Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KAJIAN KOORDINASI SISTEM PENCAHAYAAN ALAMI DAN BUATAN PADA RUANG BACA PERPUSTAKAAN (STUDI KASUS: PERPUSTAKAAN PUSAT UNIVERSITAS HALUOLEO)

UNITY - Jurnal Arsitektur · Vol. 1 No. 1 (2015)

ISSN
2086-5961
Published
2015-12-21
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Telah dilakukan kajian koordinasi sistem pencahayaan alami dan buatan pada ruang baca perpustakaan pusat Universitas Haluoleo. Metode yang digunakan adalah dengan pengukuran menggunakan Lux meter (Merk Hioli, Lux Hi – Tester type 3421). Tujuan dari kajian ini untuk melihat intensitas cahaya yang memenuhi standar pencahayaan yang direkomendasikan Badan Standarisasi Nasional untuk ruang baca serta mencari koordinasi sistem pencahayaan yang paling efisien dalam pemakaian energi. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa koordinasi yang paling tepat adalah untuk pagi hari menggunakan tirai untuk menutup seluruh bukaan jendela sedangkan yang jauh dari bukaan jendela dikoordinasikan dengan menyalakan beberapa titik lampu. Untuk siang hari yaitu menggunakan tirai untuk menutup seluruh bukaan jendela tanpa dikoordinasikan dengan sistem pencahayaan buatan. Sedangkan pada sore hari yaitu dengan membuka seluruh bukaan jendela/tanpa tirai dan yang terletak jauh dari bukaan jendela dikoordinasikan dengan penyalaan lampu. Kata kunci: pencahayaan alami, pencahayaan buatan, koordinasi sistem pencahayaan

Collaboration network of the authors

12 authors · 22 co-authorship links · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Masykur KimsanAffiliation unknown2
Santi SantiAffiliation unknown1
Siti BellindaAffiliation unknown1
Syafrianto AmsyarAffiliation unknown1
Haryudin HaryudinAffiliation unknown1
Muhammad Zakaria UmarAffiliation unknown1
Fadel MuhammadAffiliation unknown1
Syahrun SyahrunUniversitas Sulawesi Tenggara1
Ilham Ali Asri HanafyAffiliation unknown1
Muhammad IrwansyahAffiliation unknown1
Irwan Catur Ari SaputraAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/unity/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KAJIAN KOORDINASI SISTEM PENCAHAYAAN ALAMI DAN BUATAN PADA RUANG BACA PERPUSTAKAAN (STUDI KASUS: PERPUSTAKAAN PUSAT UNIVERSITAS HALUOLEO)</dc:title>
	<dc:creator>ORNAM, KURNIATI</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Telah dilakukan kajian koordinasi sistem pencahayaan alami dan buatan pada ruang baca perpustakaan pusat Universitas Haluoleo. Metode yang digunakan adalah dengan pengukuran menggunakan Lux meter (Merk Hioli, Lux Hi – Tester type 3421). Tujuan dari kajian ini untuk melihat intensitas cahaya yang memenuhi standar pencahayaan yang direkomendasikan Badan Standarisasi Nasional untuk ruang baca serta mencari koordinasi sistem pencahayaan yang paling efisien dalam pemakaian energi. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa koordinasi yang paling tepat adalah untuk pagi hari menggunakan tirai untuk menutup seluruh bukaan jendela sedangkan yang jauh dari bukaan jendela dikoordinasikan dengan menyalakan beberapa titik lampu. Untuk siang hari yaitu menggunakan tirai untuk menutup seluruh bukaan jendela tanpa dikoordinasikan dengan sistem pencahayaan buatan. Sedangkan pada sore hari yaitu dengan membuka seluruh bukaan jendela/tanpa tirai dan yang terletak jauh dari bukaan jendela dikoordinasikan dengan penyalaan lampu.  
Kata kunci: pencahayaan alami, pencahayaan buatan, koordinasi sistem pencahayaan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2015-12-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/unity/article/view/421</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">UNITY - Jurnal Arsitektur; Vol 1, No 1 (2010)</dc:source>
	<dc:source>2086-5961</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/unity/article/view/421/263</dc:relation>
</oai_dc:dc>