Melola Discovery

← Melola Discovery

Prosiding

MODEL SIMBIOSIS MUTUALISME SAWIT-SAPI DI KECAMATAN WIWIRANO, SULAWESI TENGGARA

Prosiding Seminar Nasional Riset Kuantitatif Terapan 2017 · Vol. 1 No. 1 (2018)

Published
2018-01-16
Publisher
Prosiding Seminar Nasional Riset Kuantitatif Terapan 2017
Language
eng

Abstract

Agribisnis kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) yang berorientasi pasar lokal maupun global akan berhadapan pada tuntutan kualitas produk, kuantitas produksi serta kelestarian lingkungan. Dalam pengembangan kelapa sawit akan dihasilkan limbah baik padat maupun cair seperti pelepah, daun, lumpur sawit, bungkil kelapa sawit, tandan kosong, serat/perasan buah dan cangkang sawit. Limbah ini mempunyai potensi sebagai pakan baik untuk ternak ruminansia maupun non ruminansia, dan kotoran ternaknya sangat baik dalam penyediaan unsur hara tanah. Penelitian dilakukan pada perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Wiwirano Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara sekaligus merupakan daerah yang menempatkan ternak sapi sebagai komoditas andalan. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, analisis spasial dan analisis sistem dinamik menggunakan software Stella. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Wiwirano mempunyai peluang dalam melakukan sistem integrasi sawit-sapi. Perubahan luas perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Wiwirano pada Tahun 2006 adalah seluas 2.855,75 hektar (0,90%). Luasan tersebut menjadi 11.033,09 hektar (3,48%) pada Tahun 2011 atau terjadi peningkatan luas kawasan perkebunan kelapa sawit sebesar 2,58%. Tingkat pendapatan petani dengan melakukan sistem intergrasi sawit-sapi sebesar Rp. 19.804.571,- sedangkan sebelum melakukan sistem integrasi sawit-sapi adalah Rp. 14.872.181,- Dengan demikian, sistem integrasi sawit-sapi merupakan kinerja simbiosis mutualisme dimana masing-masing pihak baik ternak sapi maupun perkebunan kelapa sawit sama-sama mendapat manfaat dengan adanya sistem integrasi ini.Kata kunci— Kelapa Sawit, Sapi, Sistem Integrasi, Pakan

Collaboration network of the authors

22 authors · 38 co-authorship links · 2 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Sriwijaya University
  • Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhsin MuhsinAffiliation unknown2
Yulius Barra PasolonUniversitas Halu Oleo1
Budi UtamaAffiliation unknown1
Amirullah AmirullahAffiliation unknown1
Ranti MelkaresiAffiliation unknown1
Indrawati IndrawatiSriwijaya University1
Nurul AzizahAffiliation unknown1
Desi AfdalianaAffiliation unknown1
Amirullah AmirullahAffiliation unknown1
Sitti Hadijah SabarwatiAffiliation unknown1
Nur Arfa YantiAffiliation unknown1
Desty TryaswatyAffiliation unknown1
A. NurhanaAffiliation unknown1
Sri AmbardiniUniversitas Halu Oleo1
Andi Asrul AmirAffiliation unknown1
Clara Sesilia MekuoAffiliation unknown1
Wa Ode HarlisUniversitas Halu Oleo1
Jusrianti JusriantiUniversitas Muhammadiyah Parepare1
Rati CahyatiAffiliation unknown1
Mukhsar MukhsarAffiliation unknown1
Yuni Aryani KoedoesAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/snrkt2017/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">MODEL SIMBIOSIS MUTUALISME SAWIT-SAPI  DI KECAMATAN WIWIRANO, SULAWESI TENGGARA</dc:title>
	<dc:creator>Ahmad, Sitti Wirdhana</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Agribisnis kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) yang berorientasi pasar lokal maupun global akan berhadapan pada tuntutan kualitas produk, kuantitas produksi serta kelestarian lingkungan. Dalam pengembangan kelapa sawit akan dihasilkan limbah baik padat maupun cair seperti pelepah, daun, lumpur sawit, bungkil kelapa sawit, tandan kosong, serat/perasan buah dan cangkang sawit. Limbah ini mempunyai potensi sebagai pakan baik untuk ternak ruminansia maupun non ruminansia, dan kotoran ternaknya sangat baik dalam penyediaan unsur hara tanah. Penelitian dilakukan pada perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Wiwirano Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara sekaligus merupakan daerah yang menempatkan ternak sapi sebagai komoditas andalan. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, analisis spasial dan analisis sistem dinamik menggunakan software Stella. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Wiwirano mempunyai peluang dalam melakukan sistem integrasi sawit-sapi. Perubahan luas perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Wiwirano pada Tahun 2006 adalah seluas 2.855,75 hektar (0,90%). Luasan tersebut menjadi 11.033,09 hektar (3,48%) pada Tahun 2011 atau terjadi peningkatan luas kawasan perkebunan kelapa sawit sebesar 2,58%. Tingkat pendapatan petani dengan melakukan sistem intergrasi sawit-sapi sebesar Rp. 19.804.571,- sedangkan sebelum melakukan sistem integrasi sawit-sapi adalah Rp. 14.872.181,- Dengan demikian, sistem integrasi sawit-sapi merupakan kinerja simbiosis mutualisme dimana masing-masing pihak baik ternak sapi maupun perkebunan kelapa sawit sama-sama mendapat manfaat dengan adanya sistem integrasi ini.Kata kunci— Kelapa Sawit, Sapi, Sistem Integrasi, Pakan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Prosiding Seminar Nasional Riset Kuantitatif Terapan 2017</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-01-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snrkt2017/article/view/3266</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Prosiding Seminar Nasional Riset Kuantitatif Terapan 2017; Vol 1, No 1 (2017): Seminar Nasional Riset Kuantitatif Terapan 2017</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snrkt2017/article/view/3266/2546</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Prosiding Seminar Nasional Riset Kuantitatif Terapan 2017</dc:rights>
</oai_dc:dc>