Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Industri Kreatif Pengolahan Buah Nanas Menjadi Varian Keripik Dan Kerupuk Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Di Desa Laeya Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan

Jurnal Sultra Sains · Vol. 5 No. 1 (2023) · pp. 1–7

DOI
10.54297/sultrasains.v5i1.430
ISSN
2622-0660, 2621-4989
Published
2023-02-14
Publisher
Universitas Sulawesi Tenggara
Language
eng

Abstract

Nanas (Ananas comocus) mempunyai kandungan gizi yang tinggi yang mengandung radikal bebas merupakan produk hasil pertanian yang cukup potensial untuk dikembangkan menjadi produk olahan yang dapat diandalkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan sentuhan teknologi yang tepat, buah nanas dapat diolah menjadi produk-produk makanan olahan/awetan yang bergizi berupa produk olahan nanas yang disukai oleh anak-anak maupun orang dewasa. Karena masih rendahnya pengetahuan masyarakat tentang diversifikasi pengolahan buah nanas menjadi produk olahan lanjutan maka diperlukan suatu kegiatan yang dapat menambah pengetahuan masyarakat tentang produk olahan yang dapat dikembangkan dari buah nanas berupa keripik dan kerupuk nanas serta cara pengemasan sehingga nilai ekonomis buah nanas dapat ditingkatkanTujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) adalah memperkenalkan dan memberikan pengetahuan tambahan kepada masyarakat di Desa Laeya tentang teknologi pengolahan buah nanas menjadi produk olahan seperti kerupuk dan keripik, sehingga dapat meningkatkan masa simpan dan nilai ekonomis dari buah sedangkan manfaatnya bagi masyarakat dapat mengetahui dan menerapkan teknologi pengolahan buah nanas menjadi kerupuk nanas dan keripik nanas dan cara mengemasannya, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan industry kecil dan industri rumah tangga di Desa Laeya Kecamatan Laeya Kab. Konawe SelatanMetode (1) memberikan ceramah dan mengajarkan kepada masyrakat tentang manfaat dan kegunaan kandungan gizi buah nanas dan olahannya bagi tubuh (2) memberikan pelatihan cara memilih buah nanas yang sesuai untuk diolah menggunakan alat alat yang sederhana, bahan yang mudah didapat dan teknologi yang sederhana.(3) memberikan pelatihan kepada masyarakat cara membuat keripik nanas, kerupuk nanas dan cara mengemas sehingga dapat meningkatkan daya jual dari buah nanasHasil yang dicapai meliputi (1) kerupuk dan keripik nanas, (2) rancangan kemasan (3) HAKI diagram alir pembuatan kerupuk dan keripik nanas, (4) Media online, (5) MOA Fakultas dengan Kepala Desa (6) Bahan Ajar. Kesimpulan dari program PKM yaitu (1) pengetahuan dan pemahaman masyarakat di Desa Laeya Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan meningkat pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan produk berbahan baku nanas menjadi kerupuk dan keripik nanas (2) Kegiatan dapat dikatakan berhasil, karena dapat terlaksana dengan baik dan respon masyarakat yang tinggi yang terlihat dari keaktifan peserta selama diskusi dan pelatihan berlangsung.

Collaboration network of the authors

40 authors · 116 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La OgeUniversitas Sulawesi Tenggara6
Suhardin SuhardinAffiliation unknown5
Adinda Dwi WahyuniAffiliation unknown4
Sufrianto SufriantoUniversitas Sulawesi Tenggara2
Wa Ode Umrawati LatifUniversitas Sulawesi Tenggara2
Hasriati HasriatiUniversitas Sulawesi Tenggara2
Haeruddin TaoUniversitas Sulawesi Tenggara2
Farra SasmitaUniversitas Sulawesi Tenggara2
Harianti HariantiUniversitas Sulawesi Tenggara2
BisranAffiliation unknown2
JumiatiAffiliation unknown2
HastianAffiliation unknown2
Abubakar AbubakarAffiliation unknown2
Dida AtmaAffiliation unknown2
Rasidin UthaUniversitas Sulawesi Tenggara2
M LapangaAffiliation unknown2
Hajar HajarAffiliation unknown2
F SasmitaAffiliation unknown2
O. E. LAffiliation unknown2
La HarudinAffiliation unknown2
La Ode BariunUniversitas Sulawesi Tenggara1
Ayu Lestari DewiUniversitas Sulawesi Tenggara1
Humairah MuljabarUniversitas Sulawesi Tenggara1
Joko Tri BrataUniversitas Sulawesi Tenggara1
Asri DjauharUniversitas Sulawesi Tenggara1
Waode Rahma Seala ArhabsiAffiliation unknown1
Ruksanan .Affiliation unknown1
Samad .NggoleleAffiliation unknown1
Dahniar .Affiliation unknown1
Ardy Yulistio PriambudiAffiliation unknown1
Antok MardiantoroAffiliation unknown1
Hasby HamyatUniversitas Sulawesi Tenggara1
Sunaryo SunaryoUniversitas Sulawesi Tenggara1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/sultrasains/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Industri Kreatif Pengolahan Buah Nanas Menjadi Varian Keripik Dan Kerupuk Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat  Di Desa Laeya Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan</dc:title>
	<dc:creator>Puguh, I Wayan</dc:creator>
	<dc:creator>Amin, Haidir</dc:creator>
	<dc:creator>Panga, La</dc:creator>
	<dc:creator>Ruksanan, Ruksanan</dc:creator>
	<dc:creator>Hastian, Hastian</dc:creator>
	<dc:creator>Danggi, Erni</dc:creator>
	<dc:creator>Ari, Rustan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Nanas (Ananas comocus) mempunyai kandungan gizi yang tinggi yang mengandung radikal bebas merupakan produk hasil pertanian yang cukup potensial untuk dikembangkan menjadi produk olahan yang dapat diandalkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan sentuhan teknologi yang tepat, buah nanas dapat diolah menjadi produk-produk makanan olahan/awetan yang bergizi berupa produk olahan nanas yang disukai oleh anak-anak maupun orang dewasa. Karena masih rendahnya pengetahuan masyarakat tentang diversifikasi pengolahan buah nanas menjadi produk olahan lanjutan maka diperlukan suatu kegiatan yang dapat menambah pengetahuan masyarakat tentang produk olahan yang dapat dikembangkan dari buah nanas berupa keripik dan kerupuk nanas serta cara pengemasan sehingga nilai ekonomis buah nanas dapat ditingkatkanTujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) adalah memperkenalkan dan memberikan pengetahuan tambahan kepada masyarakat di Desa Laeya tentang teknologi pengolahan buah nanas menjadi produk olahan seperti kerupuk dan keripik , sehingga dapat meningkatkan masa simpan dan nilai ekonomis dari buah sedangkan manfaatnya bagi masyarakat dapat mengetahui dan menerapkan teknologi pengolahan buah nanas menjadi kerupuk nanas dan keripik nanas dan cara mengemasannya , sehingga diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan industry kecil dan industri rumah tangga di Desa Laeya Kecamatan Laeya Kab. Konawe SelatanMetode (1) memberikan ceramah dan mengajarkan kepada masyrakat tentang manfaat dan kegunaan kandungan gizi buah nanas dan olahannya bagi tubuh (2) memberikan pelatihan cara memilih buah nanas yang sesuai untuk diolah menggunakan alat alat yang sederhana, bahan yang mudah didapat dan teknologi yang sederhana .(3) memberikan pelatihan kepada masyarakat cara membuat keripik nanas, kerupuk nanas dan cara mengemas sehingga dapat meningkatkan daya jual dari buah nanasHasil yang dicapai meliputi (1) kerupuk dan keripik nanas, (2) rancangan kemasan (3) HAKI diagram alir pembuatan kerupuk dan keripik nanas, (4) Media online , (5) MOA Fakultas dengan Kepala Desa (6) Bahan Ajar. Kesimpulan dari program PKM yaitu (1) pengetahuan dan pemahaman masyarakat di Desa Laeya Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan meningkat pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan produk berbahan baku nanas menjadi kerupuk dan keripik nanas (2) Kegiatan dapat dikatakan berhasil, karena dapat terlaksana dengan baik dan respon masyarakat yang tinggi yang terlihat dari keaktifan peserta selama diskusi dan pelatihan berlangsung.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Sulawesi Tenggara</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/sultrasains/article/view/430</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.54297/sultrasains.v5i1.430</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sultra Sains; Vol 5 No 1 (2023): Januari-Juli 2023; 1-7</dc:source>
	<dc:source>2622-0660</dc:source>
	<dc:source>2621-4989</dc:source>
	<dc:source>10.54297/sultrasains.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/sultrasains/article/view/430/249</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Sultra Sains</dc:rights>
</oai_dc:dc>