Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Strategi Adaptasi Nelayan terhadap Perubahan Cuaca Pada Perikanan Pancing Tonda di Kelurahan Kolakaasi, Kabupaten Kolaka

PekaBuana : Jurnal Ilmiah Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap · Vol. 2 No. 01 (2022) · pp. 1–12

ISSN
2723-6714
Published
2022-08-20
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Cuaca merupakan komponen penting dalam kegiatan operasional penangkapan ikan. Nelayan di Kelurahan Kolakaasi, Kabupaten Kolaka sering kali tidak dapat melakukan operasi penangkapan karena perubahan cuaca yang dapat meningkatkan resiko bahaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika cuaca di perairan sekitar Kelurahan Kolakaasi, musim penangkapan ikan dengan pancing tonda, pengaruh perubahan curah hujan dan kecepatan angin terhadap jumlah trip penangkapan, serta mengetahui strategi adaptasi nelayan pancing tonda dalam menghadapi perubahan cuaca. Data yang digunakan meliputi data primer yaitu strategi adaptasi nelayan dan data sekunder yaitu curah hujan, kecepatan angin, jumlah hasil tangkapan, dan jumlah trip perbulan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan teknik wawancara menggunakan kuisioner. Jumlah responden yang diwawancara sebanyak 10 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode 2016-2020 curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Juni, sedangkan terendah terjadi pada bulan Agustus. Kecepatan angin tertinggi terjadi pada bulan Agustus dan Desember, sedangkan yang terendah terjadi pada bulan Februari. Musim penangkapan pancing tonda terjadi pada bulan April hingga Oktober dengan musim puncak penangkapan terjadi pada bulan Juni. Hasil analisis menunjukkan bahwa kecepatan angin dan curah hujan mempunyai pengaruh yang rendah terhadap jumlah trip. Pada saat cuaca buruk nelayan tetap melaut dengan melakukan beberapa strategi adaptasi, yaitu pindah lokasi penangkapan, mengganti alat tangkap atau metode pengoperasian alat tangkap, dan mengurangi jumlah trip.

Collaboration network of the authors

40 authors · 126 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Jordan University of Science and Technology
  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Syamsul KamriAffiliation unknown32
Hasnia AramiAffiliation unknown28
La AnadiAffiliation unknown8
Nur Isiyana WiantiAffiliation unknown3
Suriana SurianaAffiliation unknown3
Kadek LindawatiAffiliation unknown3
Romy KetjulanAffiliation unknown3
La Ode Abdul MuisAffiliation unknown3
Dita SafitriAffiliation unknown3
AbdullahAffiliation unknown3
Fajeria -Affiliation unknown3
Farid RezalAffiliation unknown3
Wildayanti WildayantiAffiliation unknown3
Sukmawati AbdullahAffiliation unknown2
Tjandra BuanaAffiliation unknown2
Isnawati IsnawatiAffiliation unknown2
Farid YasidiAffiliation unknown2
Ander IbrahimAffiliation unknown2
Resnawati ResnawatiAffiliation unknown2
Yusril YusrilAffiliation unknown2
Ilma LanaAffiliation unknown2
Fina MirantiAffiliation unknown2
Indrayani IndrayaniState University of Makassar2
La Ode Wahid YudinAffiliation unknown2
Andi Irwan NurAffiliation unknown2
Dedy OetamaUniversitas Halu Oleo2
. AsriyanaAffiliation unknown2
Abd Al-Rahman OdehAffiliation unknown1
Hammam MheidatJordan University of Science and Technology1
Adam ShatnawiJordan University of Science and Technology1
Rosmawati RosmawatiUniversitas Halu Oleo1
Agusno AgusnoAffiliation unknown1
Maliyati MaliyatiAffiliation unknown1
Aldi JuardinAffiliation unknown1
Sjamsu Alam LawelleAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/pekabuana/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Strategi Adaptasi Nelayan terhadap Perubahan Cuaca Pada Perikanan Pancing Tonda di Kelurahan Kolakaasi, Kabupaten Kolaka</dc:title>
	<dc:creator>Insyania, Nur</dc:creator>
	<dc:creator>Alimina, Naslina</dc:creator>
	<dc:creator>Abdullah, Abdullah</dc:creator>
	<dc:creator>Tadjuddah, Muslim</dc:creator>
	<dc:creator>Mustafa, Ahmad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Cuaca merupakan komponen penting dalam kegiatan operasional penangkapan ikan. Nelayan di Kelurahan Kolakaasi, Kabupaten Kolaka sering kali tidak dapat melakukan operasi penangkapan karena perubahan cuaca yang dapat meningkatkan resiko bahaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika cuaca di perairan sekitar Kelurahan Kolakaasi, musim penangkapan ikan dengan pancing tonda, pengaruh perubahan curah hujan dan kecepatan angin terhadap jumlah trip penangkapan, serta mengetahui strategi adaptasi nelayan pancing tonda dalam menghadapi perubahan cuaca. Data yang digunakan meliputi data primer yaitu strategi adaptasi nelayan dan data sekunder yaitu curah hujan, kecepatan angin, jumlah hasil tangkapan, dan jumlah trip perbulan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan teknik wawancara menggunakan kuisioner. Jumlah responden yang diwawancara sebanyak 10 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode 2016-2020 curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Juni, sedangkan terendah terjadi pada bulan Agustus. Kecepatan angin tertinggi terjadi pada bulan Agustus dan Desember, sedangkan yang terendah terjadi pada bulan Februari. Musim penangkapan pancing tonda terjadi pada bulan April hingga Oktober dengan musim puncak penangkapan terjadi pada bulan Juni. Hasil analisis menunjukkan bahwa kecepatan angin dan curah hujan mempunyai pengaruh yang rendah terhadap jumlah trip. Pada saat cuaca buruk nelayan tetap melaut dengan melakukan beberapa strategi adaptasi, yaitu pindah lokasi penangkapan, mengganti alat tangkap atau metode pengoperasian alat tangkap, dan mengurangi jumlah trip.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-08-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/pekabuana/article/view/27343</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">PekaBuana : Jurnal Ilmiah Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap; Vol 2, No 01 (2022): Juni 2022; 1-12</dc:source>
	<dc:source>2723-6714</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/pekabuana/article/view/27343/16007</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 PekaBuana : Jurnal Ilmiah Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap</dc:rights>
</oai_dc:dc>