Sumber kekuasaan dalam keterpilihan Dessy Siska menjadi wakil I pimpinan DPRD Pagaralam menjadi perwujudan affirmative action di lembaga legislatif tingkat daerah.Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui sumber kekuasaan apa yang mendorong Dessy Siska dalam memenangkan kursi wakil I pimpinan DPRD Pagaralam periode 2019-2024. Pada pemilu tahun 2019 di Pagaralam terdapat 25 anggota DPRD Kota Pagaralam dari jumlah anggota DPRD yang terpilih, Dessy Siska meraih suara terbanyak pada pemilu 2019. Faktor utama yang mendorong Dessy Siska menjadi wakil I pimpinan DPRD Pagaralam yaitu, sumber kekuasaan normatif, personal dan Ahli. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data lisan maupun tulisan yang diperoleh melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan ialah tahap pengumpulan data, tahap reduksi data, tahap penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam sumber kekuasaan yang dikemukakan Charles F. Andrain terdapat lima indikator sumber kekuasaan. Dari lima indikator sumber kekuasaan tersebut Dessy Siska menggunakan sumber kekuasaan normatif dalam mendapatkan jabatannya sebagai wakil I pimpinan DPRD Pagaralam. Kata kunci: Kekuasaan, Perempuan, Pimpinan.
Collaboration network of the authors
5 authors ·
7 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas Muhammadiyah Bengkulu
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.