Prosiding Seminar Nasional Riset Kuantitatif Terapan 2017
Language
eng
Abstract
Diabetes Mellitus (DM) memiliki prevalensi yang cenderung meningkat setiap tahun di dunia. Diet adalah lini pertama pengendalian kadar glukosa darah. Kurma memiliki indeks glikemik rendahyang diharapkan dapat mengontrol kadar glukosa darah penderita diabetes.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak buah kurma pada glukosa darah dua jam postprandial pada mencit (Mus musculus) yang diinduksi alloxan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan kontrol desain time series. Penelitian ini menggunakan 18 tikus dengan usia 8-12 minggu, dan berat 20-40 gram. Mencit dibagi menjadi 3 kelompok: kelompok perlakuan, kelompok kontrol positif, dan kelompok kontrol negatif.Data dianalisis menggunakan metode General Linear Model Repeated Measures (GLM-RM) dan post hoc test Bonferroni.Perbedaan reratakadar glukosa darah antara kelompok pertama dan kedua adalah signifikan secara statistik (p = 0,005). Pada kelompok kedua dan ketiga, juga ditemukan perbedaan kadar glukosa darah yang signifikan secara statistik (p = 0,000). Namun, tidak demikianuntuk kelompok pertama dan kelompok ketiga (p = 0.677).Sebagai kesimpulan, ditemukan bahwa ada perbedaan yang signifikan secara statistik pada rerata kadar glukosa darah dua jam post prandial antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol positif tikus yang diinduksi alloxan.Kata kunci— Alloxan, Buah Kurma (Phoenix dactylifera), Glukosa Darah, PostPrandial, Mencit (Mus musculus).
Collaboration network of the authors
21 authors ·
45 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas Halu Oleo
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.