Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Menuju Good Governance: Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Digital di Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Kediri Jawa Timur

NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan · Vol. 3 No. 1 (2021) · pp. 1–19

DOI
10.52423/neores.v3i1.18108
ISSN
2716-0777
Published
2021-08-05
Publisher
Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Halu O
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana inovasi pelayanan publik berbasis digital dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kediri. Inovasi pelayanan publik berbasis digital ini merupakan salah satu upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Pentingnya good governance tidak terlepas dari problematika pelayanan publik yang selama ini menjadi persoalan tersediri, khususnya berkaitan dengan efisiensi layanan. Hal itulah yang mendasari Kantor Imigrasi Kediri mengembangkan berbagai inovasi berbasis digital dalam upaya memberikan pelayanan prima. Melalui pengumpulan data dari wawancara dan observasi serta didukung dengan sumber kepustakaan, hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai inovasi pelayanan publik dilakukan Kantor Imigrasi Kediri. Inovasi tersebut seperti aplikasi antrian paspor online, Whastapp Gateway, layanan tanpa turun, eazy passport, serta halte ramah HAM. Hal tersebut sebagai realisasi slogan I’m Redi Dinanti menuju terwujudnya good governance.Kata kunci: Good governance, Kediri, Keimigrasian, Pelayanan Publik.

Collaboration network of the authors

3 authors · 2 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Muhammadiyah Malang
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Inayatul BariahUniversitas Muhammadiyah Malang1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoRespublica/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Menuju Good Governance: Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Digital di Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Kediri Jawa Timur</dc:title>
	<dc:creator>Polanunu, Abdul Basir Donny</dc:creator>
	<dc:creator>Rijal, Najamuddin Khairur</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana inovasi pelayanan publik berbasis digital dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kediri. Inovasi pelayanan publik berbasis digital ini merupakan salah satu upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Pentingnya good governance tidak terlepas dari problematika pelayanan publik yang selama ini menjadi persoalan tersediri, khususnya berkaitan dengan efisiensi layanan. Hal itulah yang mendasari Kantor Imigrasi Kediri mengembangkan berbagai inovasi berbasis digital dalam upaya memberikan pelayanan prima. Melalui pengumpulan data dari wawancara dan observasi serta didukung dengan sumber kepustakaan, hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai inovasi pelayanan publik dilakukan Kantor Imigrasi Kediri. Inovasi tersebut seperti aplikasi antrian paspor online, Whastapp  Gateway, layanan tanpa turun, eazy passport, serta halte ramah HAM. Hal tersebut sebagai realisasi slogan I’m Redi Dinanti menuju terwujudnya good governance.Kata kunci : Good governance, Kediri, Keimigrasian, Pelayanan Publik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Halu O</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-08-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoRespublica/article/view/18108</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/neores.v3i1.18108</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan; Vol 3, No 1 (2021): Edisi Desember; 1-19</dc:source>
	<dc:source>2716-0777</dc:source>
	<dc:source>10.52423/neores.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoRespublica/article/view/18108/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Abdul Basir Donny Polanunu, Najamuddin Khairur Rijal</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>