Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Pengaruh Kadar Air dan Ukuran Butir Tanah Terhadap Analisis Kadar Nikel Pada PT. Akar Mas Internasional di Desa Hakatutobu Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara

Mining Science and Technology Journal · Vol. 3 No. 3 (2025) · pp. 214–219

DOI
10.54297/minetech-journal.v3i3.619
ISSN
2962-4339
Published
2025-02-05
Publisher
Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Endapan Nikel Laterit merupakan hasil pelapukan dari batuan ultramafik pembawa Ni-Silikat. Penelitian dilakukan di salah satu perusahaan yang menambang endapan bijih Nikel di pulau Sulawesi yaitu PT. Akar mas internasional terletak di Desa Hakatutobu, Kecamatan Pomalaa, dengan metode open cut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar air Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan sistem penambangan tambang terbuka antara sampel basah dan sampel kering dan ukuran butir tanah yang diayak menggunakan ayakan 100 dan 200 mesh serta mengetahui pengaruh kadar air dan ukuran butir tanah terhadap hasil analisa kadar nikel. Metode penelitian yang digunakan untuk pengujian kadar air yaitu water content dan ukuran butir menggunakan ayakan 100 dan 200 mesh, serta analisis kadar menggunakan XL2 XRF NITON ANALYZER untuk mengetahui kadar Ni.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin kering sampel dan semakin halus ukuran butir (ayakan 200 mesh) maka kadar nikelnya lebih tinggi jika dibandingkan sampel basah dan sampel yang diayak menggunakan ayakan 100 mesh, adapun kadar rata-rata nikel sampel kering yaitu 1,45%, sampel basah 0,73%, sedangkan kadar rata-rata nikel ayakan 200 mesh 1,56%, dan ayakan 100 mesh1,47%.

Collaboration network of the authors

27 authors · 74 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rina RembahUniversitas Sembilanbelas November Kolaka4
Rizki KumalasariUniversitas Sembilanbelas November Kolaka4
Hasriyanti HasriyantiUniversitas Sembilanbelas November Kolaka4
Isramyano YatjongUniversitas Sembilanbelas November Kolaka2
Sahrul Poalahi SaluUniversitas Sembilanbelas November Kolaka2
Wahid WahidUniversitas Sembilanbelas November Kolaka2
Hasriyanti HasriyantiUniversitas Sembilanbelas November Kolaka2
Lilis LilisUniversitas Sembilanbelas November Kolaka2
Isram Yano YatjongUniversitas Sembilanbelas November Kolaka2
La Ode HamsirUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Wahyu CandraUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Aprilia ApriliaUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Amril AsliadiUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Wahyuddin BaharUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Muhamad RezaUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Syahrul SyahrulUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Zulfiqri ZulfiqriUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Erna WatiUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Andi Nurul WaqiahUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
La Ode DzakirUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Muhammad KamaluddinUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Syahrul SyahrulUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Muh RafiqurrahmanUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Elma FinataUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Kadar Air dan  Ukuran Butir Tanah Terhadap Analisis Kadar Nikel Pada PT. Akar Mas Internasional di Desa Hakatutobu Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara</dc:title>
	<dc:creator>Dani, Ulil Amri</dc:creator>
	<dc:creator>Nurfasiha, Nurfasiha</dc:creator>
	<dc:creator>Arif, Arif</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Endapan Nikel Laterit merupakan hasil pelapukan dari batuan ultramafik pembawa Ni-Silikat. Penelitian dilakukan di salah satu perusahaan yang menambang endapan bijih Nikel di pulau Sulawesi yaitu PT. Akar mas internasional terletak di Desa Hakatutobu, Kecamatan Pomalaa, dengan metode open cut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar air Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan sistem penambangan tambang terbuka antara sampel basah dan sampel kering dan ukuran butir tanah yang diayak menggunakan ayakan 100 dan 200 mesh serta mengetahui pengaruh kadar air dan ukuran butir tanah terhadap hasil analisa kadar nikel. Metode penelitian yang digunakan untuk pengujian kadar air yaitu water content dan ukuran butir menggunakan ayakan 100 dan 200 mesh, serta analisis kadar menggunakan XL2 XRF NITON ANALYZER untuk mengetahui kadar Ni.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin kering sampel dan semakin halus ukuran butir (ayakan 200 mesh) maka kadar nikelnya lebih tinggi jika dibandingkan sampel basah dan sampel yang diayak menggunakan ayakan 100 mesh, adapun kadar rata-rata nikel sampel kering yaitu 1,45%, sampel basah 0,73%, sedangkan kadar rata-rata nikel ayakan 200 mesh 1,56%, dan ayakan 100 mesh1,47%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-02-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/article/view/619</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.54297/minetech-journal.v3i3.619</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Mining Science And Technology Journal; Vol 3 No 3 (2024): Mining Science and Technology Journal; 214 - 219</dc:source>
	<dc:source>2962-4339</dc:source>
	<dc:source>10.54297/minetech-journal.v3i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/article/view/619/569</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Ulil Amri Dani, Nurfasiha Nurfasiha, Arif Arif</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>