Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Evaluasi Tingkat Pemanfaatan Fasilitas Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari

PekaBuana : Jurnal Ilmiah Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap · Vol. 1 No. 02 (2021) · pp. 27–39

ISSN
2723-6714
Published
2021-12-29
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari merupakan pelabuhan perikanan tipe A yang mempunyai fasilitas sarana dan prasarana yang cukup lengkap, namun dalam pelaksanaannya fasilitas tersebut perlu di evaluasi secara berkala. Penelitian ini selama bulan September sampai Agustus 2017 di PPS Kendari, dengan tujuan untuk mengetahui kondisi fasilitas di PPS Kendari dan mengetahui pemanfaatan fasilitasnya diantaranya panjang dermaga, luas gedung TPI, dan air bersih. Metode yang digunakan dalam penelitian secara deskriptif bersifat survey melalui pengamatan terhadap fasilitas yang terdapat di PPS)Kendari dan wawancara terstruktur. Variabel yang diamati tentang kriteria teknis, operasional pelauhan, fasilitas dan aktivitas yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPS Kendari jika dilihat dari kondisi fasilitas pelabuhan, semua fasilitas dalam keadaan baik dan terawat baik fasilitas pokok, fasilitas fungsional dan fasilitas penunjang. Dari hasil analisis tingkat pemanfaatan fasilitas Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari didapatkan persentase dermaga 75%, TPI 114 %, dan air bersih 47,08 %. Hal ini menunjukkan bahwa untuk fasilitas dermaga belum mencapai kondisi pemanfaatan yang optimal tetapi TPI pendayagunaannya melampaui kondisi optimal, dan air bersih belum mencapai kondisi pemanfaatan yang optimal. Saran dari hasil penelitian ini sebaiknya dermaga bongkar dan muat dipisah tempatnya karena penyatuan dermaga selama ini sering menghambat aktivitas bongkar muat. Perlu adanya usaha dari pihak pelabuhan, nelayan, serta semua pengguna fasilitas untuk mengoptimalkan penggunaan fasilitas.

Collaboration network of the authors

40 authors · 137 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Jordan University of Science and Technology
  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ahmad MustafaJordan University of Science and Technology23
Naslina AliminaAffiliation unknown18
Syamsul KamriAffiliation unknown15
Hasnia AramiAffiliation unknown12
La AnadiAffiliation unknown6
Nur Isiyana WiantiAffiliation unknown3
Suriana SurianaAffiliation unknown3
Sukmawati AbdullahAffiliation unknown2
Tjandra BuanaAffiliation unknown2
Isnawati IsnawatiAffiliation unknown2
Kadek LindawatiAffiliation unknown2
Yusril YusrilAffiliation unknown2
Nur InsyaniaAffiliation unknown2
Fina MirantiAffiliation unknown2
Muh Ikhsan TaherAffiliation unknown2
Dito HermansyahAffiliation unknown2
Fajar Indah NingsihAffiliation unknown2
Ermayanti IshakAffiliation unknown2
Abdul LatifAffiliation unknown2
Romy KetjulanAffiliation unknown1
La Ode Abdul MuisAffiliation unknown1
Dita SafitriAffiliation unknown1
Ander IbrahimAffiliation unknown1
AbdullahAffiliation unknown1
Fajeria -Affiliation unknown1
Ilma LanaAffiliation unknown1
Farid RezalAffiliation unknown1
Rosmawati RosmawatiUniversitas Halu Oleo1
Agusno AgusnoAffiliation unknown1
Wildayanti WildayantiAffiliation unknown1
Aldi JuardinAffiliation unknown1
Sjamsu Alam LawelleAffiliation unknown1
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
La Ode Wahid YudinAffiliation unknown1
Lusi Dwi AprilianiAffiliation unknown1
Andi Irwan NurAffiliation unknown1
La Ode Tahir SampagaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/pekabuana/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Evaluasi Tingkat Pemanfaatan Fasilitas  Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari</dc:title>
	<dc:creator>Resnawati, Resnawati</dc:creator>
	<dc:creator>Tadjuddah, Muslim</dc:creator>
	<dc:creator>Abdullah, Abdullah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari merupakan pelabuhan perikanan tipe A yang mempunyai fasilitas sarana dan prasarana yang cukup lengkap, namun dalam pelaksanaannya fasilitas tersebut perlu di evaluasi secara berkala. Penelitian ini selama bulan September sampai Agustus 2017 di PPS Kendari, dengan tujuan untuk mengetahui kondisi fasilitas di PPS Kendari dan mengetahui pemanfaatan fasilitasnya diantaranya panjang dermaga, luas gedung TPI, dan air bersih.  Metode yang digunakan dalam penelitian secara deskriptif bersifat survey melalui pengamatan terhadap fasilitas yang terdapat di PPS)Kendari dan wawancara terstruktur. Variabel yang diamati tentang kriteria teknis, operasional pelauhan, fasilitas dan aktivitas yang ada.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPS Kendari jika dilihat dari kondisi fasilitas pelabuhan, semua fasilitas dalam keadaan baik dan terawat  baik fasilitas pokok, fasilitas fungsional dan fasilitas penunjang. Dari hasil analisis tingkat pemanfaatan fasilitas Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari  didapatkan persentase dermaga 75% , TPI 114 %, dan air bersih 47,08 %. Hal ini menunjukkan bahwa untuk fasilitas dermaga belum mencapai kondisi pemanfaatan yang optimal tetapi TPI pendayagunaannya melampaui kondisi optimal, dan air bersih belum mencapai kondisi pemanfaatan yang optimal. Saran dari hasil penelitian ini sebaiknya dermaga bongkar dan muat dipisah tempatnya karena penyatuan dermaga selama ini sering menghambat aktivitas bongkar muat. Perlu adanya usaha dari pihak pelabuhan, nelayan, serta semua pengguna fasilitas untuk mengoptimalkan penggunaan fasilitas.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-12-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/pekabuana/article/view/27342</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">PekaBuana : Jurnal Ilmiah Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap; Vol 1, No 02 (2021): Desember  2021; 27-39</dc:source>
	<dc:source>2723-6714</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/pekabuana/article/view/27342/16006</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 PekaBuana : Jurnal Ilmiah Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap</dc:rights>
</oai_dc:dc>