Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Karakteristik fluida reservoir mata air panas Daerah Buranga Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara Provinsi Sulawesi Tenggara

OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan · Vol. 2 No. 2 (2021) · pp. 59–68

DOI
10.56099/ophiolite.v2i2.11533
ISSN
2715-4440
Published
2021-12-20
Publisher
Program Studi Teknik Geologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstract

Penenlitian ini terletak di daerah Buranga, Kecamatan Bonegunu, Kabupaten Buton Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara dengan letak geografis menempati wilayah dalam koordinat 4047’30” – 4049’48” LS dan 122056’40” – 123010’0” BT. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tipe fluida dan temperatur reservoir dari mata air panas. Metode dalam penelitian ini adalah geothermometer larutan yang digunakan untuk mengetahui karakteristik fluida panas bumi, diantaranya adalah tipe fluida, suhu reservoir dan kesetimbangan fluida panas bumi daerah Buranga Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara Provinsi Sulawesi Tenggara. Terdapat tiga titik mata air panas di daerah penelitian dengan karakteristik yang hampir sama, yaitu memiliki suhu permukaan rata-rata 40OC dan pH netral (7,3 – 7,5). Dari hasil analisis geokimia air dengan menggunakan perhitungan geothermometer dan pengeplotan diagram terner dapat diketahui tipe fluida mata air panas daerah penelitian merupakan tipe bikarbonat. Karakteristik fluida berada pada zona immature water yang mencirikan bahwa fluida mengalami pencampuran dengan air permukaan sehingga kurang baik digunakan untuk penentuan suhu reservoir daerah penelitian

Keywords

Collaboration network of the authors

38 authors · 100 co-authorship links · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Pou AndaUniversitas Halu Oleo3
Suryawan AsfarUniversitas Halu Oleo3
Hasria HasriaUniversitas Halu Oleo2
Andi MakkawaruUniversitas Sulawesi Tenggara2
Suryawan AsfarAffiliation unknown2
Hasria HasriaAffiliation unknown2
Muliddin MuliddinAffiliation unknown2
Laode Irsyad DatiUniversitas Halu Oleo2
Ilham AkbarUniversitas Halu Oleo2
Bahdad BahdadUniversitas Halu Oleo2
Steven StevenUniversitas Halu Oleo2
Mais LaodeUniversitas Halu Oleo2
Waode MarwahiUniversitas Halu Oleo2
Laode NgkoimaniAffiliation unknown1
Muhammad Firman AsdarUniversitas Halu Oleo1
Laode MusrifinUniversitas Halu Oleo1
Putri BintangUniversitas Halu Oleo1
Laode Muhammad FarhanUniversitas Halu Oleo1
Yayuk Intan Fitria NingsihUniversitas Halu Oleo1
La Ode NgkoimaniUniversitas Halu Oleo1
Jahiddin JahiddinUniversitas Halu Oleo1
Marwan Zam MiliUniversitas Halu Oleo1
Arfian ArfianUniversitas Halu Oleo1
Mirnayanti KarimAffiliation unknown1
Riska YantiUniversitas Halu Oleo1
Isran NaimAffiliation unknown1
Irawati IrawatiUniversitas Halu Oleo1
Besse MulianaUniversitas Halu Oleo1
Deniyatno DeniyatnoAffiliation unknown1
Firdaus FirdausAffiliation unknown1
Erwin AnshariAffiliation unknown1
La Ode ResteleAffiliation unknown1
Suparwi SuparwiAffiliation unknown1
Sawaludin SawaludinAffiliation unknown1
Muhamad SugitoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/Ophiolite/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Karakteristik fluida reservoir mata air panas Daerah Buranga Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara Provinsi Sulawesi Tenggara</dc:title>
	<dc:creator>Kamil, Istihsan</dc:creator>
	<dc:creator>Okto, Ali</dc:creator>
	<dc:creator>Muliddin, Muliddin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Geology; geothermal</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Buranga; Panasbumi; mata air panas; geotermometer; air bikarbonat</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penenlitian ini terletak di daerah Buranga, Kecamatan Bonegunu, Kabupaten Buton Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara dengan letak geografis menempati wilayah dalam koordinat 4047’30” – 4049’48” LS dan 122056’40” – 123010’0” BT. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tipe fluida dan temperatur reservoir dari mata air panas. Metode dalam penelitian ini adalah geothermometer larutan yang digunakan untuk mengetahui karakteristik fluida panas bumi, diantaranya adalah tipe fluida, suhu reservoir dan kesetimbangan fluida panas bumi daerah Buranga Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara Provinsi Sulawesi Tenggara. Terdapat tiga titik mata air panas di daerah penelitian dengan karakteristik yang hampir sama, yaitu memiliki suhu permukaan rata-rata 40OC dan pH netral (7,3 – 7,5). Dari hasil analisis geokimia air dengan menggunakan perhitungan geothermometer dan pengeplotan diagram terner dapat diketahui tipe fluida mata air panas daerah penelitian merupakan tipe bikarbonat. Karakteristik fluida berada pada zona immature water yang mencirikan bahwa fluida mengalami pencampuran dengan air permukaan sehingga kurang baik digunakan untuk penentuan suhu reservoir daerah penelitian</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknik Geologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-12-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Ophiolite/article/view/11533</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.56099/ophiolite.v2i2.11533</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan; Vol 2, No 2 (2020): OPHIOLITE; 59-68</dc:source>
	<dc:source>2715-4440</dc:source>
	<dc:source>10.56099/ophiolite.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Ophiolite/article/view/11533/13568</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>