Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Studi Kandungan Capsaicin dari Cabai (Capsicum sp.) Melalui Ekstraksi Maserasi Bertingkat

SAINS : Jurnal Kimia & Pendidikan Kimia · Vol. 10 No. 2 (2022) · pp. 81–86

ISSN
2964-8084, 2301-5934
Published
2022-06-07
Publisher
PKimia FKIP Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mempelajari kandungan Capsaicin dari Cabai (Capsicum sp.) dengan Ekstraksi Maserasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa kapsaisin dalam berbagai polaritas pelarut yang diekstraksi dengan maserasi bertingkat dari Capsicum sp., dan bagaimana toksisitas ekstrak n-heksana, etil asetat, dan etanol ekstrak Capsicum sp. terhadap larva A.salinaLeach. Senyawa kapsaisin yang terkandung dalam ekstrak n-heksana, etilasetat, dan etanol dari cabai (Capsicum sp.) ditentukan dengan metode ekstraksi maserasi menggunakan uji alkaloid, sedangkan toksisitas terhadap larva A. salina Leach menggunakan metode BSLT. Cabai yang digunakan adalah cabai kering yang sudah dihaluskan. Cabai rawit sebanyak 500 g dimaserasi sebanyak 12 kali berturut-turut dengan pelarut n-heksana, etil asetat, dan etanol teknis sebagai pelarut. Ekstrak dikumpulkan dan dipekatkan untuk mendapatkan ekstrak kental masing-masing 43,03 g, 44,20 g, dan 91,29 g. Masing-masing ekstrak kemudian diuji foralkaloid dan toksisitasnya. Hasil uji alkaloid menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat mengandung senyawa capsaicin. Semua ekstrak bersifat toksik terhadap larva A. salinaLeach dengan nilai LC50 sebesar 186.20ppm, 165.95ppm, 194.20ppm.

Keywords

Collaboration network of the authors

No co-authors found in Melola yet.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/SAINS/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Studi Kandungan Capsaicin dari Cabai (Capsicum sp.) Melalui   Ekstraksi Maserasi Bertingkat</dc:title>
	<dc:creator>Panjaitan, Ayu Sari Feronika</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Buah Cabai; Capsaicin; Toksisitas; A.salinaLeach.</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Telah dilakukan penelitian untuk mempelajari kandungan Capsaicin dari Cabai (Capsicum sp.) dengan Ekstraksi Maserasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa kapsaisin dalam berbagai polaritas pelarut yang diekstraksi dengan maserasi bertingkat dari Capsicum sp., dan bagaimana toksisitas ekstrak n-heksana, etil asetat, dan etanol ekstrak Capsicum sp. terhadap larva A.salinaLeach. Senyawa kapsaisin yang terkandung dalam ekstrak n-heksana, etilasetat, dan etanol dari cabai (Capsicum sp.) ditentukan dengan metode ekstraksi maserasi menggunakan uji alkaloid, sedangkan toksisitas terhadap larva A. salina Leach menggunakan metode BSLT. Cabai yang digunakan adalah cabai kering yang sudah dihaluskan. Cabai rawit sebanyak 500 g dimaserasi sebanyak 12 kali berturut-turut dengan pelarut n-heksana, etil asetat, dan etanol teknis sebagai pelarut. Ekstrak dikumpulkan dan dipekatkan untuk mendapatkan ekstrak kental masing-masing 43,03 g, 44,20 g, dan 91,29 g. Masing-masing ekstrak kemudian diuji foralkaloid dan toksisitasnya. Hasil uji alkaloid menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat mengandung senyawa capsaicin. Semua ekstrak bersifat toksik terhadap larva A. salinaLeach dengan nilai LC50 sebesar 186.20ppm, 165.95ppm, 194.20ppm.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">PKimia FKIP Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-06-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/SAINS/article/view/19651</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">SAINS : Jurnal Kimia  Pendidikan Kimia; Vol 10, No 2 (2021): EDISI DESEMBER 2021; 81-86</dc:source>
	<dc:source>2964-8084</dc:source>
	<dc:source>2301-5934</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/SAINS/article/view/19651/pdf</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/SAINS/article/downloadSuppFile/19651/3174</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 SAINS : Jurnal Kimia  Pendidikan Kimia</dc:rights>
</oai_dc:dc>