Peningkatan Kompetensi Guru TK melalui Penggunaan Media Ajar PITARIA (Pintu Lestari Indonesia) untuk Internalisasi Budaya Daerah di Kabupaten Tanggamus
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Tanggamus dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif serta memperkenalkan budaya daerah melalui media pembelajaran yang menarik bagi peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan pendekatan pelatihan dan implementasi lapangan. Kegiatan penelitian meliputi tiga tahap utama, yaitu (1) sosialisasi mengenai media pembelajaran inovatif oleh dosen Universitas Aisyah Pringsewu, (2) pelatihan pembuatan media pembelajaran Pintu Lestari Indonesia (PITARIA) menggunakan bahan sederhana, dan (3) uji coba penerapan media PITARIA di kelas untuk menilai respons dan minat siswa terhadap pembelajaran budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini meningkatkan pemahaman guru terhadap konsep media pembelajaran inovatif serta keterampilan dalam merancang media kreatif. Selain itu, penggunaan media PITARIA terbukti dapat meningkatkan ketertarikan siswa terhadap pembelajaran budaya daerah. Kendala utama penelitian ini adalah keberlanjutan program yang masih bergantung pada dukungan lanjutan dari lembaga terkait. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kompetensi guru serta penguatan pendidikan berbasis budaya daerah di tingkat pendidikan anak usia dini.
Collaboration network of the authors
8 authors ·
16 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas Nahdlatul Ulama Lampung
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.