Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 5

Perkembangan Pemikiran Pendidikan Islam dari Era Klasik Hingga Era Kontemporer

Sulawesi Tenggara Educational Journal (SEDUJ) · Vol. 5 No. 1 (2025) · pp. 408–415

DOI
10.54297/seduj.v5i1.1197
ISSN
2807-7474, 2807-7458
Published
2025-05-30
Publisher
Universitas Sulawesi Tenggara
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Pendidikan Islam merupakan pilar penting dalam membentuk kepribadian dan peradaban umat Islam sejak masa Rasulullah hingga era kontemporer saat ini. Studi ini bertujuan untuk menelaah perkembangan pemikiran pendidikan Islam dari era klasik, pertengahan, modern, hingga kontemporer melalui pendekatan studi literatur. Era klasik ditandai dengan pemikiran para ulama seperti Al-Ghazali dan Ibnu Sina yang menekankan harmonisasi antara ilmu agama dan rasionalitas. Pada era pertengahan, pemikiran pendidikan lebih terfokus pada institusionalisasi pendidikan dengan munculnya madrasah dan kurikulum formal. Sementara pada era modern, terjadi transformasi pemikiran akibat pengaruh kolonialisme dan kebangkitan dunia Islam, dengan tokoh seperti Muhammad Abduh dan Syed Naquib al-Attas. Di era kontemporer, pendidikan Islam menghadapi tantangan globalisasi, digitalisasi, serta isu-isu relevansi dan integrasi nilai-nilai Islam dalam konteks masyarakat modern. Hasil studi menunjukkan bahwa pemikiran pendidikan Islam terus mengalami evolusi dengan mempertahankan nilai-nilai dasar Islam sembari beradaptasi dengan tantangan zaman. Implikasi dari studi ini adalah perlunya perumusan kurikulum dan strategi pembelajaran yang kontekstual dan transformatif agar pendidikan Islam tetap relevan dan solutif terhadap permasalahan zaman. Kajian ini juga mendorong pengembangan pemikiran kritis dan inovatif dalam pendidikan Islam berbasis nilai-nilai tauhid, kemanusiaan, dan keadilan.

Collaboration network of the authors

3 authors · 3 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/seduj/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perkembangan Pemikiran Pendidikan Islam dari Era Klasik Hingga Era Kontemporer</dc:title>
	<dc:creator>Lupiah, Konita</dc:creator>
	<dc:creator>Ali, Siti Nurhayati</dc:creator>
	<dc:creator>Sugiharto, Sugeng</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pendidikan Islam merupakan pilar penting dalam membentuk kepribadian dan peradaban umat Islam sejak masa Rasulullah hingga era kontemporer saat ini. Studi ini bertujuan untuk menelaah perkembangan pemikiran pendidikan Islam dari era klasik, pertengahan, modern, hingga kontemporer melalui pendekatan studi literatur. Era klasik ditandai dengan pemikiran para ulama seperti Al-Ghazali dan Ibnu Sina yang menekankan harmonisasi antara ilmu agama dan rasionalitas. Pada era pertengahan, pemikiran pendidikan lebih terfokus pada institusionalisasi pendidikan dengan munculnya madrasah dan kurikulum formal. Sementara pada era modern, terjadi transformasi pemikiran akibat pengaruh kolonialisme dan kebangkitan dunia Islam, dengan tokoh seperti Muhammad Abduh dan Syed Naquib al-Attas. Di era kontemporer, pendidikan Islam menghadapi tantangan globalisasi, digitalisasi, serta isu-isu relevansi dan integrasi nilai-nilai Islam dalam konteks masyarakat modern. Hasil studi menunjukkan bahwa pemikiran pendidikan Islam terus mengalami evolusi dengan mempertahankan nilai-nilai dasar Islam sembari beradaptasi dengan tantangan zaman. Implikasi dari studi ini adalah perlunya perumusan kurikulum dan strategi pembelajaran yang kontekstual dan transformatif agar pendidikan Islam tetap relevan dan solutif terhadap permasalahan zaman. Kajian ini juga mendorong pengembangan pemikiran kritis dan inovatif dalam pendidikan Islam berbasis nilai-nilai tauhid, kemanusiaan, dan keadilan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Sulawesi Tenggara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-05-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/seduj/article/view/1197</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.54297/seduj.v5i1.1197</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Sulawesi Tenggara Educational Journal; Vol 5 No 1: April (2025); 408 -415</dc:source>
	<dc:source>2807-7474</dc:source>
	<dc:source>2807-7458</dc:source>
	<dc:source>10.54297/seduj.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/seduj/article/view/1197/843</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Konita Lupiah, Siti Nurhayati Ali, Sugeng Sugiharto</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>