Madu merupakan salah satu sumber daya alam yang berasal dari hewan lebah dan memiliki berbagai manfaat bagi manusia. Di Indonesia, lebah penghasil madu yang sering dibudidayakan adalah jenis lebah Trigonasp atau biasa dikenal sebagai lebah tanpa sengat dikarenakan memudahkan petani dalam proses pemanenan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan rancang bangun alat pemanen madu lebah tanpa sengat (Trigonasp) menggunakan pompa elektrik. Prosedur penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan desain alat pemanen madu lebah tanpa sengat menggunakan software Solid Works 2017. Selanjutnya dilakukan pengujian fungsional dan struktural alat menggunakan tiga jenis madu diantaranya madu kuning, madu hitam, madu Apis dorsata, dan air menggunakan mesin pompa air elektrik dan wadah hasil panen tipe saring dengan sistem sedotan pada kantong tempat tersimpannya madu lebah tanpa sengat dengan membandingkannya dengan tipe pemanenan konvensional menggunakan suntikan serta menghitung perbandingan kinerja alat pemanen konvensional dan alat pemanen madu lebah tanpa sengat. Parameter pada penelitian ini meliputi karakteristik viskositas, analisa teknik, dan analisis kesesuaian desain. Hasil dari penelitian didapat bahwa nilai viskositas terkecil terdapat pada madu kuning yaitu 198.8 cP dan terbesar pada madu hitam yaitu 253.4 cP. Nilai debit aliran paling besar terdapat pada alat pemanen pompa elektrik untuk madu kuning sebesar 4.16 liter/jam, kecepatan aliran terbesar didapat pada konvensional untuk madu kuning yaitu 26.035 cm/detik dan kapasitas kerja paling besar untuk madu didapat pada jenis madu kuning pada pompa elektrik dengan nilai sebesar 4.17 liter/jam.
Collaboration network of the authors
8 authors ·
18 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas Syiah Kuala
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.