Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Status terumbu karang dan ikan karang di perairan Sidodadi dan Pulau Tegal Provinsi Lampung

Aquahayati · Vol. 9 No. 1 (2015)

ISSN
1693-7686
Published
2015-01-23
Publisher
Aquahayati
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status terumbu karang dan ikan karang di perairan Sidodadi dan Pulau TegalProvinsi Lampung. Penelitian dilakukan di enam lokasi yang berbeda. Setiap lokasi mewakili berbagai aktivitas yang adadi wilayah tersebut. Stasiun 1 dan 2 mewakili aktivitas keramba jaring apung (KJA), Stasiun 3 mewakili aktivitas rekreasidan KJA, Stasiun 4 mewakili aktivitas rekreasi pantai, Stasiun 5 sebagai tempat persinggahan kapal-kapal nelayan, danStasiun 6 sebagai lokasi pengeboman ikan. Kondisi terumbu karang ditentukan dengan menggunakan metode transek garisdan data ikan karang diperoleh dengan metode pengamatan visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitaspenangkapan ikan yang merusak merupakan penyebab utama kerusakan terumbu karang yang terjadi di perairan tersebut.Kerusakan terumbu karang berkorelasi positif dengan keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi ikan karang.Keberadaan keramba jaring apung (KJA) di Stasiun 2 dan 4 merupakan langkah positif dalam hal perlindungan terhadapekosistem terumbu karang oleh para pekerja melalui pengawasan terhadap ekosistem terumbu karang karena keberadaanmereka tersebut.

Collaboration network of the authors

21 authors · 37 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Wa NurgayahAffiliation unknown5
. AsmadinAffiliation unknown2
La Ode Alirman AfuAffiliation unknown2
. EmiyartiAffiliation unknown2
Uun YulistianiAffiliation unknown1
Harnia HusenAffiliation unknown1
Khusnul FatimahAffiliation unknown1
La Ode Muhammad Yasir HayaAffiliation unknown1
Nur AlfatmadinaAffiliation unknown1
Muh. RamliAffiliation unknown1
Dian SarismaAffiliation unknown1
Nur Rahmy ArfiantyAffiliation unknown1
Andi Muhammad SyawalAffiliation unknown1
. NasrawatiAffiliation unknown1
. YusrianaAffiliation unknown1
. RosdianaAffiliation unknown1
. AlimitoAffiliation unknown1
Yusran YahyaAffiliation unknown1
La Ode SadamAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/aquahayati/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Status terumbu karang dan ikan karang di perairan Sidodadi dan Pulau Tegal Provinsi Lampung</dc:title>
	<dc:creator>Titaheluw, Syahnul Sardi</dc:creator>
	<dc:creator>., Ira</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status terumbu karang dan ikan karang di perairan Sidodadi dan Pulau TegalProvinsi Lampung. Penelitian dilakukan di enam lokasi yang berbeda. Setiap lokasi mewakili berbagai aktivitas yang adadi wilayah tersebut. Stasiun 1 dan 2 mewakili aktivitas keramba jaring apung (KJA), Stasiun 3 mewakili aktivitas rekreasidan KJA, Stasiun 4 mewakili aktivitas rekreasi pantai, Stasiun 5 sebagai tempat persinggahan kapal-kapal nelayan, danStasiun 6 sebagai lokasi pengeboman ikan. Kondisi terumbu karang ditentukan dengan menggunakan metode transek garisdan data ikan karang diperoleh dengan metode pengamatan visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitaspenangkapan ikan yang merusak merupakan penyebab utama kerusakan terumbu karang yang terjadi di perairan tersebut.Kerusakan terumbu karang berkorelasi positif dengan keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi ikan karang.Keberadaan keramba jaring apung (KJA) di Stasiun 2 dan 4 merupakan langkah positif dalam hal perlindungan terhadapekosistem terumbu karang oleh para pekerja melalui pengawasan terhadap ekosistem terumbu karang karena keberadaanmereka tersebut.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Aquahayati</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2015-01-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/aquahayati/article/view/88</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Aquahayati; Vol 9, No 1 (2013)</dc:source>
	<dc:source>1693-7686</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/aquahayati/article/view/88/54</dc:relation>
</oai_dc:dc>