Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Uji kinerja mesin pengurai sabut kelapa

Sultra Journal of Mechanical Engineering · Vol. 4 No. 1 (2025) · pp. 46–60

DOI
10.54297/sjme.v4i1.1253
ISSN
2963-8879, 2963-7627
Published
2025-08-05
Publisher
Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Sabut merupakan bagian selimut yang berupa serat kasar kelapa. Sabut kelapa dapat diolah menjadi serat sabut kelapa (cocofiber) dan serbuk sabuk kelapa (cocopeat) yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Pembuatan mesin pengurai sabut kelapa menjadi cocofiber dan cocopeat diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomis dari kelapa. Adapun tujuan dari pelaksanaan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui kapasitas produksi mesin pengurai sabut kelapa, efisiensi penyeratan sabut kelapa, dan melakukan analisis keseragaman panjang serat sabut. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif berupa uji verifikasi dan uji kinerja. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan hasil kapasitas produksi tertinggi yaitu pada perlakuan sabut basah sebesar 10,36 kg/jam. Mesin pengurai sabut kelapa ini lebih efisien jika menggunakan sabut basah. Sabut basah lebih mudah terurai dikarenakan kondisi sabut yang tidak keras. Berdasarkan hasil pengukuran keseragaman panjang serat sabut dengan panjang 10 cm, serat sabut basah memiliki ukuran yang lebih panjang dengan persentase sebesar 55,72%.

Collaboration network of the authors

15 authors · 41 co-authorship links · 4 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia
  • State University of Semarang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Budi PriyonggoPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia3
Sa’ad Gayu SayutoPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia1
Mardison SuhilPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia1
Bagus PrasetiaPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia1
Pandu GunawanPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia1
M Baldiansya DewanaPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia1
Heri SuliyantoPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia1
Wiwin WulandariState University of Semarang1
Kemal MahfudPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia1
Muhammad Mugi AlfianPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia1
Adnan SaputraPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia1
Hibatul Haqqi FirdausyPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/sjme/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Uji kinerja mesin pengurai sabut kelapa</dc:title>
	<dc:creator>Aninditya, Mas Wisnu</dc:creator>
	<dc:creator>Maulidina Ananda Putri, Dzalika</dc:creator>
	<dc:creator>Muharfiza, Muharfiza</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sabut merupakan bagian selimut yang berupa serat kasar kelapa. Sabut kelapa dapat diolah menjadi serat sabut kelapa (cocofiber) dan serbuk sabuk kelapa (cocopeat) yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Pembuatan mesin pengurai sabut kelapa menjadi cocofiber dan cocopeat diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomis dari kelapa. Adapun tujuan dari pelaksanaan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui kapasitas produksi mesin pengurai sabut kelapa, efisiensi penyeratan sabut kelapa, dan melakukan analisis keseragaman panjang serat sabut. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif berupa uji verifikasi dan uji kinerja. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan hasil kapasitas produksi tertinggi yaitu pada perlakuan sabut basah sebesar 10,36 kg/jam. Mesin pengurai sabut kelapa ini lebih efisien jika menggunakan sabut basah. Sabut basah lebih mudah terurai dikarenakan kondisi sabut yang tidak keras. Berdasarkan hasil pengukuran keseragaman panjang serat sabut dengan panjang 10 cm, serat sabut basah memiliki ukuran yang lebih panjang dengan persentase sebesar 55,72%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-08-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/sjme/article/view/1253</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.54297/sjme.v4i1.1253</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Sultra Journal of Mechanical Engineering; Vol 4 No 1 (2025): Sultra Journal of Mechanical Engineering; 46-60</dc:source>
	<dc:source>2963-8879</dc:source>
	<dc:source>2963-7627</dc:source>
	<dc:source>10.54297/sjme.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/sjme/article/view/1253/866</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Mas Wisnu Aninditya, Dzalika Maulidina Ananda Putri, Muharfiza Muharfiza</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>