Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Pengaruh intrusi air laut terhadap kualitas air tanah Kelurahan Napabalano Kecamatan Napabalano Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara

OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan · Vol. 3 No. 1 (2021) · pp. 33–40

DOI
10.56099/ophiolite.v3i1.22587
ISSN
2715-4440
Published
2021-12-28
Publisher
Program Studi Teknik Geologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Air tanah yang layak untuk dikonsumsi harus memenuhi 3 parameter umum yaitu parameter fisik, kimia dan, biologi. Intrusi air laut mempengaruhi kelayakan air tanah untuk dikonsumsi, maka perlu diketahui pengaruh intrusi air laut terhadap kualitas air tanah pada daerah penelitian. Penelitian dilakukan dengan metode survey hidrogeologi dan analisis laboratorium. Daerah penelitian secara administratif berada di Kelurahan Napabalano, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran intrusi air laut dan pengaruh intrusi air laut terhadap kualitas air tanah. Daerah penelitian batugamping terumbu Formasi Wapulaka dan endapan aluvium berupa kerakal, pasir halus, dan lempungan berumur Kuarter. Berdasarkan hasil pengukuran muka air tanah memiliki elevasi kedalaman yang beragam. Daerah penelitian memiliki tingkat intrusi yang beragam yaitu intrusi rendah, intrusi sedang, intrusi tinggi, intrusi agak tinggi, dan intrusi sangat tinggi. Tingkat intrusi air lautvdipengaruhi oleh porositas batuan dan elevasi muka air tanah yang mengakibatkan fluida diloloskan melalui porositas batugamping pada daerah penelitian.

Keywords

Collaboration network of the authors

38 authors · 100 co-authorship links · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Pou AndaUniversitas Halu Oleo3
Suryawan AsfarUniversitas Halu Oleo3
Hasria HasriaUniversitas Halu Oleo2
Andi MakkawaruUniversitas Sulawesi Tenggara2
Suryawan AsfarAffiliation unknown2
Hasria HasriaAffiliation unknown2
Muliddin MuliddinAffiliation unknown2
Laode Irsyad DatiUniversitas Halu Oleo2
Istihsan KamilUniversitas Halu Oleo2
Ilham AkbarUniversitas Halu Oleo2
Bahdad BahdadUniversitas Halu Oleo2
Steven StevenUniversitas Halu Oleo2
Mais LaodeUniversitas Halu Oleo2
Laode NgkoimaniAffiliation unknown1
Muhammad Firman AsdarUniversitas Halu Oleo1
Laode MusrifinUniversitas Halu Oleo1
Putri BintangUniversitas Halu Oleo1
Laode Muhammad FarhanUniversitas Halu Oleo1
Yayuk Intan Fitria NingsihUniversitas Halu Oleo1
La Ode NgkoimaniUniversitas Halu Oleo1
Jahiddin JahiddinUniversitas Halu Oleo1
Marwan Zam MiliUniversitas Halu Oleo1
Arfian ArfianUniversitas Halu Oleo1
Mirnayanti KarimAffiliation unknown1
Riska YantiUniversitas Halu Oleo1
Isran NaimAffiliation unknown1
Irawati IrawatiUniversitas Halu Oleo1
Besse MulianaUniversitas Halu Oleo1
Deniyatno DeniyatnoAffiliation unknown1
Firdaus FirdausAffiliation unknown1
Erwin AnshariAffiliation unknown1
La Ode ResteleAffiliation unknown1
Suparwi SuparwiAffiliation unknown1
Sawaludin SawaludinAffiliation unknown1
Muhamad SugitoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/Ophiolite/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh intrusi air laut terhadap kualitas air tanah Kelurahan Napabalano Kecamatan Napabalano Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara</dc:title>
	<dc:creator>Marwahi, Waode</dc:creator>
	<dc:creator>Muliddin, Muliddin</dc:creator>
	<dc:creator>Okto, Ali</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">geology; hidrogeology</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Intrusi air laut; hidrogeologi; batugamping; Wapulaka; Muna</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Air tanah yang layak untuk dikonsumsi harus memenuhi 3 parameter umum yaitu parameter fisik, kimia dan, biologi. Intrusi air laut mempengaruhi kelayakan air tanah untuk dikonsumsi, maka perlu diketahui pengaruh intrusi air laut terhadap kualitas air tanah pada daerah penelitian. Penelitian dilakukan dengan metode survey hidrogeologi dan analisis laboratorium. Daerah penelitian secara administratif berada di Kelurahan Napabalano, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran intrusi air laut dan pengaruh intrusi air laut terhadap kualitas air tanah. Daerah penelitian batugamping terumbu Formasi Wapulaka dan endapan aluvium berupa kerakal, pasir halus, dan lempungan berumur Kuarter. Berdasarkan hasil pengukuran muka air tanah memiliki elevasi kedalaman yang beragam. Daerah penelitian memiliki tingkat intrusi yang beragam yaitu intrusi rendah, intrusi sedang, intrusi tinggi, intrusi agak tinggi, dan intrusi sangat tinggi. Tingkat intrusi air lautvdipengaruhi oleh porositas batuan dan elevasi muka air tanah yang mengakibatkan fluida diloloskan melalui porositas batugamping pada daerah penelitian.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknik Geologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-12-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Ophiolite/article/view/22587</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.56099/ophiolite.v3i1.22587</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan; Vol 3, No 1 (2021): OPHIOLITE; 33-40</dc:source>
	<dc:source>2715-4440</dc:source>
	<dc:source>10.56099/ophiolite.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Ophiolite/article/view/22587/13668</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>