Estimasi Biaya Penambangan Bijih Nikel Laterit pada Pit Tahisi 1 PT. Sultra Sarana Bumi Desa Laronanga Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara
Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan biaya penambangan nikel laterit pada pit Tahisi 1 PT. Sultra Sarana Bumi. Untuk memaksimalkan kegiatan tersebut, maka diperlukan perencanaan biaya pengupasan lapisan penutup dan perolehan bijih agar mengetahui besarnya biaya selama proses penambangan. Data primer yang digunakan pada penelitian ini berupa waktu edar alat gali muat dan alat angkut berupa waktu penggalian bahan, pemuatan bahan, ayun mengisi, menumpah bahan, ayun Kembali kosong, serta waktu pengangkutan dan kembali kosong menggunakan analisis rimpull. Data sekunder yang digunakan yaitu peta lokasi penelitian, jumlah volume lapisan penutup dan bijih, data target produksi, kepadatan lapisan penutup dan bijih, data sewa alat, data biaya gaji, dan data biaya operasional alat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, dimana dalam peleksanaan penelitian ini didukung dengan pengumpulan data dan menganalisis data sebelum dilakukan penulisan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa perencanaan biaya yang baik serta kombinasai alat mekanis yang tepat dapat memperlancar aktivitas penambangan dan meminimalisir pengeluaran biaya. Total biaya yang digunakan untuk pengupasan overburden yaitu Rp 1.800.259.432 dan total biaya kegiatan ore getting yaitu Rp 7.724.373.984 menggunakan alat gali muat excavator Komatsu PC300 serta alat angkut dump truck Nisan CW260.
Collaboration network of the authors
20 authors ·
44 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas Halu Oleo
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.