Sebagai pedoman utama kehidupan ummat muslim Al Quran adalah kitab suci yang sesungguhnya merupakan lautan hikmah dan pelajaran yang tak terkira tepi dan dasarnya. Islam dan dunia seni bagaikan sebuah mata uang yang memiliki dua sisi. Islam tanpa seni dan seni tanpa Islam tidak akan mencapai kesempurnaan. Bagaimana pendidikan seni menurut alquran dan haditst, menjadi fokus masalah dalam penelitian ini. Penelitian ini termasuk jenis penelitian studi literatur dengan mencari referensi teori yang relefan dengan permasalahan yang dibahas. Kemampuan berseni merupakan salah satu perbedaan manusia dengan makhluk lain. Jika demikian. Islam pasti mendukung kesenian selama penampilan lahirnya mendukung fitrah manusia yang suci itu, sebagaimana seni ditemukan oleh jiwa manusia di dalam Islam. Seni yang sesungguhnya adalah sesuatu yang agung dan mengandung nilai-nilai universal dan lebih cenderung mendekatkan diri kepada Tuhan. Seni yang agung tidak pernah lekang dimakan usia. Seni yang agung selalu aktual bersama pengagumnya. Al Quran dan haditst tidak mengecam seni, melainkan mengecam sikap manusia terhadap musik, patung, gambar dan seni lainnya.
Collaboration network of the authors
3 authors ·
2 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
1
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.