Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Morfologi dan morfometrik perkembangan awal filosoma lobster mutiara (Panulirus ornatus)

Aquahayati · Vol. 9 No. 1 (2015)

ISSN
1693-7686
Published
2015-01-23
Publisher
Aquahayati
Language
eng

Abstract

Telur lobster mutiara yang baru menetas dinamakan larva atau filosoma. Pengetahuan tentang filosoma dibutuhkan untukmengembangkan dan mengelola pembenihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi morfologi dan morfometrikperkembangan awal filosoma lobster mutiara (Panulirus ornatus). Filosoma yang baru menetas dipelihara tanpa diberipakan. Hari ke 1, 3, 5, dan 7 hari setelah menetas, filosoma diamati morfologi dan morfometriknya dengan menggunakanmikroskop binokuler dan mikrometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara morfologi, tubuh dari filosoma tahapawal berbentuk datar, tidak berpigmen, transparan sehingga dari punggung atau perut, kontraksi jantung, usus, midgutgland terlihat jelas. Tubuh filosoma terdiri atas tiga bagian, yaitu: kepala, dada, dan pleon. Kepala terdiri atas ususbucccale sebagai bagian dari mulut, jantung, sepasang mata, antena, antenulla, maxilliped 1, 2, dan 3, serta organ dalampenting lainnya. Di dada, terdapat organ pencernaan (semacam usus) dan 3 pereiopods. Periopod 1 dan 2 adalah exopod,dorsal coxal spine, plumose natatory setae, coxa, basis, ischio-merus,corpus dan dactylus. Ukuran tahap I adalah: panjangtubuh 1,431,47 mm (±0,05 mm), panjang cephala adalah 0,760,78 mm (±0,02 mm), dan lebar cephala adalah0,710,72 mm (±0,03 mm). Panjang Thorax adalah 0,460,48 mm (±0,08 mm), lebar dada adalah 0,360,38 mm (± 0,03mm), panjang pleon adalah 0,270,29 mm (±0,05 mm) dan lebar pleon adalah 0,11 mm (± 0,01 mm). Keadaan morfologidan morfometrik filosoma sampai hari ke 7 tidak mengalami perubahan, suatu indikasi bahwa filosoma lobster mutiaramempunyai perkembangan yang sangat lambat dan tetap berada pada stadia pertama.Kata kunci: lobster mutiara, Panulirus ornatus, morfologi, morfometrik, filosoma/larva

Collaboration network of the authors

40 authors · 109 co-authorship links · 7 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Bina Sarana Informatika
  • State University of Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo8
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo6
Muhaimin HamzahUniversitas Halu Oleo4
La SaraUniversitas Halu Oleo3
Wa IbaUniversitas Halu Oleo2
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown2
Oce AstutiAffiliation unknown2
Muhammad Irfan BasriUniversitas Halu Oleo1
Abdul HamidUniversitas Bina Sarana Informatika1
Kangkuso AnaluddinUniversitas Halu Oleo1
La SyahrirUniversitas Halu Oleo1
LD Muhammad Yasir HayaAffiliation unknown1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Yustika Intan PermatahatiAffiliation unknown1
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
Utama K. PangerangAffiliation unknown1
Rahmad S. PatadjaiAffiliation unknown1
Muhammad RamliUniversitas Halu Oleo1
Zainuddin SaenongUniversitas Halu Oleo1
Muhammad IdrisUniversitas Halu Oleo1
Muzuni MuzuniAffiliation unknown1
Muh Yamin EffendieAffiliation unknown1
Rosmiati RosmiatiAffiliation unknown1
Linianti LiniantiAffiliation unknown1
Maulidiyah MaulidiyahAffiliation unknown1
Sitti Aida Adha TaridalaUniversitas Halu Oleo1
Ngadiyo NgadiyoAffiliation unknown1
Emiyarti EmiyartiUniversitas Halu Oleo1
Muhamad AzwarAffiliation unknown1
Sukriawan SukriawanAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Kasrun IjalAffiliation unknown1
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown1
Edi EdiAffiliation unknown1
Siti ManfusAffiliation unknown1
Abdul khalikAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/aquahayati/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Morfologi dan morfometrik perkembangan awal filosoma lobster mutiara (Panulirus ornatus)</dc:title>
	<dc:creator>Yusnaini, Yusnaini</dc:creator>
	<dc:creator>Nessa, Muhammad Natsir</dc:creator>
	<dc:creator>Djawad, Muhammad Iqbal</dc:creator>
	<dc:creator>Trijuno, Dody Dharmawan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Telur lobster mutiara yang baru menetas dinamakan larva atau filosoma. Pengetahuan tentang filosoma dibutuhkan untukmengembangkan dan mengelola pembenihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi morfologi dan morfometrikperkembangan awal filosoma lobster mutiara (Panulirus ornatus). Filosoma yang baru menetas dipelihara tanpa diberipakan. Hari ke 1, 3, 5, dan 7 hari setelah menetas, filosoma diamati morfologi dan morfometriknya dengan menggunakanmikroskop binokuler dan mikrometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara morfologi, tubuh dari filosoma tahapawal berbentuk datar, tidak berpigmen, transparan sehingga dari punggung atau perut, kontraksi jantung, usus, midgutgland terlihat jelas. Tubuh filosoma terdiri atas tiga bagian, yaitu: kepala, dada, dan pleon. Kepala terdiri atas ususbucccale sebagai bagian dari mulut, jantung, sepasang mata, antena, antenulla, maxilliped 1 , 2, dan 3, serta organ dalampenting lainnya. Di dada, terdapat organ pencernaan (semacam usus) dan 3 pereiopods. Periopod 1 dan 2 adalah exopod,dorsal coxal spine, plumose natatory setae, coxa, basis, ischio-merus,corpus dan dactylus. Ukuran tahap I adalah: panjangtubuh 1,431,47 mm (±0,05 mm), panjang cephala adalah 0,760,78 mm (±0,02 mm), dan lebar cephala adalah0,710,72 mm (±0,03 mm). Panjang Thorax adalah 0,460,48 mm (±0,08 mm), lebar dada adalah 0,360,38 mm (± 0,03mm), panjang pleon adalah 0,270,29 mm (±0,05 mm) dan lebar pleon adalah 0,11 mm (± 0,01 mm). Keadaan morfologidan morfometrik filosoma sampai hari ke 7 tidak mengalami perubahan, suatu indikasi bahwa filosoma lobster mutiaramempunyai perkembangan yang sangat lambat dan tetap berada pada stadia pertama.Kata kunci: lobster mutiara, Panulirus ornatus, morfologi, morfometrik, filosoma/larva</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Aquahayati</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2015-01-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/aquahayati/article/view/146</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Aquahayati; Vol 9, No 1 (2013)</dc:source>
	<dc:source>1693-7686</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/aquahayati/article/view/146/101</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/aquahayati/article/downloadSuppFile/146/16</dc:relation>
</oai_dc:dc>