Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Sebaran batuan ultramafik dan karakteristik serpentinisasi Daerah Kabaena Utara Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara

OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan · Vol. 2 No. 1 (2021) · pp. 1–10

DOI
10.56099/ophiolite.v2i1.11414
ISSN
2715-4440
Published
2021-12-03
Publisher
Program Studi Teknik Geologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstract

Penelitian ini terletak di wilayah Kecamatan Kabaena Utara, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan sebaran batuan ultramafik serta tingkat derajat serpentinisasi yang terjadi pada daerah penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif, pengamatan lapangan dan analisis petrografi. Analisis petrografi digunakan untuk mengetahui mineralogi batuan dan menentukan persentase kehadiran mineral serpentin (antigorit, lizardit, dan krisotil). Berdasarkan analisis petrografi, litologi daerah penelitian tersusun dari satuan batuan ultramafik dengan anggota batuan berupa Serpentin-dunit, serpentin-piroksenit, dan serpentinit, dan satuan batuan kalkarenit. Serpentin-dunit telah mengalami serpentinisasi sedang-tinggi dan pada serpentin-piroksenit telah mengalami serpentinisasi sedang serta batuan serpentinit yang telah mengalami proses serpentinsasi tinggi. Proses serpentinisasi tinggi terjadi pada wilayah dengan topografi pedataran-perbukitan dan serpentinisasi sedang cenderung terjadi pada topografi perbukitan-pegunungan. Daerah yang mengalami serpentinisasi tinggi berasosiasi dengan kekar tarik, kekar gerus dan urat yang telah terisi oleh mineral grup serpentin.

Keywords

Collaboration network of the authors

32 authors · 68 co-authorship links · 3 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Gadjah Mada
  • Bandung Institute of Technology
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Bahdad BahdadUniversitas Halu Oleo4
Erwin AnshariUniversitas Halu Oleo3
Suryawan AsfarUniversitas Halu Oleo3
Erzam Salahuddin HasanUniversitas Halu Oleo2
Ali OktoUniversitas Halu Oleo2
Darnawati DarnawatiUniversitas Halu Oleo2
Sitti SulaehaUniversitas Halu Oleo2
Fuad JafarUniversitas Halu Oleo2
Erick RiyantoUniversitas Halu Oleo2
Phill Richard SarangaUniversitas Halu Oleo2
Syamsul Ali AlkhatamiUniversitas Halu Oleo1
Arifudin IdrusUniversitas Gadjah Mada1
I Wayan WarmadaUniversitas Gadjah Mada1
Zeth Yoseptian BatupadangAffiliation unknown1
Dimas Bayu ZainuddinAffiliation unknown1
Laode MusrifinUniversitas Halu Oleo1
Nopri AsharunUniversitas Halu Oleo1
Harisma HarismaUniversitas Halu Oleo1
Rio Irham CendrajayaAffiliation unknown1
Yayuk Intan Fitria NingsihUniversitas Halu Oleo1
Muhammad TaupanUniversitas Halu Oleo1
Asmawati AsmawatiUniversitas Halu Oleo1
Hasrul HasrulUniversitas Halu Oleo1
Imam A. SadisunBandung Institute of Technology1
Suryawan AsfarAffiliation unknown1
Laode NgkoimaniAffiliation unknown1
Reza Pasca Purniawan MisuAffiliation unknown1
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo1
Muhaimin HamzahUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/Ophiolite/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Sebaran batuan ultramafik dan karakteristik serpentinisasi Daerah Kabaena Utara Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara</dc:title>
	<dc:creator>Arif, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Masri, Masri</dc:creator>
	<dc:creator>Hasria, Hasria</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Petrologi; Petrografi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">ultramafik; serpentinisasi; urat serpentin; Kabaena Utara</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini terletak di wilayah Kecamatan Kabaena Utara, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan sebaran batuan ultramafik serta tingkat derajat serpentinisasi yang terjadi pada daerah penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif, pengamatan lapangan dan analisis petrografi. Analisis petrografi digunakan untuk mengetahui mineralogi batuan dan menentukan persentase kehadiran mineral serpentin (antigorit, lizardit, dan krisotil). Berdasarkan analisis petrografi, litologi daerah penelitian tersusun dari satuan batuan ultramafik dengan anggota batuan berupa Serpentin-dunit, serpentin-piroksenit, dan serpentinit, dan satuan batuan kalkarenit. Serpentin-dunit telah mengalami serpentinisasi sedang-tinggi dan pada serpentin-piroksenit telah mengalami serpentinisasi sedang serta batuan serpentinit yang telah mengalami proses serpentinsasi tinggi. Proses serpentinisasi tinggi terjadi pada wilayah dengan topografi pedataran-perbukitan dan serpentinisasi sedang cenderung terjadi pada topografi perbukitan-pegunungan. Daerah yang mengalami serpentinisasi tinggi berasosiasi dengan kekar tarik, kekar gerus dan urat yang telah terisi oleh mineral grup serpentin.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknik Geologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-12-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Ophiolite/article/view/11414</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.56099/ophiolite.v2i1.11414</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan; Vol 2, No 1 (2020): OPHIOLITE; 1-10</dc:source>
	<dc:source>2715-4440</dc:source>
	<dc:source>10.56099/ophiolite.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Ophiolite/article/view/11414/13405</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>