Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Karakteristik morfometri dan morfodinamika Sub Daerah Aliran Sungai Batang Sukam, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat

OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan · Vol. 4 No. 2 (2022) · pp. 83–93

DOI
10.56099/ophiolite.v4i2.27472
ISSN
2715-4440
Published
2022-12-04
Publisher
Program Studi Teknik Geologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Sungai Batang Sukam berada di kecamatan Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat berada pada bentuk lahan dataran rendah yang dikontrol oleh Formasi Sawahtambang (Tost) dan Formasi Ombilin (Tmo) dengan litologi batuan sedimen. Pola pengaliran sungai meandering ini memiliki daerah limpah banjir yang dipengaruhi oleh kondisi geologi berupa proses erosi dan pengendapan sebagai pengaruh internal serta perubahan iklim sebagai pengaruh eksternal dalam sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan morfodinamika dan karakteristik meandering sebagai hasil sedimentasi pada daerah limpah banjir dengan membandingkan dan menghubungkan perubahan morfometri aliran sungai, morfologi sungai dan perubahan meander sungai tahun 1996 dengan data citra Landsat 5 TM pada tanggal 12 Juli 1996 dan 2021 dengan data citra Landsat 8 OLI/TIRS pada tanggal 30 November 2021 menggunakan software ArcMap, Perubahan morfometri sungai ditunjukkan dengan kenaikan dan penurunan pada rata-rata nilai parameter, perhitungan tersebut juga menunjukkan bahwa daerah penelitian termasuk kedalam meander. Berdasarkan nilai yang didapatkan pada tahun 1996 dengan 2021 nilai panjang lebar liku (L) turun dari nilai 572,54 m ke 265,12 m, nilai lebar sungai (W) turun dari nilai 72,47 m ke 67,87, nilai Panjang Sumbu (A) turun dari nilai 220,40 ke 216,80, nilai panjang aliran sungai (S) turun dari 766,40 ke 760,80, nilai jari-jari kelengkungan (R) turun dari 111,00 ke 102,27. Sedangkan nilai sinousitas (C) sungai meningkat dari 1,67 ke 1,78 Sedangkan morfodinamika sungai dipengaruhi oleh kondisi geologi tingginya tingkat proses pengendapan dibandingkan dengan proses erosi (Ae/Ad1). Perubahan morfometri meander menunjukkan tipe perubahan yang didominasi oleh tipe simple. Morfologi sungai termasuk kedalam tipe bentuk sungai Irregular – Wandering dengan garis tingkat material sedimen yang cukup melimpah sebesar 50 %, daerah aliran sungai Batang Sukam termasuk kedalam kelas stadia dewasa

Keywords

Collaboration network of the authors

3 authors · 2 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Sriwijaya University
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Feqqi Indah RiniSriwijaya University1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/Ophiolite/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Karakteristik morfometri dan morfodinamika Sub Daerah Aliran Sungai Batang Sukam, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat</dc:title>
	<dc:creator>Nasution, Ishmi Khafishah</dc:creator>
	<dc:creator>Sutriyono, Edy</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Geologi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Morfometri; Meander; Morfodinamika; Morfologi; Batang Sukam</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sungai Batang Sukam berada di kecamatan Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat berada pada bentuk lahan dataran rendah yang dikontrol oleh Formasi Sawahtambang (Tost) dan Formasi Ombilin (Tmo) dengan litologi batuan sedimen. Pola pengaliran sungai meandering ini memiliki daerah limpah banjir yang dipengaruhi oleh kondisi geologi berupa proses erosi dan pengendapan sebagai pengaruh internal serta perubahan iklim sebagai pengaruh eksternal dalam sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan morfodinamika dan karakteristik meandering sebagai hasil sedimentasi pada daerah limpah banjir dengan membandingkan dan menghubungkan perubahan morfometri aliran sungai, morfologi sungai dan perubahan meander sungai tahun 1996 dengan data citra Landsat 5 TM pada tanggal 12 Juli 1996 dan 2021 dengan data citra Landsat 8 OLI/TIRS pada tanggal 30 November 2021 menggunakan software ArcMap,  Perubahan morfometri sungai ditunjukkan dengan kenaikan dan penurunan pada rata-rata nilai parameter, perhitungan tersebut juga menunjukkan bahwa daerah penelitian termasuk kedalam meander. Berdasarkan nilai yang didapatkan pada tahun 1996 dengan 2021 nilai panjang lebar liku (L) turun dari nilai 572,54 m ke 265,12 m, nilai  lebar sungai (W) turun dari nilai 72,47 m ke 67,87, nilai Panjang Sumbu (A) turun dari nilai 220,40 ke 216,80, nilai panjang aliran sungai (S) turun dari 766,40 ke 760,80, nilai jari-jari kelengkungan (R) turun dari 111,00 ke 102,27. Sedangkan  nilai sinousitas (C) sungai meningkat dari 1,67 ke 1,78 Sedangkan morfodinamika sungai dipengaruhi oleh kondisi geologi tingginya tingkat proses pengendapan dibandingkan dengan proses erosi (Ae/Ad1). Perubahan morfometri meander menunjukkan tipe perubahan yang didominasi oleh tipe simple. Morfologi sungai termasuk kedalam tipe bentuk sungai Irregular – Wandering dengan garis tingkat material sedimen yang cukup melimpah sebesar 50 %, daerah aliran sungai Batang Sukam termasuk kedalam kelas stadia dewasa</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknik Geologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-12-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Ophiolite/article/view/27472</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.56099/ophiolite.v4i2.27472</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan; Vol 4, No 2 (2022): OPHIOLITE; 83-93</dc:source>
	<dc:source>2715-4440</dc:source>
	<dc:source>10.56099/ophiolite.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Ophiolite/article/view/27472/16843</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>