Lingkungan pembelajaran bukan sekedar melihat aspeng fisik atau ruang saja tetapi juga aspek sosial dan psikologi. Literatur budaya gayo yang merupakan mata kuliah wajib di IAIN Takengon sebagai bagian dari etnopedagogi, penting untuk memperhatikan lingkungan pembelajarannya agar tujuannya tercapai. Dikarenakan yang mengikuti perkuliahan bukan hanya dari etnis Gayo tetapi juga ada etnis yang lainnya, untuk itu diperlukan penilaian terkait lingkungan pembelajaran etnopedagogi literatur budaya gayo. Agar tercapai diperlukan instrumen untuk mengukurnya yang didalamnya terdapat dimensi agar dapat dikembangkan pada instrumen yang utuh. Penelitian ini menggunakan metodologi systematic literature riview (SLR) dengan menganalisis isi artikel yang sesuai dengan kata kunci yang diinginkan dari hasil penelitian-penelitian sebelumnya. Didapatkan 13 dimensi pada instrumen lingkungan pembelajaran literatur budaya gayo yaitu membantu/ramah, memahami, menghormati pendapat orang lain, kebebasan siswa, penghormatan keberagaman, keterlibatan siswa, penguatan identitas, pembelajaran kontektual, otoritas guru, integrasi budaya lokal, sumang dan mukemel.
Collaboration network of the authors
8 authors ·
9 co-authorship links
· 2 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
State University of Jakarta
Universitas Halu Oleo
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.