Air merupakan kebutuhan pokok bagi seluruh manusia, termasuk untuk kegiatan pertanian seperti penyemaian benih padi dan pengairan sawah. Pada umumnya masyarakat masih mengandalkan pompa air listrik yang bersumber dari listrik PLN. Karena kondisi kelistrikan PLN yang tidak memungkinkan untuk menyuplai listrik di persawahan yang luas dan tersebar dibeberapa tempat yang berbeda. Sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan suatu alternatif dengan menggunakan energi surya. PATS (Pompa Air Tenaga Surya) dirancang untuk dapat mobile/ berpindah-pindah dari antar lahan sawahnya. Perancangan dan simulasi menggunakan bantuan aplikasi solidworks. Pengujian dilakukan di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Beberapa aspek yang diuji diantaranya pengujian daya, arus hingga hambatan yang diperoleh dari panel, baterai yang akan mendistribusikan tenaga ke pompa air. Nilai efisiensi pompa air tertinggi terdapat pada hari Selasa, 25 Juni 2024 dengan efisiensi didapat sebesar 97,2% pada posisi sudut panel 10°, nilai efisiensi pompa air terendah didapat pada hari Senin, 24 Juni 2024 dengan efisiensi yang didapat sebesar 81,8% pada posisi sudut panel 10°. Pada hasil pengujian ini bisa disimpulkan bahwa perbedaan nilai efisiensi dipengaruhi oleh perbedaan tenaga listrik pompa air dan baterai. Nilai debit air tertinggi didapat pada hari Rabu, 26 Juni 2024 dengan nilai debit air sebesar 0,000162????3/s dengan posisi sudut panel 10°. Nilai debit air terendah didapat pada hari Senin, 24 Juni 2024 dengan nilai debit air sebesar 0,000102????3/s dengan posisi sudut panel 10°.
Collaboration network of the authors
21 authors ·
62 co-authorship links
· 15 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia
National Research and Innovation Agency
Sumatera Institute of Technology
State University of Semarang
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.