Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Karakteristik tekanan aliran yang melewati belokan pipa vertikal pada arah radial dan tangensial

Sultra Journal of Mechanical Engineering · Vol. 1 No. 1 (2022) · pp. 25–32

DOI
10.54297/sjme.v1i1.306
ISSN
2963-8879, 2963-7627
Published
2022-10-31
Publisher
Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Pipa merupakan saluran tertutup yang biasanya berpenampang lingkaran dan digunakan untuk mengalirkan fluida dengan tampang aliran penuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya tekanan pada belokan pipa. Model pipa yang diteliti adalah pipa transparan dengan diameter pipa 3,81 cm jari-jari belokan 50 cm. pengukuran tekanan dilakukan pada jarak radial 20°, 30°, 55°, 80°, 90°, 100°, 125°, 150°, 160°. tiap-tiap titik, dengan tiap-tiap titik memiliki sudut sebagai berikut: Titik A (20°), titik B (30°), titik C (55°), titik D (80°), titik E (90°), titik F (100°), titik G (125°), titik H (150°), titik I (160°). Kurva penurunan tekanan pada belokan pipa dapat diketahui dengan memvariasikan debit aliran sebesar 6,54.10-4 sampai 9,40.10-4 m3/s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan akan semakin kecil pada jarak pengukuran radial semakin besar. Sedangkan hasil pengukuran tekanan secara tangensial akan turun hingga maksimum dan kemudian meningkat setelah daerah separasi aliran. Besarnya distribusi tekanan (pressure distribution) pada belokan pipa tegak secara tangensial sangat besar dimana tekanan terbesar terjadi pada sudut belokan 20° dan berangsur-angsur mengalami penurunan dari sudut 30⁰ sampai 160°. Besarnya tekanan aliran pada arah radial sepanjang belokan kecenderungan turun dengan meningkatnya debit aliran. Tekanan pada arah tangensial dengan setiap titik radial belokan pipa kecenderungan turun sampai titik tangensial 180o kemudian meningkat sampai titik tangensial 270o.

Collaboration network of the authors

34 authors · 77 co-authorship links · 6 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Universitas Muslim Indonesia
  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muntu AbdullahAffiliation unknown3
Intihanah IntihanahAffiliation unknown2
Hasbudin HasbudinAffiliation unknown2
Rustam EfendiUniversitas Sulawesi Tenggara1
Welly Liku PadangUniversitas Sulawesi Tenggara1
Mulhin AriesUniversitas Sulawesi Tenggara1
Herlina HerlinaUniversitas Sulawesi Tenggara1
Muh. NakkirAffiliation unknown1
Masruhi MasruhiAffiliation unknown1
Handrawan HandrawanUniversitas Halu Oleo1
Oheo K. HarisAffiliation unknown1
Andi Basru WawoAffiliation unknown1
Sulvariany TamburakaAffiliation unknown1
Sitti NurnaluriAffiliation unknown1
Eva HerikUniversitas Halu Oleo1
Nani Restati SiregarAffiliation unknown1
Irda Zulhijayanti SyahrirAffiliation unknown1
Mulyati AkibAffiliation unknown1
Sri Febriyanti ZakinahAffiliation unknown1
Ch. RimporokAffiliation unknown1
Andi Trisno MAffiliation unknown1
Arifuddin Mas'udAffiliation unknown1
Muhammad RidwanAffiliation unknown1
Sri OktavianiAffiliation unknown1
Sutriana BasriAffiliation unknown1
Alfia AlfiaAffiliation unknown1
Rudin SubhanAffiliation unknown1
Nur Afni FaradhilaAffiliation unknown1
Suhartini SuhartiniAffiliation unknown1
La Ode AntoAffiliation unknown1
Andi ZulkifliAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/sjme/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Karakteristik tekanan aliran yang melewati belokan pipa vertikal pada arah radial dan tangensial</dc:title>
	<dc:creator>Safaruddin, Safaruddin</dc:creator>
	<dc:creator>Mahmuddin, Mahmuddin</dc:creator>
	<dc:creator>Tando, Arjal</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pipa merupakan saluran tertutup yang biasanya berpenampang lingkaran dan digunakan untuk mengalirkan fluida dengan tampang aliran penuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya tekanan pada belokan pipa. Model pipa yang diteliti adalah pipa transparan dengan diameter pipa 3,81 cm jari-jari belokan 50 cm. pengukuran tekanan dilakukan pada jarak radial 20°, 30°, 55°, 80°, 90°, 100°, 125°, 150°, 160°. tiap-tiap titik, dengan tiap-tiap titik memiliki sudut sebagai berikut :&amp;nbsp; Titik A (20°), titik B (30°), titik C (55°), titik D (80°), titik E (90°), titik F (100°), titik G (125°), titik H (150°), titik I (160°). Kurva penurunan tekanan pada belokan pipa dapat diketahui dengan memvariasikan debit aliran sebesar 6,54.10-4 sampai 9,40.10-4 m3/s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan akan semakin kecil pada jarak pengukuran radial semakin besar. Sedangkan hasil pengukuran tekanan secara tangensial akan turun hingga maksimum dan kemudian meningkat setelah daerah separasi aliran. Besarnya distribusi tekanan (pressure distribution) pada belokan pipa tegak secara tangensial sangat besar dimana tekanan terbesar terjadi pada sudut belokan 20° dan berangsur-angsur mengalami penurunan dari sudut 30⁰ sampai 160°. Besarnya tekanan aliran pada arah radial sepanjang belokan kecenderungan turun dengan meningkatnya debit aliran. Tekanan pada arah tangensial dengan setiap titik radial belokan pipa kecenderungan turun sampai&amp;nbsp; titik tangensial 180o kemudian meningkat sampai titik tangensial 270o.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara</dc:publisher>
	<dc:date>2022-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/sjme/article/view/306</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.54297/sjme.v1i1.306</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Sultra Journal of Mechanical Engineering; Vol 1 No 1 (2022): Sultra Journal of Mechanical Engineering; 25-32</dc:source>
	<dc:source>2963-8879</dc:source>
	<dc:source>2963-7627</dc:source>
	<dc:source>10.54297/sjme.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/sjme/article/view/306/188</dc:relation>
	<dc:relation>10.54297/sjme.v1i1.306.g188</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Safaruddin, Mahmuddin, Arjal Tando</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>