Pendidikan Sejarah menjadi mata pelajaran untuk mengingat berbagai peristiwa penting di masa lampau yang dapat dijadikan pelajaran bagi kehidupan terutama berkaitan dengan kebangsaan. Pada era industri 4.0, pendidikan sejarah pun dituntut untuk lebih terbuka terhadap kehadiran teknologi dan digitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap tantangan dan peluang pendidikan sejarah pada era 4.0. Metode penelitian yang dilakukan yaitu penelitian berjenis kualitatif deskriptif dengan teknik studi literatur. Hasil temuan menunjukkan bahwa terdapat tantangan dalam pendidikan sejarah di era 4.0 yaitu 1) kurangnya kemampuan guru pendidikan sejarah dalam mengadopsi teknologi digital, (2) kurangnya data yang relevan dan berkualitas dalam pembelajaran sejarah dengan menerapkan teknologi, (3) merebaknya informasi hoaks yang berpotensi memicu pemahaman sejarah yang salah. Peluang pendidikan sejarah yaitu (1) peningkatan efisiensi pembelajaran, (2) peningkatan interaksi dan akses siswa terhadap materi ajar sejarah, serta (3) peningkatan pemahaman siswa terhadap materi konteks sejarah. Dengan peluang dan tantangan yang dihadapi secara beriringan tersebut, pelaksanaan pendidikan sejarah harus direncanakan secara bijak agar dapat menghadapi tantangan yang muncul dan mengoptimalkan peluang yang ada.
Collaboration network of the authors
6 authors ·
7 co-authorship links
· 3 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
State University of Makassar
Universitas Muhammadiyah Malang
Universitas Halu Oleo
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.