Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Status kawasan laut akibat aktivitas pertambangan nikel di Kecamatan Lasolo Kepulauan, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara

OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan · Vol. 4 No. 2 (2022) · pp. 123–133

DOI
10.56099/ophiolite.v4i2.37282
ISSN
2715-4440
Published
2022-12-10
Publisher
Program Studi Teknik Geologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Aktivitas pertambangan mengalami perkembangan yang sangat pesat di Provinsi Sulawesi Tenggara, termasuk wilayah Kabupaten Konawe Utara. Salah satu wilayah tambang di daerah ini terletak di Desa Boedingi, Lasolo Kepulauan. Studi ini dilakukan untuk mengkaji status kawasan laut di wilayah Desa Boedingi akibat aktivitas pertambangan. Sebanyak 2 titik sampel (AL-01 dan AL-02) ditetapkan untuk analisis air laut dan 3 titik (TK-01, TK-02 dan TK-03) untuk kajian kesehatan terumbu karang. Parameter fisik air laut diukur secara langsung saat sampling, sedangkan parameter kimia dianalisis menggunakan metode spektrofotometri. Pengamatan kondisi terumbu karang dilakukan dengan metode Line Intercept Transect (LIT). Hasil studi menunjukkan bahwa nilai TSS pada titik pengamatan lebih besar dibanding nilai ambang batas. Khusus titik AL-01, nilai TSS yang terukur (38,95 mg/L) hampir 2 kali lipat di atas nilai ambang batas (20 mg/L); kemungkinan hal ini disebabkan oleh peningkatan aliran permukaan pada lahan bukaan tambang yang masuk ke wilayah perairan laut. Nilai persentase terumbu karang hidup (life coral) sebesar 18,4%, 15,67%, dan 13,03%, masing-masing untuk titik pengamatan TK-01, TK-02, dan TK-03, termasuk dalam kategori buruk. Studi ini merekomendasikan kepada pemerintah Kabupaten Konawe Utara untuk melakukan pengawasan yang sitematis dalam upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan laut sebagai dampak langsung dari kegiatan pertambangan di daerah ini.

Keywords

Collaboration network of the authors

5 authors · 5 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Jamhir SafaniUniversitas Halu Oleo1
Harmila IrawardaniUniversitas Halu Oleo1
Wahab WahabUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/Ophiolite/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Status kawasan laut akibat aktivitas pertambangan nikel di Kecamatan Lasolo Kepulauan, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara</dc:title>
	<dc:creator>Deniyatno, Deniyatno</dc:creator>
	<dc:creator>Armid, Armid</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pertambangan; Konawe Utara; air laut; TSS; terumbu karang</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Aktivitas pertambangan mengalami perkembangan yang sangat pesat di Provinsi Sulawesi Tenggara, termasuk wilayah Kabupaten Konawe Utara. Salah satu wilayah tambang di daerah ini terletak di Desa Boedingi, Lasolo Kepulauan. Studi ini dilakukan untuk mengkaji status kawasan laut di wilayah Desa Boedingi akibat aktivitas pertambangan. Sebanyak 2 titik sampel (AL-01 dan AL-02) ditetapkan untuk analisis air laut dan 3 titik (TK-01, TK-02 dan TK-03) untuk kajian kesehatan terumbu karang. Parameter fisik air laut diukur secara langsung saat sampling, sedangkan parameter kimia dianalisis menggunakan metode spektrofotometri. Pengamatan kondisi terumbu karang dilakukan dengan metode Line Intercept Transect (LIT). Hasil studi menunjukkan bahwa nilai TSS pada titik pengamatan lebih besar dibanding nilai ambang batas. Khusus titik AL-01, nilai TSS yang terukur (38,95 mg/L) hampir 2 kali lipat di atas nilai ambang batas (20 mg/L); kemungkinan hal ini disebabkan oleh peningkatan aliran permukaan pada lahan bukaan tambang yang masuk ke wilayah perairan laut. Nilai persentase terumbu karang hidup (life coral) sebesar 18,4%, 15,67%, dan 13,03%, masing-masing untuk titik pengamatan TK-01, TK-02, dan TK-03, termasuk dalam kategori buruk. Studi ini merekomendasikan kepada pemerintah Kabupaten Konawe Utara untuk melakukan pengawasan yang sitematis dalam upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan laut sebagai dampak langsung dari kegiatan pertambangan di daerah ini.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknik Geologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-12-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Ophiolite/article/view/37282</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.56099/ophiolite.v4i2.37282</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan; Vol 4, No 2 (2022): OPHIOLITE; 123-133</dc:source>
	<dc:source>2715-4440</dc:source>
	<dc:source>10.56099/ophiolite.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Ophiolite/article/view/37282/18155</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>