Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Kalibrasi dan validasi instrument ukur fertigasi tipe Nido One V2

Sultra Journal of Mechanical Engineering · Vol. 3 No. 2 (2024) · pp. 81–88

DOI
10.54297/sjme.v3i2.738
ISSN
2963-8879, 2963-7627
Published
2024-12-14
Publisher
Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Indonesia mengalami kemajuan pertanian modern berkat penerapan inovasi dan teknologi canggih untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. IoT memainkan peran penting dalam pertanian kontemporer karena memungkinkan pemantauan dan pengelolaan sumber daya dalam waktu nyata. Sejak 2019, Nido One V2 adalah salah satu teknologi hasil inovasi Italia yang berfokus pada teknologi pertanian, tetapi masih terjadi error pada pembacaan saat digunakan. Karena itu, kalibrasi dan validasi instrumen ukur Nido One V2 sangat penting untuk meningkatkan ketepatan dan ketelitian pembacaan. Pengujian fungsi, kalibrasi, dan validasi digunakan. Analisis regresi digunakan untuk menentukan ketepatan dan ketelitian data. Variasi konsentrasi larutan disebabkan oleh campuran air dan campuran nutrisi AB yang berbeda. Hasil kalibrasi dan validasi instrumen Nido One V2 menunjukkan bahwa sensor pH memiliki fungsi kalibrasi Y = 1.0139X – 0.0173 dengan R2 0.9869 dan sensor EC memiliki fungsi kalibrasi Y = 1.18312x + 0.09647 dengan R2 0.98528. Dengan ketelitian dan ketepatan lebih dari 96%, fungsi kalibrasi dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan instrumen ukur tersebut.

Collaboration network of the authors

21 authors · 62 co-authorship links · 15 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia
  • State University of Semarang
  • National Research and Innovation Agency
  • Sumatera Institute of Technology
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sa’ad Gayu SayutoPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia2
Mardison SuhilPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia2
Bagus PrasetiaPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia2
Pandu GunawanPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia2
Kemal MahfudPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia2
Muhammad Mugi AlfianPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia2
Adnan SaputraPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia2
Hibatul Haqqi FirdausyPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia2
Athoillah AzadiPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia1
Muhammad HafidzPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia1
Adi WirawanNational Research and Innovation Agency1
Narjisul UmmahPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia1
Dwi RahayuPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia1
Zunanik MufidahSumatera Institute of Technology1
Dzalika Maulidina Ananda PutriAffiliation unknown1
Muharfiza MuharfizaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/sjme/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kalibrasi dan validasi instrument ukur fertigasi tipe Nido One V2</dc:title>
	<dc:creator>Dewana, M Baldiansya</dc:creator>
	<dc:creator>Priyonggo, Budi</dc:creator>
	<dc:creator>Suliyanto, Heri</dc:creator>
	<dc:creator>Wulandari, Wiwin</dc:creator>
	<dc:creator>Aninditya, Mas Wisnu</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Indonesia mengalami kemajuan pertanian modern berkat penerapan inovasi dan teknologi canggih untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. IoT memainkan peran penting dalam pertanian kontemporer karena memungkinkan pemantauan dan pengelolaan sumber daya dalam waktu nyata. Sejak 2019, Nido One V2 adalah salah satu teknologi hasil inovasi Italia yang berfokus pada teknologi pertanian, tetapi masih terjadi error pada pembacaan saat digunakan. Karena itu, kalibrasi dan validasi instrumen ukur Nido One V2 sangat penting untuk meningkatkan ketepatan dan ketelitian pembacaan. Pengujian fungsi, kalibrasi, dan validasi digunakan. Analisis regresi digunakan untuk menentukan ketepatan dan ketelitian data. Variasi konsentrasi larutan disebabkan oleh campuran air dan campuran nutrisi AB yang berbeda. Hasil kalibrasi dan validasi instrumen Nido One V2 menunjukkan bahwa sensor pH memiliki fungsi kalibrasi Y = 1.0139X – 0.0173 dengan R2 0.9869 dan sensor EC memiliki fungsi kalibrasi Y = 1.18312x + 0.09647 dengan R2 0.98528. Dengan ketelitian dan ketepatan lebih dari 96%, fungsi kalibrasi dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan instrumen ukur tersebut.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara</dc:publisher>
	<dc:date>2024-12-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/sjme/article/view/738</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.54297/sjme.v3i2.738</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Sultra Journal of Mechanical Engineering; Vol 3 No 2 (2024): Sultra Journal of Mechanical Engineering; 81-88</dc:source>
	<dc:source>2963-8879</dc:source>
	<dc:source>2963-7627</dc:source>
	<dc:source>10.54297/sjme.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/sjme/article/view/738/510</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 M Baldiansya Dewana, Budi Priyonggo, Heri Suliyanto, Wiwin Wulandari, Mas Wisnu Aninditya</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>