Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 5

Audit Keselamatan Jalan Untuk Penanganan Kawasan Rawan Kecelakaan Lalu Lintas Di Ruas Jalan Poros Kolaka-Tanggetada

Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ) · Vol. 4 No. 2 (2023) · pp. 91–100

DOI
10.54297/sciej.v4i2.518
ISSN
2716-1714
Published
2023-10-25
Publisher
Universitas Sulawesi Tenggara
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Kota Kolaka merupakan salah satu kota yang berkembang di Sulawesi Tenggara, apalagi dengan melihat semakin berkembangnya pembangunan infrastruktur jalan. Kecelakaan lalu lintas sebagian besar disebabkan oleh beberapa faktor. Pada Jalan Poros Kolaka – Tanggetada ada beberapa titik yang telah di tetapkan rawan kecelakaan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Kolaka bahkan telah menjadi Black Spot karena kasus kecelakaan yang sering terjadi. RSA (Road Safety Audit) adalah salah satu cara yang tepat untuk pemeriksaan tahap oprasional jalan. Penelitian ini merupakan penelitian Survey langsung dilapangan, dengan menggunakan metode daftar Cheklist yang bersumber dari Departemen Pekerjaan Umum tentang audit keselamatan jalan untuk mengetahui kondisi permukaan jalan dan kondisi fasilitas jalan (rambu dan marka jalan) pada Kawasan Rawan Kecelakaan lalu lintas di ruas jalan Kolaka-Tanggetada. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat lebih dari satu kerusakan, penyempitan badan jalan dibeberapa titik, bahu jalan yang mengalami penurunan dan pada ruas-ruas tertentu juga di temukan tidak adanya rambu yang seharusnya ada, dan penyebab kecelakaan yang sering terjadi di Kawasan Hutan Lindung KM 199 – KM 201 kecamatan Tanggetada yang menjadi tingkat yang paling tinggi. Adapun faktor-faktor yang berpengaruh yaitu faktor manusia sebanyak 60 %, itu dikarenakan oleh kelalaian pengguna atau pengemudi, selain itu juga ada faktor kendaraan mencapai 15 %, dan faktor lingkungan mencapai 25 % yang menjadi sebab kecelakaan Selama tahun 2017-2022 kecelakaan terjadi pada Jalan Poros Kolaka - Tanggetada 201 yaitu 30 (kali), dengan jumlah korban 33 orang (Meninggal dunia 8 orang, luka berat 11 orang, luka ringan 14 orang), serta kerugian material Rp. 504.000.000,00

Collaboration network of the authors

15 authors · 39 co-authorship links · 2 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Universitas Halu Oleo
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhammad Buttomi MasgodeUniversitas Sembilanbelas November Kolaka2
Fathur Rahman RustanUniversitas Sembilanbelas November Kolaka2
Arman HidayatUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Asep SetiawanUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Mansyur MansyurUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Bagus Eko PrasetyoUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
La Ode DzakirUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Heri SantosoUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Muh. ArdiansyahUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Yuyun AnggrainiUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Rahman HasimaUniversitas Halu Oleo1
Isnayanti IsnayantiUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/scej/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Audit Keselamatan Jalan Untuk Penanganan Kawasan Rawan Kecelakaan Lalu Lintas Di Ruas Jalan Poros Kolaka-Tanggetada</dc:title>
	<dc:creator>Puspaningtyas, Retno</dc:creator>
	<dc:creator>Laode, Al Tafakur</dc:creator>
	<dc:creator>Ilham, Ilham</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kota Kolaka merupakan salah satu kota yang berkembang di Sulawesi Tenggara, apalagi dengan melihat semakin berkembangnya pembangunan infrastruktur jalan. Kecelakaan lalu lintas sebagian besar disebabkan oleh beberapa faktor. Pada Jalan Poros Kolaka – Tanggetada ada beberapa titik yang telah di tetapkan rawan kecelakaan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Kolaka bahkan telah menjadi Black Spot karena kasus kecelakaan yang sering terjadi. RSA (Road Safety Audit) adalah salah satu cara yang tepat untuk pemeriksaan tahap oprasional jalan.
Penelitian ini merupakan penelitian Survey langsung dilapangan, dengan menggunakan metode daftar Cheklist yang bersumber dari Departemen Pekerjaan Umum tentang audit keselamatan jalan untuk mengetahui kondisi permukaan &amp;nbsp;jalan dan kondisi fasilitas jalan (rambu dan marka jalan) pada Kawasan Rawan Kecelakaan lalu lintas di ruas jalan Kolaka-Tanggetada.
Hasil penelitian ini menunjukan terdapat lebih dari satu kerusakan, penyempitan badan jalan dibeberapa titik, bahu &amp;nbsp;jalan yang mengalami penurunan dan pada ruas-ruas tertentu juga di temukan tidak adanya rambu yang seharusnya ada, dan penyebab kecelakaan yang sering terjadi di Kawasan Hutan Lindung&amp;nbsp;&amp;nbsp; KM 199 – KM 201 kecamatan Tanggetada yang menjadi tingkat yang paling tinggi. Adapun faktor-faktor yang berpengaruh yaitu faktor manusia sebanyak 60 %, itu dikarenakan oleh kelalaian pengguna atau pengemudi, selain itu juga ada faktor kendaraan mencapai 15 %, dan faktor lingkungan mencapai 25 % yang menjadi sebab kecelakaan Selama tahun 2017-2022 kecelakaan terjadi pada Jalan Poros Kolaka - Tanggetada 201 yaitu 30 (kali), dengan jumlah korban 33 orang (Meninggal dunia 8 orang, luka berat 11 orang, luka ringan 14 orang), serta kerugian material Rp. 504.000.000,00</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Sulawesi Tenggara</dc:publisher>
	<dc:date>2023-10-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/scej/article/view/518</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.54297/sciej.v4i2.518</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ); Vol 4 No 2 (2023): Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ); 91-100</dc:source>
	<dc:source>2716-1714</dc:source>
	<dc:source>10.54297/sciej.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/scej/article/view/518/309</dc:relation>
	<dc:relation>10.54297/sciej.v4i2.518.g309</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Retno Puspaningtyas, Al Tafakur Laode, Ilham Ilham</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>