Open access Jurnal
Analisis Kestabilan Lereng Pit Penambangan Pit Ulusawa PT. Gerbang Multi Sejahtera Kecamatan Laonti Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara
Mining Science and Technology Journal · Vol. 3 No. 2 (2024) · pp. 90–95
- ISSN
- 2962-4339
- Published
- 2024-08-29
- Publisher
- Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara
- Language
- eng
Abstract
Kegiatan penggalian dalam proses penambangan dilakukan untuk mendapatkan material bernilai ekonomis yang terdapat di bawah permukaan bumi. Proses ini berdampak terhadap perubahan geometri lereng alami yang akan mempengaruhi distribusi tegangan pada lereng dan dapat mengakibatkan keruntuhan lereng. PT. Gerbang Multi Sejahtera (GMS) sebagai salah satu perusahaan di bidang industri pertambangan nikel yang beroperasi di Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan yang dalam menjalankan aktivitas penambangannya menerapkan sistem tambang terbuka dengan metode open pit sehingga membentuk cekungan dengan dimensi geometri lereng tertentu. Dengan kondisi tersebut maka harus dilakukan analisis kestabilan lereng untuk mencegah terjadinya keruntuhan lereng. Penelitian ini dilakukan di Pit Ulusawa menggunakan data geometri lereng dan data hasil pengujian laboratorium yang telah ada berupa data kohesi, sudut geser dalam dan bobot isi tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai FK lereng pada Pit Ulusawa di PT. GMS dengan melakukan analisis kestabilan lereng menggunakan metode Bishop dengan permodelan numerik pada Software Slide V.6.0 dan analisis manual. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, lereng Pit Ulusawa PT. GMS termasuk dalam kondisi stabil (FK>1,3) dengan nilai FK lereng permodelan Software Slide V.6.0 untuk lereng tungggal dengan material limonit sebesar 3,969 dan saprolit sebesar 2.922 sedangkan FK pada perhitungan manual menggunakan Ms. Excel untuk lereng tunggal dengan material limonit sebesar 6.582 dan saprolit sebesar 4.169. Untuk FK lereng overall menggunakan permodelan Software Slide V.6.0 sebesar 1.870.
Collaboration network of the authors
25 authors · 62 co-authorship links · 3 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Sembilanbelas November Kolaka
- Universitas Halu Oleo
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| La Ode Dzakir | Universitas Sembilanbelas November Kolaka | 5 |
| Hasriyanti Hasriyanti | Universitas Sembilanbelas November Kolaka | 4 |
| Arif Arif | Universitas Sembilanbelas November Kolaka | 4 |
| Rina Rembah | Universitas Sembilanbelas November Kolaka | 2 |
| Rizki Kumalasari | Universitas Sembilanbelas November Kolaka | 2 |
| Elma Finata | Universitas Sembilanbelas November Kolaka | 2 |
| Fathur Rahman Rustan | Universitas Sembilanbelas November Kolaka | 2 |
| Muhammad Ilham Kadar | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Hasriyanti Hasriyanti | Universitas Sembilanbelas November Kolaka | 1 |
| Rina Astuti | Universitas Sembilanbelas November Kolaka | 1 |
| Ahmad Halir | Universitas Sembilanbelas November Kolaka | 1 |
| Marina Marina | Universitas Sembilanbelas November Kolaka | 1 |
| M. Ikhsan | Universitas Sembilanbelas November Kolaka | 1 |
| Zulfiqri Zulfiqri | Universitas Sembilanbelas November Kolaka | 1 |
| Erna Wati | Universitas Sembilanbelas November Kolaka | 1 |
| Dina Septina | Universitas Sembilanbelas November Kolaka | 1 |
| Ardian Andani | Universitas Sembilanbelas November Kolaka | 1 |
| afriansyah alfin | Universitas Sembilanbelas November Kolaka | 1 |
| Asrat Yantono | Universitas Sembilanbelas November Kolaka | 1 |
| Yaser Husain | Affiliation unknown | 1 |
| Gunawansyah Gunawansyah | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Syafar | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.