Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Studi Teknis Kegiatan Pengeboran Nikel Laterit pada PT Rista Anugerah Resources di Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara

Mining Science and Technology Journal · Vol. 4 No. 1 (2025) · pp. 47–55

DOI
10.54297/minetech-journal.v4i1.933
ISSN
2962-4339
Published
2025-05-18
Publisher
Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki sumber daya alam yang melimpah, salah satunya adalah bijih nikel. Pembentukan nikel laterit dimulai dengan proses pelapukan batuan ultrabasa, khususnya batuan harzburgit. Dalam Penelitian ini berfokus pada tahapan pengeboran eksplorasi nikel laterit di PT. Rista Anugerah Resources, yang terletak di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami tahapan pengeboran, kecepatan, efektivitas dan produktivitas yang dicapai selama proses kegiatan eksplorasi pengeboran. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif, yang melibatkan observasi dan pengumpulan data dari lima titik pengeboran (G33013, G33014, G33015, G33113, dan G33114) serta melakukan analisis hasil perhitungan produktivitas pengeboran. Data yang dikumpulkan meliputi waktu pengeboran, kedalaman pengeboran dan waktu standby. Proses pengeboran melibatkan beberapa tahapan teknis yang meliputi; penentuan titik pengeboran, pemindahan peralatan, pengeboran, penempatan core dalam core box, deskripsi sampel, pemindahan sampel ke kantong, dan pemasangan patok. Hasil penelitian dari 5 titik bor menunjukkan kecepatan pengeboran rata-rata 3,630 m/jam, efektivitas 69,40%, dan produktivitas 2,481 m/jam di seluruh titik pengeboran. Temuan tersebut menyoroti dampak kondisi tanah dan keterampilan operator terhadap kinerja pengeboran, dengan variasi kecepatan dan efektivitas yang diamati di antara lokasi pengeboran yang berbeda.

Collaboration network of the authors

30 authors · 83 co-authorship links · 6 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nurfasiha NurfasihaUniversitas Sembilanbelas November Kolaka5
Syahrul SyahrulUniversitas Sembilanbelas November Kolaka3
Hasriyanti HasriyantiUniversitas Sembilanbelas November Kolaka3
Arif ArifUniversitas Sembilanbelas November Kolaka3
Hasriyanti HasriyantiUniversitas Sembilanbelas November Kolaka2
Sahrul Poalahi SaluUniversitas Sembilanbelas November Kolaka2
Isramyano YatjongUniversitas Sembilanbelas November Kolaka2
Ratte PalumeanUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
La DodiAffiliation unknown1
Muhammad Ilham KadarUniversitas Halu Oleo1
La Ode DzakirUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
La Ode HamsirUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Syahrul SyahrulUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Nur SyamsiahUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Rio Irhan Mais Cendra JayaUniversitas Halu Oleo1
Wahyu CandraUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Aprilia ApriliaUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Muslimin MuliminAffiliation unknown1
Amril AsliadiUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Wahyuddin BaharUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Asrat YantonoUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Elma FinataUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Syajruddin SyajruddinAffiliation unknown1
Moh. MahjumUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Lilis LilisUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Isram Yano YatjongUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Ibnu MabruriUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Studi Teknis Kegiatan Pengeboran Nikel Laterit pada PT Rista Anugerah Resources di Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara</dc:title>
	<dc:creator>Rizkal, Rizkal</dc:creator>
	<dc:creator>Kumalasari, Rizki</dc:creator>
	<dc:creator>Rembah, Rina</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki sumber daya alam yang melimpah, salah satunya adalah bijih nikel. Pembentukan nikel laterit dimulai dengan proses pelapukan batuan ultrabasa, khususnya batuan harzburgit. Dalam Penelitian ini berfokus pada tahapan pengeboran eksplorasi nikel laterit di PT. Rista Anugerah Resources, yang terletak di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami tahapan pengeboran, kecepatan, efektivitas dan produktivitas yang dicapai selama proses kegiatan eksplorasi pengeboran. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif, yang melibatkan observasi dan pengumpulan data dari lima titik pengeboran (G33013, G33014, G33015, G33113, dan G33114) serta melakukan analisis hasil perhitungan produktivitas pengeboran. Data yang dikumpulkan meliputi waktu pengeboran, kedalaman pengeboran dan waktu standby. Proses pengeboran melibatkan beberapa tahapan teknis yang meliputi; penentuan titik pengeboran, pemindahan peralatan, pengeboran, penempatan core dalam core box, deskripsi sampel, pemindahan sampel ke kantong, dan pemasangan patok. Hasil penelitian dari 5 titik bor menunjukkan kecepatan pengeboran rata-rata 3,630 m/jam, efektivitas 69,40%, dan produktivitas 2,481 m/jam di seluruh titik pengeboran. Temuan tersebut menyoroti dampak kondisi tanah dan keterampilan operator terhadap kinerja pengeboran, dengan variasi kecepatan dan efektivitas yang diamati di antara lokasi pengeboran yang berbeda.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-05-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/article/view/933</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.54297/minetech-journal.v4i1.933</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Mining Science And Technology Journal; Vol 4 No 1 (2025): Mining Science and Technology Journal; 47-55</dc:source>
	<dc:source>2962-4339</dc:source>
	<dc:source>10.54297/minetech-journal.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/article/view/933/776</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Rizkal Rizkal, Rizki Kumalasari, Rina Rembah</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>