur dengan pembangunan yang berkembang di beberapa daerah. Di Jalan Poros Kolaka - Kolaka Timur ada beberapa titik yang ditetapkan rawan kecelakaan oleh Satlantas Polres Kolaka bahkan menjadi titik hitam akibat seringnya terjadi kecelakaan. Audit Keselamatan Jalan (RSA) merupakan salah satu cara yang tepat untuk melakukan inspeksi tahap operasional jalan. Penelitian ini dilaksanakan langsung di lapangan dengan menggunakan metode Audit Checklist dari Departemen Pekerjaan Umum tentang Audit Keselamatan Jalan untuk mengetahui kondisi permukaan jalan dan fasilitas jalan (rambu dan marka jalan), serta mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas pada jalan raya. Jalan Kolaka - Poros Kolaka Timur, Kabupaten Kolaka. , Kabupaten Kolaka. Hasil penelitian di jalan poros Kolaka - Kolaka Timur, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, terjadi kerusakan lebih dari satu kali, badan jalan menyempit di beberapa titik, bahu jalan mengalami penurunan dan pada ruas tertentu juga ditemukan rambu-rambu yang seharusnya tidak ada. pernah kesana, dan penyebab kecelakaan banyak terjadi pada ruas jalan Poros Kolaka - Kolaka Timur, tingkat tertinggi adalah faktor manusia sebesar 59,82%, karena kelalaian pengguna atau pengemudi, selain itu juga terdapat faktor kendaraan sebesar 31,12 %, dan faktor kondisi lingkungan fisik sebesar 9,06%. Penyebab kecelakaan sepanjang tahun 2020-2022 poros Kolaka - Kolaka Timur sebanyak 331 kecelakaan dengan jumlah korban 579 orang (meninggal 90 orang, luka berat 31 orang, luka ringan 458 orang), serta kerugian materil sebesar Rp. 1.319.220.000.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara</dc:publisher>
	<dc:date>2024-05-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/article/view/597</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.54297/minetech-journal.v3i1.597</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Mining Science And Technology Journal; Vol 3 No 1 (2024): Mining Science and Technology Journal; 57-63</dc:source>
	<dc:source>2962-4339</dc:source>
	<dc:source>10.54297/minetech-journal.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/article/view/597/370</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Al Tafakur La Ode, Arya Dirgantara, Haerul Purnama, Septi Adnan, Kamarullah Kamarullah</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>