Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Analisis Produktivitas Alat Bor Epiroc Power ROC T50 untuk mendukung Penambangan Bijih

Mining Science and Technology Journal · Vol. 4 No. 1 (2025) · pp. 1–12

DOI
10.54297/minetech-journal.v4i1.876
ISSN
2962-4339
Published
2025-05-18
Publisher
Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Kegiatan pengeboran tentunya perlu memperhatikan nilai produktivitas dari alat bor, agar dapat mengetahui apakah performa dari alat bor tersebut dinilai maksimal atau tidak. Masalah yang ditemukan pada penelitian ini yaitu alat bor tidak mampu mencapai target harian dalam pembuatan lubang bor untuk peledakan yang telah ditetapkan oleh PT X. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor apa yang mengakibatkan nilai produktivitas aktual di lapangan menurun sehingga nantinya dapat dilakukan usaha perbaikan untuk meningkatkan nilai efisiensi kerja alat bor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kuantitatif dengan menggunakan data-data aktual di lapangan, lalu dilakukan perhitungan dengan menggunakan rumus-rumus terkait sehingga dapat diketahui nilai produktivitas alat bor tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya kondisi aktual alat bor dalam keadaan baik dengan bukti pada nilai Physical Availability sebesar 94,44% dan Mechanical Availability 90,38%, namun rendah pada nilai Use of Availability sebesar 55,29% dan Effective Utilization 52,22%, hal tersebut menunjukkan bahwa alat bor sering menganggur pada saat waktu operasional berlangsung. Kemudian untuk nilai produktivitas aktual alat bor yang didapatkan sebesar 441,08 m3/jam dengan rata-rata produksi lubang bor yang dihasilkan tiap hari sebanyak 41 lubang, sedangkan target dari perusahaan yaitu sebanyak 60 lubang. Setelah dilakukan perbaikan didapatkan kenaikan terhadap nilai efisiensi kerja alat bor yaitu Physical Availability sebesar 94,44%, Mechanical Availability menjadi 92,82%, Use of Availability sebesar 76,08%, dan Effective Utilization menjadi 71,85%. Tentunya nilai produktivitas alat bor juga mengalami kenaikan menjadi 624,96 m3/jam dan jumlah perkiraan lubang yang didapat kurang lebih antara 59-85 lubang perharinya.

Collaboration network of the authors

20 authors · 38 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Jember
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Transna Putra UripAffiliation unknown3
Vivi HastutiAffiliation unknown1
Mardiana NapirahAffiliation unknown1
La Onu La OlaAffiliation unknown1
Sjamsu Alam LawelleAffiliation unknown1
Yundy HafizriandaAffiliation unknown1
Sarlota RatangAffiliation unknown1
Hans KaiwayAffiliation unknown1
Ida Ayu Purba RianiAffiliation unknown1
Amilien SemborAffiliation unknown1
Mesak IekAffiliation unknown1
Andrew Philips SiagianAffiliation unknown1
Alfian Saning TonapaAffiliation unknown1
Marsi Adi PurwadiAffiliation unknown1
Jasmiati JasmiatiAffiliation unknown1
Lilis FatmawatiAffiliation unknown1
Yuanita SyaifulAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Produktivitas Alat Bor Epiroc Power ROC T50 untuk mendukung Penambangan Bijih</dc:title>
	<dc:creator>Yahya, Ilham</dc:creator>
	<dc:creator>Aminah, Siti</dc:creator>
	<dc:creator>Suparno, Fanteri Aji Dharma</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kegiatan pengeboran tentunya perlu memperhatikan nilai produktivitas dari alat bor, agar dapat mengetahui apakah performa dari alat bor tersebut dinilai maksimal atau tidak. Masalah yang ditemukan pada penelitian ini yaitu alat bor tidak mampu mencapai target harian dalam pembuatan lubang bor untuk peledakan yang telah ditetapkan oleh PT X. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor apa yang mengakibatkan nilai produktivitas aktual di lapangan menurun sehingga nantinya dapat dilakukan usaha perbaikan untuk meningkatkan nilai efisiensi kerja alat bor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kuantitatif dengan menggunakan data-data aktual di lapangan, lalu dilakukan perhitungan dengan menggunakan rumus-rumus terkait sehingga dapat diketahui nilai produktivitas alat bor tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya kondisi aktual alat bor&amp;nbsp; dalam keadaan baik dengan bukti pada nilai Physical Availability sebesar 94,44% dan Mechanical Availability 90,38%, namun rendah pada nilai Use of Availability sebesar 55,29% dan Effective Utilization 52,22%, hal tersebut menunjukkan bahwa alat bor sering menganggur pada saat waktu operasional berlangsung. Kemudian untuk nilai produktivitas aktual alat bor yang didapatkan sebesar 441,08 m3/jam dengan rata-rata produksi lubang bor yang dihasilkan tiap hari sebanyak 41 lubang, sedangkan target dari perusahaan yaitu sebanyak 60 lubang. Setelah dilakukan perbaikan didapatkan kenaikan terhadap nilai efisiensi kerja alat bor yaitu Physical Availability sebesar 94,44%, Mechanical Availability menjadi 92,82%, Use of Availability sebesar 76,08%, dan Effective Utilization menjadi 71,85%. Tentunya nilai produktivitas alat bor juga mengalami kenaikan menjadi 624,96 m3/jam dan jumlah perkiraan lubang yang didapat kurang lebih antara 59-85 lubang perharinya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-05-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/article/view/876</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.54297/minetech-journal.v4i1.876</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Mining Science And Technology Journal; Vol 4 No 1 (2025): Mining Science and Technology Journal; 1-12</dc:source>
	<dc:source>2962-4339</dc:source>
	<dc:source>10.54297/minetech-journal.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/article/view/876/770</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Ilham Yahya, Siti Aminah, Fanteri Aji Dharma Suparno</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>